Tentang Hubungan Pakaian dengan Perilaku Pria terhadap Wanita | جمع من الإلهام والحافز الإسلامي: Tentang Hubungan Pakaian dengan Perilaku Pria terhadap Wanita
Custom Search
"Tunjukilah kami jalan yang lurus ... " (Al Fatihah 6)
Sabda Isa kepadanya, "Akulah jalan Yang Lurus ... " (Injil, Rasul Yahya 14:6)

Rabu, 08 Januari 2014

Filled Under:
,

Tentang Hubungan Pakaian dengan Perilaku Pria terhadap Wanita


جمع من الإلهام والحافز الإسلامي - Tentang Hubungan Pakaian dengan Perilaku Pria terhadap Wanita Update Lagi Nih sodara Muslimin Dan Muslimat, Tentang Tentang Hubungan Pakaian dengan Perilaku Pria terhadap Wanita. Untuk Sahabat Sekeyakinan Yang sedang Mencari Tentang Hubungan Pakaian dengan Perilaku Pria terhadap Wanita, Mungkin Tentang Hubungan Pakaian dengan Perilaku Pria terhadap Wanita Ini bermanfaat Buat Anda. Monggo Dilihat Tentang Hubungan Pakaian dengan Perilaku Pria terhadap Wanita di bawah Ini Agar Lebih Jelas Tau Tentang Agama kita Yang sangat Kita Cinta Dan Kita Puji-puji ini.

=Debat dg Adi Wiyono tentang Hubungan Pakaian dengan Perilaku Pria terhadap Wanita=

Sdr Adi Wiyono berkata:

Kita berkiblat pada negara Barat, bahwa di sana banyak terjadi perkosaan karena wanitanya berpakaian se enaknya ( tidak bersyareat )

Tanggapan:

Di negara Barat, perempuan tidak ketakutan keluar rumah dan mereka berpakaian seenaknya juga tanpa rasa khawatir.

Di Dunia Islam, mana bisa perempuan merasakan hidup aman dan damai seperti itu? Keluar rumah, harus mengajak muhrim. Kalau tidak mengajak muhrim, mereka bisa diteror oleh polisi Syariah atau pria muslim.
Keluar rumah juga harus berpakaian ala ninja. Kalau mereka tidak berpakaian seperti itu dan kecantikan mereka terlihat, maka mereka bisa menjadi bulan-bulanan para pria muslim yg ingin memberi "ganjaran" atas perilaku mereka yg dianggap "murahan". Belum lagi jika mereka ditangkap oleh polisi Syariah.

Di negara Barat, tidak ada pelecehan seksual terhadap wanita dilakukan secara terang-terangan di muka umum. Kalaupun ada kasus pelecehan dan bahkan perkosaan, itu terjadinya di tempat tersembunyi atau sepi yg tidak diketahui banyak orang.

Di Dunia Islam, pelecehan seksual dan bahkan bisa jadi perkosaan, dapat dilakukan secara terang-terangan di muka banyak orang, seperti yg kerap kita saksikan dari rekaman video kejadian pelecehan terhadap wanita di negara-negara Arab, seperti di Mesir dan Arab Saudi. Masyarakat di sana bukannya melindungi wanita dari gangguan pria iseng, malah menjadikannya sebagai tontonan. Karena masyarakat di dunia Islam mendukung perlakuan buruk tersebut terhadap wanita yg dianggap "murahan" sebagai teror atau hukuman setimpal akibat pelanggarannya atas aturan Syariah.

Kita melihat dari kejadian-kejadian tersebut, para wanita muslimah yg diteror itu bahkan sudah berpakaian ala ninja, dengan JILBAB total, bukan jilbab ala biarawati seperti yg ngetren dipakai di Indonesia ini.

Dengan dasar ini, bagaimana kita bisa mengatakan bahwa pakaian dapat berperan mencegah pria mengganggu wanita? Bukankah sumber malapetaka itu adalah MINDSET PRIA yg sengaja dibentuk oleh Islam agar berpikiran bahwa WANITA itu adalah AURAT?

Di dunia barat, sekalipun banyak wanita berseliweran di jalan-jalan umum, para pria tidak melakukan perbuatan tidak senonoh, karena di pikiran mereka tahu MENGHARGAI lawan jenisnya.

Tetapi di dunia Islam, mindset pria tentang wanita adalah bahwa WANITA itu AURAT. Jadi sekalipun wanita membungkus dirinya agar tidak nampak kecantikan atau keseksiannya dengan JILBAB TOTAL, pria tetap ngaceng dan jantungnya berdetak lebih cepat bila melihat ada WANITA melintas di depannya. Dalam hatinya, pria menjerit kegirangan, "Aduh, asyik nih, ada AURAT, ada AURAT." Lalu timbul niat untuk mengganggu atau melakukan tindakan "sok mengatur" atau "sok menegakkan" hukum Syariah. Itulah yg terjadi di DUNIA ISLAM.

Para pria di Dunia Islam bukannya melatih diri agar hidup bermoral, tapi sibuk dengan sikap "SOK NGATUR-NGATUR" wanita. Ini fakta. Bahkan Aceh yg mulai menerapkan Syariah pun sudah memperlihatkan kebahlulannya dalam sikapnya yg SOK NGATUR-NGATUR wanita. Satu contoh, cara duduk wanita di sepeda motor pun disorot dan diatur-atur. Wanita gak boleh duduk ngangkang, tapi harus duduk menyamping. Katanya, kalau duduk ngangkang itu gak sopan, mirip seperti sedang senggama. Dasar otak ngeres, itulah gaya pikir pria sebagai EFEK SAMPING dari penerapan HUKUM BAHLUL.

Di negeri Syariah yg lain, lebih konyol lagi, perempuan dilarang makan pisang, karena pisang mirip alat kelamin pria, dikhawatirkan wanita menjadikan pisang sebagai alat masturbasi. Gendeng!!!

Satu fakta yg sudah anda ketahui hari ini, di dunia Islam, para pria akan menjadi SOK NGATUR-NGATUR PEREMPUAN, sehingga tidak peduli dan lupa pd perilakunya sendiri yg bahlul dan amoral.

Jadi kembali lagi ke soal awal, benarkah PAKAIAN itu menentukan perilaku pria terhadap wanita? Jawabannya TIDAK. Buktinya di DUNIA ISLAM wanita sudah berpakaian ala ninja pun, pria tetap kuat niatnya untuk mengganggu perempuan muslim yg sedang berada di luar rumah tanpa muhrim.

Bukan PAKAIAN yg seharusnya kita sorot dan kita jadikan soal.
Tapi MINDSET PRIA, itu yg mesti kita benahi.

Kita harusnya sadar mulai sekarang bahwa ISLAM itu sengaja menciptakan MINDSET yg keliru di otak pria.

Kalau di otak kita sudah disetel bahwa WANITA ITU AURAT, maka sekalipun wanita dibungkus kayak lemper pun, ya tetap saja AURAT dan akan timbul keinginan di hati kita untuk MEMANGSANYA.

Silakan anda debat argumen saya ini kalau menurut anda tidak tepat.


Terima kasih telah membaca Artikel Tentang Tentang Hubungan Pakaian dengan Perilaku Pria terhadap Wanita . Jika Anda ingin Copy Paste Artikel ini, Harap cantumkan Link Tentang Hubungan Pakaian dengan Perilaku Pria terhadap Wanita sebagai sumbernya.
thumbnail Judul: Tentang Hubungan Pakaian dengan Perilaku Pria terhadap Wanita
Ditulis Oleh:جمع من الإلهام والحافز الإسلامي
Dtrebitkan Pada :2014-01-08T08:21:00-08:00
Rating: 4.9
Reviewer: 9999 Reviews
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

جمع من الإلهام والحافز الإسلامي.

Designed by Admin | Publisher