.
BANDA ACEH - Sekitar 30-an warga menyerbu sebuah ruko yang dijadikan tempat peribadatan umat Kristiani di Jalan TH Daudsyah Nomor 47 Peunayong, Banda Aceh. Geusyik setempat mengatakan penyerangan dilakukan warganya karena para jemaat tidak meminta izin untuk menggelar kebaktian.
Kegiatan kebaktian itu, kata dia, baru dilakukan sejak dua pekan lalu. Menurut Syarifuddin, harusnya kebaktian itu ada izin pihaknya.
"Mereka melaporkan ke geuchik hanya secara lisan. Mereka cuma memberi tahu akan dilakukan sembahyang di sini, diberitahukan secara lisan saja" ujar Syarifuddin.
Abdul Rani, seorang saksi mata mengatakan, sebelum insiden itu terjadi ia sempat melihat sekitar 30-an warga mendatangi toko itu, lalu merusak isi toko yang berjarak sekitar 30 meter dari Kantor Lurah Peunayong.
Akibat penyerangan itu, jendela ruko beserta sejumlah perlengkapan kebaktian rusak. Komputer, proyektor, pengeras suara dan kursi-kursi menjadi sasaran amuk massa.
Polisi yang turun ke lokasi memmberi police line di tempat kejadian. Polisi juga membawa beberapa sepeda motor yang diparkir di depan toko sebagai barang bukti."Pelaku (jemaat) juga sudah dibawa ke Polresta," kata Syarifuddin.
Berikut foto-fotonya.[]