Murtad di Kuwait
Sukunya Muhammad sang nabi murtad
Pangeran Kuwait, Abdullah Al-Sabah menyatakan telah murtad meninggalkan islam menjadi kristen. Beliau menambahkan: "I believe if I am killed, I will be with Jesus Christ forever." (terjemahan: "Saya yakin jika dibunuh, saya akan bersama Yesus Kristus selamanya."
Toleransi beragama di Kuwait secara signifikan lebih tinggi daripada di sebagian besar negara-negara Arab. Imigran penganut agama minoritas diperbolehkan dan diberikan fasilitas sarana ibadah.
Sukunya Muhammad sang nabi murtad
Pangeran Kuwait, Abdullah Al-Sabah menyatakan telah murtad meninggalkan islam menjadi kristen. Beliau menambahkan: "I believe if I am killed, I will be with Jesus Christ forever." (terjemahan: "Saya yakin jika dibunuh, saya akan bersama Yesus Kristus selamanya."
Toleransi beragama di Kuwait secara signifikan lebih tinggi daripada di sebagian besar negara-negara Arab. Imigran penganut agama minoritas diperbolehkan dan diberikan fasilitas sarana ibadah.
