MENGENAL ISLAM DAN MOTIVASI DARI AKSI TERORISME OLEH DR.MARK GABRIEL, PH.D. MANTAN IMAM DAN DOSEN UNIVERSITAS AL-AZHAR (BAG 4) | جمع من الإلهام والحافز الإسلامي: MENGENAL ISLAM DAN MOTIVASI DARI AKSI TERORISME OLEH DR.MARK GABRIEL, PH.D. MANTAN IMAM DAN DOSEN UNIVERSITAS AL-AZHAR (BAG 4)
Custom Search
"Tunjukilah kami jalan yang lurus ... " (Al Fatihah 6)
Sabda Isa kepadanya, "Akulah jalan Yang Lurus ... " (Injil, Rasul Yahya 14:6)

Rabu, 13 Juni 2012

MENGENAL ISLAM DAN MOTIVASI DARI AKSI TERORISME OLEH DR.MARK GABRIEL, PH.D. MANTAN IMAM DAN DOSEN UNIVERSITAS AL-AZHAR (BAG 4)


جمع من الإلهام والحافز الإسلامي - MENGENAL ISLAM DAN MOTIVASI DARI AKSI TERORISME OLEH DR.MARK GABRIEL, PH.D. MANTAN IMAM DAN DOSEN UNIVERSITAS AL-AZHAR (BAG 4) Update Lagi Nih sodara Muslimin Dan Muslimat, Tentang MENGENAL ISLAM DAN MOTIVASI DARI AKSI TERORISME OLEH DR.MARK GABRIEL, PH.D. MANTAN IMAM DAN DOSEN UNIVERSITAS AL-AZHAR (BAG 4). Untuk Sahabat Sekeyakinan Yang sedang Mencari MENGENAL ISLAM DAN MOTIVASI DARI AKSI TERORISME OLEH DR.MARK GABRIEL, PH.D. MANTAN IMAM DAN DOSEN UNIVERSITAS AL-AZHAR (BAG 4), Mungkin MENGENAL ISLAM DAN MOTIVASI DARI AKSI TERORISME OLEH DR.MARK GABRIEL, PH.D. MANTAN IMAM DAN DOSEN UNIVERSITAS AL-AZHAR (BAG 4) Ini bermanfaat Buat Anda. Monggo Dilihat MENGENAL ISLAM DAN MOTIVASI DARI AKSI TERORISME OLEH DR.MARK GABRIEL, PH.D. MANTAN IMAM DAN DOSEN UNIVERSITAS AL-AZHAR (BAG 4) di bawah Ini Agar Lebih Jelas Tau Tentang Agama kita Yang sangat Kita Cinta Dan Kita Puji-puji ini.

Bab 15

Pendiri Modern Jihad

Sayyid Qutb:
Dari desa ke Tiang Gantung


Tahun 1920an adalah saat menyenangkan dalam sejarah di banyak negara timur tengah. Banyak yang akhirnya merdeka dari kekuasaan negara-negara Eropa-beberapa dari Inggris, beberapa dari Prancis, beberapa dari Italia dan beberapa dari Turki- atau mereka dalam jalan mereka menuju kemerdekaan. Salah satu negara ini adalah Mesir.
Untuk pertama kali dalam sejarah Mesir memiliki presiden. Masyarakat Mesir akhirnya mulai melihat cahaya kebebasan lagi, banyak diantaranya untuk pertama kalinya.
Kejadian di Turkin akan segera mendorong Mesir menuju fundamentalis Islam. Tahun 1924 pemimpin militer Turki Mustafa Kemal Ataturk membentuk secara cermat negara sekuler di Turki. Dalam melakukannya, dia menggulingkan sistem kepemimpinan Islami yang telah memimpin dunia Islam selama enam ratus tahun. Efeknya, dia mengeluarkan sistem muslim dan mengantinya dengan sistem militer barat.
Muslim beraksi negatif akan hal ini, termasuk muslim di Mesir. Hasilnya, pemimpin spiritual bernama Sheikh Hassan al Banna memulai pergerakaan persaudaraan muslim (Ikhwanul Muslimin) di Mesir. Ini yang apa kita hubungkan selalu sebagai El-Kharij lagi. Kepercayaannya adalah campuran El-Kharij mula-mula, El Hashashes dan pola pikir Ibn Taymiyah. Tujuannya untuk mesir adalah untuk menerapkan kembali hukum Islam untuk membentuk kembali sistem kepemimpinan Islam.
Ikhwanul Muslimin sangat militan, agresif dan penuh kebencian terhadap pemimpin bangsa atau siapa saja yang tidak sesuai dengan hukum Islam. Mereka menggunakan metoda terorisme untuk menguncang masyarakat dan mengejar agenda mereka membawa kembali kehebatan asli Islam.
Setelah Israel mendirikan negara tahun 1948, kelompok fundamental radikal tumbuh lebih lagi. Pembentukan Israel menantai permulaan banyak perang antara Yahudi dan Arab.
Kelompok fundamentalis menciptakan banyak jaringan pemberontakan, muslim-muslim penuh kebencian yang bersedia manti untuk kepentingan mereka. Kebencian mereka tidak tertuju pada Yahudi saja. Mereka mengajarkan pengikutnya bahwa pemimpin Mesir dan dunia Arab lainnya bukanlah muslim sejati.
Mereka giat mengajarkan hukum Islam harus diterapkan tanpa toleransi bagi campur tangan pemerintah atau bagi orang ama lain. Kelompok teroris militan dan ekstrim ini memfokuskan aktivitas mereka pada pembunuhan. Dalam pikiran mereka, pembunuhan adalah satu-satunya jalan untuk membuat negara-negara Islam tunduk kembali pada Al Quran dan hukum Islam.
Tahun 1948 Ikhwanul Muslimin membunuh perdana menteri Mesir Mahmoud Norkrashy Pasha. Tahun 1949 mereka mencoba membunuh perdana menteri Mesir yang baru, Ibrahim Abdel Hadi, tapi mereka malah membunuh hakim pengadilan tinggi Moustashar Ahmad El-Kazendari.
Dalam suasana ini pemuda brilian Mesir menyelesaikan sarjananya dan memulai karir menjanjikan di bidang pendidikan. Sayyid Qutb, lahir tahun 1906 di Mesir Selatan, terpilih oleh pemerintah untuk pergi Amerika Serikat tahun 1948 untuk belajar metoda khusus pendidikan. Setelah dia pulang ke Mesir dari perjalanannya ke Amerika Serikat dia bergabung dengan pergerakan Ikhwanul Muslimin.

Sayyid Qutb seorang “Martin Luther” pergerakan jihad modern, dijatuhi hukuman mati oleh pemerintah Mesir karena bukunya Tanda-tanda Sepanjang Jalan

MENGUNJUNGI AMERIKA- DAN MEMBENCINYA

Ini adalah pertama kali Qutb keluar dari Mesir. Dia kembali dari Amerika penuh dengan kecemburuan dan kebencian terhadap Amerika Serikat. Berikut adalah kutipan dari surat yang dia kirim ke seorang teman saat di Amerika.

Tidak ada tempat di dunia yang saya temui orangnya begitu unggul di pendidikan, pengetahuan, teknologi, bisnis dan peradaban seperti Amerika. Namun, nilai-nilai Amerika, etika, dan kepercayaannya di bawaj standar umat manusia.

Ketika Qutb ada di Amerika, dia menghabiskan waktu di Washington D.C., California dan Colorado. Dia sangat terkesan dengan keindahan alami Amerika, kebesaran, institusi pendidikan dan kemajemukan populasinya. Tapi dia juga merasa sumber daya Amerika boros dalam materialisme.

Kelihatan bagi saya tidak ada hubungan antara kehebatan budaya dan kehebatan masyarkat yang membuat budaya ini. Jelas bahwa orang Amerika telah memfokuskan kepandaian mereka pada produksi materialisme, tapi mereka tidak punya banyak untuk di tawarkan seperti apa untuk membuat umat manusia masyur.

Dia muak dengan apa yang dia lihat kurangnya keyakinan beragama.

Tidak ada tempat lain di dunia yang membangun lebih banyak gereja selain Amerika..... kamu akan menemukan orang-orang Amerika di gereja hari Minggu, Natal, Paskah dan hari khusus keagamaan lainnya, namun mereka begitu kosong dan tidak punya kehidupan spiritual. Hal terakhir yang akan orang Amrika pikirkan sehari-hari adalah agama mereka.

Qutb juga sangat marah karena pengaruh Amerika telah memimpin dunia muslim tersesat dari jalan Islam.

Tidak hanya dunia non-muslim yang menyembah berhala dan kafir tapi juga dunia muslim yang ada begitu terpengaruh oleh dunia lainnya.1

KUNCI KEPERCAYAAN QUTB

Sayyid Qutb, bapak pendiri jihad modern, menulis lebih dari tujuh buku. Namun, buku yang menyebabkan dia dijatuhi hukuman mati oleh pemerintah Mesir pada usia lima puluh sembilan hanya dapat ditemukan di pasar gelap. Nama buku ini adalah Signs Along the Road (tanda-tanda sepanjang jalan / Ma’alim fi el-Tareek). Pemerintah Mesir menahan Qutb dan mengantungnya tahun 1965 pada masa presiden Gamal Abdel Nasser. Pemerintah Mesir menyangka bahwa dengan membunuh Qutb mereka akan menghentikan filosofi pengotor-pikiran yang dia ajarkan.
Pemerintah Mesir memerintahkan polisi untuk menyita dan membakar semua salinan bukunya; namun salinan-salinan tersebut selamat. Saya membaca buku ini di Mesir sebelm saya pergi. Isi buku ini terus menganggu pikiran radika muslim di Mesir dan seluruh dunia Islam.2



Tanda-Tanda Sepanjang Jalan, buku yang menyebabkan Qutb dihukum mati tapi terus menuntun pergerakan jihad hari ini.

Sayyid Qutb dan Tanda-Tanda Sepanjang Jalan telah menjadi denyut nadi pergerakan radikal Islam hari ini. Beberapa kelompok terkenal di Mesir yang mengikuti pengajarannya adalah Al-Jihad, El Takfir wal-Hijra (bertobat dan Perang Suci) El Najune Min El-Narr (diselamatkan dari neraka) dan banyak kelompok teroris lainnya. Qutb adalah filsuf dan pemimpin spiritual kelompok teroris Islam hari ini.
Mari lihat lebih dekat pada kepercayaan Qutb.
Qutb merasa dunia mundur kembali ke jalan sebelum ajaran Muhammad – musryk dan menyebah berhala.

Hari ini kita hidup seperti penyembah berhala- sama seperti hari-hari sebelum Islam dalam cara orang bertindak, budaya dunia, dan apa yang mereka pikir dan percayai. Semua adalah polyteisme. Bahkan di dunia Islam, pendidikan muslim, filosofi mereka, budaya mereka, pikiran mereka dan hukum-hukum mereka semua jauh dari Islam sebenarnya.3

Qutb percaya bahwa Allah adalah satu-satunya penguasa di bumi dan tidak ada seorang manusia yang memerintah atau berkuasa di bumi, karenanya dia menolak semua sistem pemerintahan buatan manusia, termasuk demokrasi, sosialis, diktator dan komunis. Dia menulis :

Cara hidup hari ini adalah penistaan pada Allah dan otoritasNya di bumi. Itu bertentangan dengan prinsip ketuhanan. Dunia musryk memberikan otoritas Allah pada manusia seakan-akan mereka Tuhan. Kita telah menjadi tuhan kita sendiri. Penyembah berhala ini tidak seperti sebelum Islam, tapi jauh lebih buruk. Saat ini, penyembah berhala memuja dan menghormati konstitusi buatan manusia, hukum, prinsip-prinsip, sistem, dan metoda humanisme. Mereka mengacuhkan hukum Allah dan kontistusiNya untuk hidup.4
Qutb percaya umat muslim harus memberontak dan melawan semua kuasa manusia di bumi sampai mereka menggulingkan semua pemerintahan buatan manusia. Ini adalah panggilan utama untuk semua muslim, dan itu tidak bisa dikompromikan, dibiaskan atau di hentikan.

Kita harus segera menghilangkan pengaruh pagan ini dan tekanan penyembah berhala di dunia kita. Kita harus menggantikan masyarakat saat ini dengan budayanya dan kepemimpinan kafir. Ini adalah prioritas pertama kitaL untuk menguncangkan dan menganti fondasi kafir. Kita harus menghancurkan konflik apapun dengan Islam sejati. Kita harus bebas dari ikatan yang membuat kita jauh dari jalan yang Allah ingin kita hidupi.5

Logikannya adalah : kebaikan dan kejahatan tidak dapat hidup bedampingan, kebenaran dan kebohongan tidaklah sama, dan orang-orang tidak dapat hidup dibawah hukum manusia dan Tuhan. Dan untuk menyenangkan Tuhan mereka harus menghancurkan cara manusia. Dia menulis:

Bongkar semua pemerintahan dan organisasi yang didirikan oleh manusia. Lenyapkan rasisme manusia tang meninggikan seorang dari yang lain. Kembalinya kerajaan Allah hanya dapat didirikan oleh pedang dan kekuatan pergerakan.

Qutb, mengikuti ajaran Ibn Taymiyah, sampai sejauh menyatakan beberapa pemimpin Islam sebagai murtad kafir. Dia merasa deklarasi ini memberi dia dukungan dari muslim lain dan dari Allah.
Qutb tidak hanya menerapkan metoda-metoda ini pada negaranya, yapi dia juga memanggil pergerakan untuk menerapkan kepercayaannya di seluruh dunia.

PROFIL KELOMPOK JIHAD

Qutb membawa pembaca pada pertanyaan penting: bagaimana bisa revolusi ini dicapai? Dia tidak secara spesifik jelas apa yang harus dilakukan untuk mencapai ini. Mungkin dia takut pemerintah Mesir akan melihat buku sebagai rencana untuk sebuah revolusi Islam baru untuk menggulingkan pemerintahan mereka.
Atau mungkin dia takut pemerintah akan murka padanya karena pemikirannya mirip dengan Sheikh Mawlana Abul Ala Mawdudi, pemimpin pergerakan Islam di Pakistan. ( ini adalah pengarang yang perkataannya saya gunakan sebelumnya untuk mendefinisikan jihad).
Namun, pembaca rata-rata yang dapat membaca di antara setiap baris akan menyimpulkan bahwa Qutb memimpikan kelompok radikal berikut untuk mengemban panggilan Islam.
• Kelompok ini akan dimurnikan dari segala dan semua ketergantungan terhadap dunia pagan. Mereka akan menyingkirkan semua sumber atau kepercayaan spiritual yang menyaingi Allah dan Al Quran. Ini termasuk menghancurkan buku-buku dan komentari Islam buatan manusia.
• Mereka tidak menerima otoritas selain Allah untuk kepercayaan, ibadah, sistem, hukum-hukum dan konstitusional.
• Mereka akan mengalami perlawanan hebat dari seluruh dunia. Pemerintah berkuasa dan otoritas-otoritas yang akan menyulitkan mereka secara keuangan. Keluarga dan masyarakat mereka akan menolak mereka.
• Mereka akan menyatakan bahwa dunia Islam baru akan ada jika kelompok mereka mendapatkan kekuatan dan kekuasaan yang cukup untuk mendapatkan rasa hormat dan kepatuhan dunia pagan. Mereka akan menggunakan angkatan bersenjata untuk menggulingkan pemerintah, sama seperti yang Muhammad lakukan.
• Mereka akan tanpa belas kasih atau kompromi dalam perang ini
• Kelompok muslim ini mungkin sulit dimulai, tapi secepat orang beriman sejati mendengar panggilan, jumlahkan akan berlipat hingga ratusan, ribuan, puluhan ribu dan kemudian ke seluruh dunia.

MUSLIM “YANG KALAH”


Qutb sangat frustrasi dengan muslim-muslim yang mempertanyakan panggilan jihad sebagai perintah untuk diikuti muslim sepanjang waktu. Qutb menegaskan:

Perintah yang Allah berikan Islam ke Muhammad adalah setahap demi setahap dan progresif pada hasil positif maksimal kepada Islam. Banyak umat muslim mengambil ayat-ayat awal dari pengajaran progresif ini seperti mereka wahyu final Allah dan intruksi lengkap. Muslim-muslim ini melucuti Islam dan kekuatannya dan membangun teori mereka sendiri pada ayat-ayat ini.
Hasil dari interpretasi Islam ini adalah umat muslim yang hidup dalam kekalahan kehidupan mental dan spiritual. Mereka hidup dalam tekanan tanpa harapan dan mereka tidak dapat menyebarkan Islam lagi.
Orang ini hanya namanya saja muslim. Mereka hanya memiliki nama Islam tapi tidak berdaya. Mereka hanya berperang membela kepercayaannya.
Mereka adalah muslim yang sama yang membawa nama Islam tanpa kewajiban untuk menggulingkan seluruh dunia dengan seluruh pemerintahan politis dan keduniaan. Muslim-muslim ini memilih untuk berkompromi pesan Islam dengan tidak memaksa pajak tinggi pada orang-orang yang menolak pesan Islam.6

Qutb mengekpsresikan frustasi yang dalam mengenai orang-orang yang dia gambarkan sebagai “muslim-muslim yang kalah, mental dan spiritual.” Dia mengeluhkan karena mereka mengubah makna jihad. “muslim-muslim ini menulis mengenai jihad dalam Islam hanyalah jihad spiritual melawan kejahatan.” Dia berkata kebenarannya adalah:

Islam tidak lain selain Allah menyatakan pembebasannNya pada umat manusia di bumi dari perbudakan. Allah menyatakan ketuhanannya atas seluruh dunia. Ini artinya bahwa Allah menentang hebat semuya pemerintahan dan otoritas buatan manusia.pemberontakan absolut adalah sebuah kewajiban melawan semua hal di bumi yang bertentangan dengan Islam. Kita harus menyingkirkan dan menghancurkan dengan kekuatan besar apa saja yang menghentikan revolusi Allah.7

PERKATAAN DIDUKUNG TINDAKAN

Mengikuti flosofi Qutb, Ikhwanul Muslimin mencoba membunuh presiden Mesir Gamal Abdel Nasser dua kali-pertama tahun 1954 dan sekali lagi 1965. Teroris-teroris ini menaruh bom di banyak tempat pertemuan. Bom di taruh di pengadilan Mesir Bab El-Kalk dan banyak kantor polisi. Mereka membunuh banyak polisi Mesir.
Untuk membela diri, pemerintah Mesir menempatkan banyak pemimpin kelompok ini di penjara. Banyak dari mereka meninggalkan penjara dalam peti mati tanpa di sidang. Presiden Nasser memerintahkan penjaga untuk menembak saja mereka.
Eksekusi Sayyid Qutb oleh pemerintah Mesir hanya meningkatkan tulisannya pada level otoritas tinggi di dunia Islam. Dia dihormati dan dikenal oleh radikal muslim di seluruh dunia. Dia memiliki pengaruh bagi umat muslim sama seperti John Calvin atau Martin Luther dihargai oleh orang-orang Kristen. Memiliki pengaruh jangka panjang tidak hanya di Mesir, tapi juga di seluruh dunia.

Bab 16


Ahli-Ahli Filsafat Jihad

Lebih Banyak Buku Penuntun Jihad Hari ini

Ada sebuah pola diantara para filsuf jihad. Seorang pengarang akan menulis buku mengambarkan idenya tentang jihad dan bagaimana itu dijalankan. Dia akan mengumpulkan pengikut. Lalu pengarang akan dihukum mati oleh pemerintah negara mereka. Kematian mereka sebagai pahlawan, dan bukunya akan meraih banyak kekuasaan.
Lalu penulis berikutya datang dan membangun ide yang sama, hanya membuatnya lebih radikal. Setelah tiga atau empat kali siklus ini, kita memiliki filosofi jihat hari ini yang menghasilkan Al-Qaeda dan penyerangan pada Amerika Serikat 11 September 2001.

DR. SALAH SEREA: GERAKAN PEMBEBASAN ISLAM MESIR

Ajaran dan filosofi Qutb menawan sejumlah besar umat muslim, walaupun banyak pengikutnya di penjara saat dia digantung. Dalam waktu itu, seorang pria bernama Dr. Salah Serea memimpin gerakan radikal baru bernama gerakan pembebasan Islam (Hizbut Tahrir), dia mendasarkan pergerakannya dari pola pikir ajaran Qutb. Tujuannya adalah menggulingkan pemerintahan Mesir dan mendeklarasikan negara Islam baru. Mari lihat apa yang pernah Dr. Serea katakan:
• Muslim-muslim hanya omong doang. Mereka membuat komitmen tapi tidak terus mengikutinya. Selama beberapa abad terakhir, Islam berubah dari agama tindakan menjadi agama omong doang.
• Prioritas negara Islam harus membawa pesan Islam dan penerapannya luar dalam dengan secara cara.
• Jihad harus ditegakan. Itu adalah cara membayar harga untuk apa yang kamu bela dan menjaga pesan tetap hidup. Itu harus dilaksanakan di dalam negri dan di bawa keluar ke dunia.
• Tujuan kami adalah menemukan cara paling efektif untu menggulingkan dan menhancurkan setiap pemerintahan yang tidak sepenuhnya menjalankan hukum Islam, termasuk negara-negara muslim saat ini.
• Kami akan mendirikan negara Islam besar yang terentang seluruh dunia. Satu-satunya sistem politik hanya hukum Islam saja.1

Serea merasa pemimpin-pemimpin dunia muslim telah rusak karena mereka menegakan puasa dan sholat tapi tidak jihad:

Banyak penguasa dunia Islam hari ini adalah para pendoa. Mereka telah mendirikan masjid-masjid. Mereka telah melaksanakan kembali sholat dan puasa, dan mereka melakukan apa saja yang perlu untuk menampilkan muslim-muslim yang baik. Motivasi tersembunyi mereka adalah untuk mendapatkan popularitas menggunakan ketulusan agama umat muslim. Sementara mereka hati-hati menjaga Islam sejati jauh dari hati orang-orang. Mereka menganiaya siapa saja yang berdiri bagi Islam sejadi dengan siksaan fisik. Penguasa-penguasa ini adalah kafirm dan siapa saja yang berdiri dibelakang mereka atau mendukung mereka adalah kafir.2

Dr. Serea melanjutkan dengan mengeluh tentang apa yang dia lihat sebagai korupsi dari pemerintahan Islam sekarang dengan mengatakan bahwa Islam adalah satu satu hukum yang mereka gunakan untuk memerintah negri saat seharusnya menjadi satu-satunya hukum untuk memerintah. Dr. Serea menyatakan:

Mereka membangun masjid-masjid, tapi mereka juga membangun tempat pertunjukan sekuler. Mereka menyiarkan Al Quran tapi juga musik dan tarian. Mereka memberi sedekah tapi juga berjudi. Apa yang populer diantara muslim-muslim ini hanya bagian ibadah Islam, dan mereka meninggalkan jihad, denyut nadi Islam. Muslim-muslim ini dengan seksama membaca Al Quran , dan banyak mereka menangis dalam doa mereka, tapi mereka tidak pergi keluar dan mengemban misi Islam melalui jihad. Mereka adalah kafir munafik. Mereka memalukan Islam.3

Dr. Serea mempraktekan apa yang dia kotbahkan. Pada 19 April 1974, Dr. Serea dan gerakannya meluncurkan serangan mereka melawan pemerintah Mesir. Mereka menginvasi institut pelatihan militer di Kairo, berharap mendirikan pangkalan untuk menggulingkan pemerintahan.
Otoritas Mesir meresponnya dengan kekuatan besar dan menahan dia dan semua anggota gerakannya. Pada Oktober 1975 pemerintah federal Mesir menjatuhi Dr. Serea dan banyak pengikutnya hukuman mati; dua puluh pengikut gerakan itu tetap di penjara.
Mesir dan dunia Islam baru saja memasuki babak baru terorisme dan kelompok radikal Islam. Bahkan sebelum Dr. Serea dijatuhi hukuman, sebuah kelompok radikal baru lahir di Mesir.

SHOKRI MOUSTAFA

Al-Takfir wal-Hijra (Bertobat dan Perang Suci) adalah kelompok militan selanjutnya yang membawa cita-cita Dr. Serea. Pendirinya adalah Shokri Ahmad Moustafa, yang berasal dari wilayah yang sama di Mesir dengan Sayyid Qutb. Lahir tahun 1942, Shokri Moustafa baru berusia dua puluh empat tahun ketika Qutb, bapak jihad modern di gantung. Dia berusia tiga puluh tiga tahun ketika Dr. Serea di jatuhi hukuman mati.
Shokri Mpustafa di hukum mati oleh pemerintah Mesir karena aktivitas jihad.

Shokri Moustafa sangat jelas pada cita-cita dan prioritasnya. Dibawah adalah apa yang dia kemukakan di hadapan pengadilan federal Mesir di sebuah sesi 7 November 1977:

Prioritas utama saya, yang untuknya saya bersedia bayar berapapun harga yang dibutuhkan untuk mencapai itu, untuk melihat gerakan Islam sejati lepas landas. Saya harus menemukan tanah subur untuk menanam negara besar Islam di seluruh dunia. Aku akan menghidupkan kembali Islam dan membawanya dalam keadaan semula.

Bahaya yang pengadilan Mesir hadapi dengan Moustafa adalah dia memiliki sejumlah besar anggota di organisasinya yang akan segera mentaati perintahnya. Moustafa berkata:

Setiap anggota dari gerakan kami akan bersedia untuk mengkorbankan hidupnya untuk memenuhi tanggung jawab yang Allah telah taruh dalam bahu kami. Kewajiban itu adalah untuk menyebarkan pesan Islam diseluruh dunia dan menegakan itu dengan pedang. Kelompok ku adalah orang-orang yang bersedia berjuang dengan saya hingga akhir untuk mencapai misi terbesar.

Shokri Moustafa menyimpan jurnal puisi-puisi tulisan tangannya yang digunakan pengadilan untuk tuduhannya. (puisi sangat mendarah daging dalam budaya Islam). Dalam journal Moustafa paling terkenal Peperangan (El-Maalhamma) kami menemukan puisi berjudul “sebelum hujan”, yang ditulis tahun 1967. Di dalamnya, Moustafa mengekspresikan frustrasi dan dukanya yang dalam dengan keadaan muslim sekarang. Dia berkata pada dirinya sendiri bahwa dia harus bersiap untuk misi dan panggilan hidupnya, dan dalam melakukannya dia haru bersiap bertemu Allah.
Dalam puisi lain berjudul “Imigrasi” (El-Hejhera) kami melihat kepercayaannya bahwa semua hl dalam dunia ini adalah kesia-sian dan bahwa dia hanya ingin untuk mencapai misinya dan meninggalkan dunia ini.
Dalam jurnal lain berjudul Ekspektasi (El-Tawaseemat), dia bertanya, “ dimanakah bunda dari desa-desa?”ini adalah nama Mekah selama masa Islam. Mekah adalah kota dimana Muhammad di aniaya, jadi dianggap kejahatan melakukan itu. Moustafa bahwa Mesir adalah Mekah modern. Penganiaya Islam modern. Dia menyebut Mesir sebagai tempat yang mendatangkan kejahatan, penghujatan dan kekeliruan. “itu adalah negara para kafir”, dia menulis.
Moustafa menghibur dirinya dengan berkata, “ sama seperti Muhammad meninggalkan Mekah dan pergi ke Madinah untuk mendirikan negara Islam pertama, saya juga akan secara mental akan pergi dari Mekah ke Madinah saya untk memulai kembali.”
Dari Mesir Moustafa berencana untuk memulai sebuah negara Islam yang akan pergi ke seluruh dunia. Pertama-tama dia berencana memenangkan banyak orang dari negara asalnya, yang akan menjadi fondasi dari bangunan negara Islam sedunia. Dari fondasi baru ini dia akan mengirim Islam ke dunia.
Salah satu kepercayaan Moustafa yang paling menganggu ialah bahwa petualangan dia untuk menyebarkan Islam akan melibatkan tekanan besar antara timur dan barat, yang akan menuju pada perang dunia nuklir.4 Dia percaya bahwa hampir seluruh dunia akan dihancurkan selama perang ini, tapi pengikutnya tidak akan terbunuh karena mereka akan bersembunyi di gua-gua yang jauh., pegunungan terisolasi. Setelah penghancuran, pengikutnya akan muncul dari gua-gua dan mewarisi bumi dan memerintahnya dengan pedang.
Dia percaya bahwa penggunan pedang sebagai senjata utama, seperti jaman Muhammad , akan kembali sebagai hasil dari semua teknologi moderen dan senjata yang ada dihancurkan di perang nuklir.

PEMBELAAN MOUSTAFA

Gerakan Shokri Moustafa ingin membuat filosofi Qutb menjadi nyata. Anggota-anggota organisasi ini berencana untuk hidup sepenuhnya terisolasi dari masyarakat musryk. Mereka merencanakan untuk bekerja keras untuk meningkatkan jumlah mereka dan bersiap untuk titik daya yang akan memampukan mereka untuk menggulingkan pemerintah dan mendirikan negara Islam. Mereka percaya missi mereka akan dapat dicapai dalam dua fase:
• Fase 1- Penghancuran total dari dunia kafir
• Fase 2- Umat muslim akan mewarisi bumi dan segala isinya

Selama pemeriksaaan Moustafa, pengadilan Mesir menanyakannya dari sumber apa dia mendapat filosofinya. Moustafa menjawab,” itu berasal dari bagian jelas Al Quran dan firman Allah. Ita tidak tahu apa-apa, tapi Allah maha mengetahui. Kita harus belajar hanya dari Allah, dan Allah hanya bicara dari Al Quran .” dasar perkataannya adalah ayat Al Quran :

Allah maha Mengetahui tapi kamu tidak tahu.
-Surah 2:216, The Noble Quran

Buku lain selain Al Quran tidak dapat diterima.
Moustafa menjelaskan bahwa ini adalah apa yang Allah sampaikan, dan dia bertanya pada otoritas Islam Mesir apakah mereka akan menolah apa yang Al Quran katakan.
Shokri Moustafa dan organisasinya diadili karena penculikan dan pembunuhan profesor Universitas Al Azhar –Dr. Husein El-Thehaby, seorang ikon universitas. Dia dijadikan target karena dia memimpin tim profesor untuk menyalahkan dan menghentikan gerakan Moustafa. Moustafa menganggap dia sebagai musuh Allah dan salah seorang kafir yang berada di sisi pemerintah.
Kepada pengadilan Mesir, Moustafa berkata karena Dr. El – Thehaby memberi tekanan pada pemerintah Mesir dan mengkompromikan perintah Allah untuk menyenangkan manusia mereka membawapenghakiman Allah terhadap kafir murtad ini.
Gerakan Shokri Moustofa mendapat lebih banyak perhatian setelah pertmuan antara media Mesir dan tim baru dari Universitas Al Azhar. Dr. Sayed El-Tawhel, Profesor Studi Islam di Al – Azhar, pemimpin tim baru ini memberikan saran, “ Jangan hakimi kelompok ini. Mereka adalah muslim tulus yang hanya ingin membawa kembali kejayaan Islam. Kita hanya perlu duduk dan bicara dengan mereka.” Pernyataan ini adalah untuk menjernihkan suasana di Mesir dan untuk menghentikan kebingungan dari penyiaran media yang berkata organisasi Moustifa mencoba untuk menyebarkan Islam baru yang tidak berdasar pada Al Quran.
Surat kabar utama mMesir menerbitkan pernyataan dari Dr. Tawhel, memperingatkan otoritas Universitas Al Azhar untuk tidak membuat pernyataan atau penghakima apapun dalam nama Islam terhadap Moustofa. Dia memanggil mereka untuk kembali ke Islam dan membacanya dengan pandangan baru; mereka akan melihat kelompok Moustofa terdiri dari umat muslim tulus yang setia pada panggilan Islam. Komentar Dr. El-Tawhel pada Moustofa dan kelompoknya, berkata bahwa keinginan hatinya adalah untuk melihat lebih dan lebih banyak anak muda seperti mereka. Dia berkata bahwa dunia Islam hari ini membutuhkan orang – orang seperti mereka untuk memimpin kembali ke Islam sejati. 5

EKSEKUSI DAN BUKU

Sokhri Moustafa dihukum mati dia mewariskan kelompok radikal yang tidak percaya pada penundukan apapun, pemerintahan atau hormat bagi pemerintahan sekarang di Mesir atau dunia lainnya.
Kematiannya adalah sebuah konfirasi bagi mereka bahwa pemerintahan ini adalah musrik. Mereka percaya setiap kata ketika dia berkata bahwa pemerintah ini adalah kafir dan siapa saja yang tunduk pada mereka akan mnjadi seperti mereka.
Moustafa mewariskan sebuah buku dengan semua kepercayan dan filosofinya. Buku ini berjudul Pemimpin ( Al – Kalafa ). Pemerintah Mesir menyita setiap buku yang mereka temukan dan membubakarnya. Tindakan pemerintah meningkatkan nilai buku ini diantara pengikut kelompok radikal muslim yang sampai hari ini terus membagikan kepercayaan dia.

Pelintiran Baru Moustofa
Buku ini penuh dengan pola pikir dengan ajaran Qutb. Hal yang membuat Moustafa lebih berbahaya dari Qtub adalah ia ingin untuk mulai dengan menyerang institusi agam, polisi dan fasilitas militer. Moustafa menjelaskan bahwa mereka harus menyerang institusi agama karena mereka telah tunduk pada otoritas pemerintahan musrik, yang bertentangan dengan hukum Islam. Dia berkata untuk menyerang polisi dan fasilitas militer karena mereka melindungi pemerintahan kafir dan menegakkan hukum – hukum mereka. Polisi dan institusi militer adalah kekuasan yang menganiaya, memenjarakan dan membunuh muslim sejati.

Sokhri Moustafa tampil sebelum pengadilan Mesir.

Buku Moustofa menyatakan tidak ada banyak perbedaan antara pemerintahan Israel saat ini, Amerika Serikat dan negara – negara Eropa. Mereka semua adalah kafir dan musuh Allah menurut Moustofa, dan mereka harus diperangi melalui jihad sampai mereka tunduk pada Islam sepenuhnya.6

Pada tahun 1977 ketika pemerintah Mesir mengeluarkan hukuman mati pada Moustofa dan beberapa anggotanya, mereka berfikir bahwa itu akan mengakhiri pergerakan. Bukan itulah yang terjadi. Kelompok radikal tumbuh sibur di Mesir tahun 1970an dan 1980an karena berbagai alasan. Itu bermuara pada pencobaan lain untuk menggulingkan pemerintah.

Bab 17

Merekrut Untuk Perang Suci

Kelompok Teroris Menguasai Kampus-Kampus di Mesir

Pada awal 1970an pemerintah Mesir melepaskan banyak anggota gerakan Ikhwanul Muslimin dari penjara. Presiden Sadat menyangka aktivitas mereka akan menetralkan pengaruh Uni Sovyet dan komunisme di Mesir, yang terbukti benar. Tapi pada saat yang bersamaan, gerakan meluas, mendapatkan kekuatan dan menjadi berbahaya bagi pemerintah Mesir juga.
Kelompok baru bernama Jamaah Islamiyah [JI (al-Gama’a al-Isyamiyaa)], dikenal sebagai gerakan kelompok Islam di bentuk. Strateginya adalah untuk merekrut dan mendisiplin orang muda dari SMA dan kampus.
Banyak dari generasi tua yang dilepaskan dari penjara bekerja sebagai pembimbing bagi negerasi baru. Para pembimbing ini adalah mantan profesor dari Universitas Al Azhar.

REKRUTMEN DI KAMPUS SAYA

Saat kelompok baru gerakan Islam dimulai, para pemimpinnya mengikuti langkah pertama dari dua langkah rencana Qutb. Mereka memulai kamp di mana-mana untuk menyiapkan anggota mereka secara mental dan spiritual. Mereka memenuhi kamp-kamp mereka dengan hasil rekrut dari kampus-kampus di Mesir. Kelompok-kelompok ini memiliki kendali penuh dari kampus-kampus besar di Mesir.
Rutinitas dari kamp untuk anggota baru masuk adalah sembahyang selama tiga sampai tujuh hari, berpuasa dan mempelajari Al Quran dan sejarah Islam. Mereka memfokuskan pelajaran mereka pada kehidupan Muhammad dan bagaimana dia memimpin jihad dan menerapkan hukum Islam. Para pemimpin dari kelompok ini mencuci otak para pelajar bahwa untuk percaya bahwa merekalah satu-satunya harapan untuk Islam dan adalah saatnya untuk membawa Islam ke jalur yang benar untuk mendirikan negara Islam sedunia.
Saat itu saya tinggal di asrama Al-Azhar di kota Nasser di Kairo. Asrama ini memiliki tiga puluh lima mahasiswa dari seluruh penjuru negri.
Anggota-anggota kelompok gerakan Islam memanfaatkan masjid kampus untuk sholat mereka sehari-hari, dan diantara waktu sholat mereka bekerja keras merekrut dan menertibkan mahasiswa baru ke dalam gerakan. Suatu hari kami semua ada di masjid untuk sembahyang ketika pemimpin JI berdiri dan berkata “ ada kelompok Kristen rahasia yang menyewa apartemen dekat asrama. Mereka melawan Islam, dan mereka memaksa mahasiswi-mahasiswi untuk berhubungan badan dengan pria Kristen.“ Lalu dia memberikan nomor apartemen itu. Para mahasiswa terkejut dan merasa panas.
Dia melanjutkan,” ada juga toko kecil dekat jalan masuk asrama putri. Menjual pena, kertas dan kudapan. Toko ini membagkan majalah porno secara gratis pada gadis muslim. Kelompok Kristen ini mencoba mengeluarkan gadis-gadis ini dari Islam.”
Api menyala dalam hati setiap mahasiswa.”Orang Kristen! Mekakukan ini pada gadis-gadis kami? Kami akan pergi dan menghancurkan mereka!”
Ratusan mahasiswa menyerbu ke toko. Mereka menyiramnya dengan minyak tanah dan membakarnya sampai rata dengan tanah. Lalu mereka ke apartemen dan menghancurkannya juga.
Kerumunan mahasiswa ini kembali ke asrama saat makan siang dan menolak makan. Mereka merusak tiga ratus limapuluh makanan dan menendang keluar para pekerja dari bangunan. Lalu mereka mengunci pintu dan berbuat huru hara, berlari disekitar gedung berteriak “Allahu Akbar!” (Allah maha besar!)
Selama tiga hari asrama terkunci. Tidak makan dan masuk kelas. Tapi beberapa mahasiswa tidak mendukung gerakan ini. Untuk kabur, mereka harus memanjat tembok di sekitar asrama dan berlari pulang ke rumah mereka. Saya salah seorang mahasiswa itu. Mogok tidak berhenti sampai rektor universitas dan sekretaris negara bertemu dengan pemimpin JI di universitas.
Lalu, menteri keamanan nasional datang ke kampus daan menyatakan tidak ada kelompok Kristen yang mengoda pelajar wanita. Ini membantu banyak mahasiswa untuk mengenali kelompok seperti JI hanay orang-orang jahat yang hanya mencoba menciptakan musuh untuk di perangi. Mereka hanya iningin menunjukan kekuatan mereka pada masyarakat.

KEPEMIMPINAN SPIRITUAL

Sekali setahun gerakan menyelengarakan musyawarah nasional. Banyak kampus bersatu untuk mendengar orang seperti Sheikh Abed Al-Hamid Kishk, Sheikh Omar Abdel Rahman atau pemimpin lainnya dan ikon Islam untuk menginspirasi gerakan. Tahun demi tahun gerakan ini melebarkan sayap ke Sudan, Tunisia, Algeria, Yaman, Suriah, Irak, Libanon dan banyak negara lainnya.
Sheikh Kishk dan Sheikh Abdel Rahman membuat dampak luar biasa pada pemikiran anak muda masa itu.

Sheikh Abed Al-Hamid Kishk
Sheikh Abed Al-Hamid Kishkadalah salah seorang pemimpin Islam yang fasih bicara di Mesir dan dunia Arab. Sheikh Kishk memliki suara yang sangat lantang dan bakat khusus menggunakan bahasa Arab kuno untuk membius pendengarnya. Dia menggunakan bakatnya untuk menyampaikan banyak pesan politik pada ribuan pemuda haus ilmu. Dia mengendalikan pikiran hadirin hampir seperti sihir; dia membuat mereka menanggis dan tertawa bersamaan.
Kishk terkenal lancang bicara, dan dia menyerang pemerintah dan pejabat tinggi sering kali. Sehikh Kishk menggunakan kaset untuk menginvasi dunia Arab, mematahkan semua batasan geografis dengan pesan-pesan radikal.

Sheikh Omar Abdel Rahman
Sheik Abdel Rahman adalah profesor untuk “ilmu Al Quran dasar” di Al-Azhar. Dia kini menjalani hukuman seumur hidup di Amerika untuk pemboman WTC tahun 1993. Tapi anda harus tahu bahwa sebelum dia datang ke Amerika, dia bahkan telah memiliki dampak yang lebih besar di timur tengah.
Lulusan dan profesor Universitas Al Azhar , dia memiliki gelar Ph.D (doktor filsafat) di interpretasi Al Quran dan hukum Islam. Sheikh Abdel Rahman menjadi otoritas spiritual dan pemimpin kelompok radikal hari ini.
Kepemimpinannya adalah contoh sempurna bagi kelompok radika ini sebagaimana terlihat dalam karakteristik berikut:
• Dia tidak mengompromikan Al Quran.
• Dia tidak memiliki hubungan apapun dengan pemerintahan dan tidak tunduk pada hukum dan otoritasnya.
• Dia adalah dosen Al Quran dan hukum Islam, yang membuat banyak pemuda muslim mempercayainya dan menuruti perintahnya, walau untuk membunuh.
• Dia memimpin jihad menurut Al Quran dan percaya untuk membangun negara Islam sesuai hukum Islam. Dia rela memberikan hidupnya untuk hal ini

Sementara kedua orang ini merekrut dan membangun dukungan untuk mengulingkan Mesir, negara lain di timur tengah akhirnya berhasil. Itu akan menyediakan ispirasi dan dukungan banyak radikalisme. Negara ini adalah Iran.

Bab 18

Terispirasi Oleh Iran

Negara Islam Sebenarnya Lahir


Tahun 1979 muslim Syiah Iran memulai gerakan Islam mereka. Mereka melawan Muhammad Reza Shah Pahlavi dan pemerintahannya. Pemimpin spiritual negara mendukung gerakan ini untuk menggulingkan pemerintahan.
Sebelumnya, muslim Iran fundamentalis tidak mengekspresikan kepercayaannya. Mereka dalam ketakutan besar pada pemerintah. Mereka mengikuti metoda Al-Taqiya dalam menyembunyikan iman mereka: “di dalam hasi saya membenci kamu, tapi di luar saya berpura-pura menjadi temanmu.” Al-Taqiya berarti muslim berlaku dalam cara yang menyenangkan pemerintah, tidak seperti apa yang mereka percayai.
Pemberontakan dimulai setelah beberapa muslim Syiah mendapatkan semangat matyr yang terkubur dalam mereka. Mereka ingat bagaimana al-Husayin, anak Ali ibn Abi Ttalib dan cucu Muhammad, pergi melawan musuh walau dia tau dia akan terbunuh. Pemimpin spiritual Iran mengingatkan umat Syiah sejarah matyr. Segera saja muslim Iran mulai mengabaikan aAl-Taqiya dan mengangkat semangat matyr Syiah.
Pada saat yang sama dari keajuahn, Ayatollah Khomeini memimpin gerakan ini melalui kaset-kaset. Dari pedesaan Prancis bernama Le Château, Khomeini merekam dalam kaset ajaran, kepercayaan dan rencananya untuk revolusi Islam baru dan mengirimkannya ke masyarakat Iran. Kaset-kaset ini mencuci otak jutaan orang. Seorang penulis Italia menulis sebuah buku tentang revolusi Iran dan memberi judul Perang Kaset.
Ribuan orang Iran terbunuh dalam revolusi ini, sejarah Iran tidak pernah mencatat revolusi sebesar ini sebelumnya.
Revolusi menggulingkan pemerintah dan sukses mendirikan sebuah pemerintahan Islam. Ayatollah Khomeini terbang dari Prancis kembali ke Iran. Dia sujud dua kali di laur pesawat sebelum terbang ke Teheran dan bersyukur pada Allah. Melalui reporter dan media, dia mengirim pesan pada kaum Syiah di Iran dan pada dunia bahwa “ Tidak ada yang dapat mengalahkan sebuah negara yang menerimah perintah Allah dan mentaatinya.”
Jutaan orang Iran menyambutnya pada saat kedatangannya di bandara Teheran. Kota itu berguncang oleh suara teriakan mereka ”Allahu Akbar!”-Allah maha besar. Mereka memanggul Khomeini pada bahu mereka sepanjang jalan menuju pemakaman bernama Al-Ferdose, dimana semua matyr revolusi dimakamkan. Khomeini memulai,”tidak adalah Al-Taqiya sejak hari ini.” Maksudnya bahwa muslim Syiah sekarang memiliki kuasa untuk mempraktekan iman mereka tanpa takut pada pemerintah atau kekuatan lain di dunia.

REAKSI DI UNIVERSITAS

Hari-hari bersejarah itu memiliki dampak besar pada Islam dan dunia. Di universitas, anggota kelompok gerakan Islam menggunakan apa yang terjadi di Iran untuk memberontak terhadap pemerintah Mesir. Mereka secara kasar protes di kelas-kelas di semua universitas di Mesir, termasuk Universitas Al Azhar.
Ribuan mahasiswa meneriakan dukungan ke Khomeini. Protes ini diikuti sejumlah besat mahasiswa yang tidak pernah menjadi bagian kelompok gerakan Islam sebelumnya. Peristiwa ini adalah peluang besar untuk merekrut anggota baru.
Protes membesar diluar kendali di seluruh penjuru Mesir. Jumlah demonstran terus bertambah menjadi ancman bagi otoritas Mesir.
Anggota-anggota kelompok Islam memimpin ribuan orang menentang pemerintah. Mereka menyatakan Islam harus mengambil alih Mesir, sama seperti Iran. “Hai Sadat, kamu pengecut, kamu adalah boneka Amerika,” teriak mereka.
Mereka berteriak melawan negara Israel juga,”sabar, sabar, hai orang Yahudi: pasukan Muhammad sedang dalam perjalanan kembali padamu.”

IRAN MENGIRIM REVOLUSINYA

Revolusi Iran mendukung banyak kelompok Islam radikal di negara-negara Arab dan seluruh dunia. Pemimpin revolusi Iran berkata mereka memiliki urusan baru. Mereka akan mengirim produk terbaik mereka ke seluruh dunia- revolusi dan hukum Islam sejati.
Bertahun-tahun setelah revolusi, Iran telah mendukung semua kelompok fundamental Islam yang telah menteror dunia. Salah satu kelompok awal yang Iran tanam dan dukung adalah Hizzbullah. Ini adalah kelompok syiah di Libanon yang misinya adalah untuk menggulingkan pemerintah di sana dan mendirikan negara Islam. Libanon adalah negara yang dipimpin oleh mayoritas Kristen.
Iran juga mendukung pendirian negara Islam di Sudan. Hasan al-Turabi pemimpin al-Jepha Al-Islamia, menggulingkan pemerintahan Sudan dan mendirikan negara Islam di sana. Iran mendukung kelompok-kelompok Islam melintasi banyak negara, termasuk Mesir, Algeria, Tunisia, dan banyak negara Arab lainnya.

IRAK MENYERANG IRAN

Ketakutan dan teror menghantui negara-negara Arab di teluk. Mereka terancam oleh proyek Iran mengirimkan revolusi ke negara-negara mereka. Saddam Hussein, penguasa Irak, tidak berniat membagi kekuasaannya dengan fundamentalis muslim atau siapapun. Dia memimpin pertahanan regional melawan revolusi Iran dan menginvasi Iran. Semua negara Arab dan seluruh dunia mendukungnya.
Militer Irak menduduki 30 persen tanah Iran. Orang-orang mengambil keuntungan dari kesempatan ini untuk membela tanah air mereka dan menjadi matir dalam nama Allah. Membutuhkan waktu dua tahun perang bagi warga Iran untuk mendepak tentara Irak dari negara mereka. Orang Iran tidak berhenti di perbatasan. Mereka melanjutkan perang di daratan Irak selama enam tahun lagi.
Perang Irak-Iran membunuh hampir satu juta umat muslim dari kedua sisi., dan dua juta orang terluka. Perang ini dimaksudkan untuk memperlambat proyek Iran mengirim kegerakan mereka ke negara-negara Arab. Namun, misi menjadi lebih kuat, dan proyek menyebarkan Islam ke seluruh dunia tidak akan pernah berhenti.
Revolusi Iran mengrimkan harapan baru ke semua gerakan Islam di dunia. Harapannya adalah bahwa Islam akan mengambil alih bumi dan memimpin dunia.

Bab 19

Perseteruan Diantara Teroris

Fundamentalis Militan Mesir Dekat Dengan Kehancuran Sendiri

Pada tahun 1980 sebuah situasi berkembang di Mesir yang akan menyebabkan kemunduran besar bagi mereka yang mengejar jihad. Pemimpin JI Mesir merasa mereka harus keluar dari masa persiapan mental dan spiritual dan melakukan gerakan untuk mengulingkan pemerintah Mesir. Mereka juga percaya sekarang adalah waktunya untuk bergabung dengan sudan dan Iran (yang lebih dulu mendirikan negara Islam) dan menginvasi dunia Arab seluruhnya sehingga mereka dapat melanjutkan ke visi dunia.
JI membagi Mesir ke beberapa wilayah dan menugaskan pemimpin hebat di tiap wilayah. Wliayah-wilayah tersebut dan pemimpinnya adalah :
• Wilayah Al-Minya: Karim Zohdi, Fouad Al-Dolabi, Assim Abdul-Majed, Ayman al-Zawari (yang kemudian menjadi tangan kanan Osama Bin Laden) dan Essam Dirbala
• Wilayah Asyt: Najeh Ibrahim dan Osama Hafez
• Wilayah Sohaj: Hamid Abdul Rahman
• Wilayah Nagh HamadiL Ali Sharif dan Talat Qusam
Semua pemimpin wilayah ini dipimpin oleh Pangeran Agung Halmmi Al-Gazar dan asistennya, Essam Al-Aryan.1

SEBUAH LANGKAH UNTUK MENYATUKAN DUA KELOMPOK

Kelompok baru ini (JI) adalah ancaman bagi kepemimpinan Ikhwanul Muslimin. Omar Al-Ttalmasani, pemimpin Ikhwanul Muslimin, juga tidak setuju dengan waktu pelaksanaan rencana mereka. Dia berkata pada umat muslim,”ini bukan waktu yang tepat untuk jihad.” Dia menyarankan para pemimpin JI untuk belajar sedikit sabar bukan terburu-buru.
Dia juga menyatakan bahwa tidak baik untuk kesatuan umat muslim dengan memiliki dua gerakan yang berbeda. Dia menyarankan bahwa mereka harus bersatu di bawah kepemimpinannya sehingga mereka dapat menjadi lebih efektif.
Pemimpin JI, asistennya dan pemimpin-pemimpin wilayah Al-Minya segera menyambut panggilan untuk bersatu, mengklaim ayat Al Quran. “ sungguh, Allah mencintai mereka yang berperang dalam jalanNya dengan bebaris seperti mereka adalah susunan yang kuat: Surah 61:4, The Noble Quran). Dia berkata ayat ini berbicara kesatuan yang harus dimiliki umat muslim.
Pimpinan JI mengundang pimpinan Ikhwanul Muslimin untuk datang ke ke wilayah selatan Mesir untuk mengikuti upacara penyatuan. Segera setelah delegasi dari Ikhwanul Muslimin tiba, badai amarah melanda seluruh anggota JI. Mereka yang menolak ide penyatuan mencoba menyerang pemimpin Ikhwanul Muslimin. Anggota yang setuju penyatuan membelanya dan membunuh rekan-rekan anggota yang tidak setuju.

MENTEROR SESAMA MUSLIM

Apa yang terjadi berikutnya adalah perang sipil dengan menggunakan pisau dan pedang. Masyarakan Mesir yang tinggal di wilayah Asyut dan Al Minya hidup dalam ketakukan dari konflik ini. Anggota kelompok yang menentang persatuan datang ke rumah rekan-rekan anggota dan mengetuk pintu. Saat pintu dibuka, mereka meikam orang di rumah hingga mati. Sebelum korban menghembuskan nafas terakhir mereka mengatakan bahwa dia adalah pengkhiatan Allah dan Islam; karenanya, dia menerima hukuman dari siapa saja yang menunda jihad sebagaimana dinyatakan oleh Al Quran.
Seringkali anggota JI tidak di rumah, tapi ini tidak menghentikan para penyerang. Mereka membantai istri dan anak-anak, mengatakan pada mereka pesan yang sama. Ratusan anggota naik kereta dari seluruh penjuru negri dan datang pada wilayah bermasalah ini untuk menghentikan amuk masa dan menyelamatkan gerakan mereka.
Melalui pertumpahan darah dan tror, anggota JI yang menentang persatuan mengambil alih. Mereka menundukan sisah dari kedua sisi pada otoritas mereka. Badai berdarah ini hampir menghabiskan JI.

AL –JIHAD LAHIR

Selain JI, Ikhwanul Muslimin, dan kelompok kecil lainnya, kelompok pecahan baru bernama al-Jihad muncul. Dipimpin oleh Mohammed Abdul-Salam Faraq. Pada pertengahan 1980an mereka menyelesaikan beberapa pembunuhan, termasuk pembunuhan filsuf, wartawan dan kepala parlemen Mesir.

Pemimpin al-Jihad Mesir tampil di sidang: (dari kiri) Tarek al Zomor ( divonis 25 tahun) dan Abod al-Zomor (divonis 40 tahun)

Al-Jihad di Mesir berkembang hebat karena kesempatan bertemu yang terjadi ketika Faraq mengunjungi rumah salah satu anggota gerakana, Tarek Al-Zomor. Pada saat itu Zomor juga mengundang kakak iparnya, yang adalah perwira tinggi intelejen Mesir (Abod Al-Zomor).

Para pemimpin al-Jihad tampil di persidangan; (dari kiri) Assim Abdul Majed (divonis 40 tahun), Abod Al-Zomor (divonis 40 tahun), Karim Zohdi (divonis 40 tahun) dan Hamdi Abdul Rahman (divonis 15 tahun).

Ada ikatan kuat diantara tiga pria ini. Mereka bersumpa satu sama lain untuk melakukan apapun itu untuk mengulingkan pemerintah Mesir dan membebaskan Mesir dari kepemimpinan kafir dan musryik.
Ini terjadi di musim panas 1980. Abod Al-Zomor berkata.” Saya sering kali berharap keluar dari bawah kekuasaan pemerintah dan mulai memerangi pemerintah. Sekarang setelah bertemu Faraq, kami sepikir untuk mengatur rencana yang benar demi tujuan negara Islam.”
Segera setelah peristiwa bersejatrah terjadi, para pemimpin al-Jihad (Abod Al-Zomor, Karim Zohdi, Fouad Al-Dolabi dan nabil Al-Magrabi) bertemu untuk mengtur gerakan dan menyusun sistem operasi, setelah berdiskusi panjang mereka memutuskan untuk memiliki komite penasihat.1
Komite untuk fokus pada mengangkat, mengatur dan membuat keputusan-keputusan penting. Mereka juga setuju untuk membagi komite menjadi tiga komite kecil :
• Komite persiapan- bertanggungjawab untuk mengatur dan menyiapkan senjata dan transportasi.
• Komite ekonomi- bertanggungjawab untuk mengumpulkan kebutuhan dana untuk menyelesaikan misi.
• Komite distribusi dan penyadaran- bertugas untuk menyiapkan dan mendistribusikan literatur pada mereka yang terliba di jihad yang akan datang.
Komite penasihat membagi negara menjadi wilayah-wilayah dan menetapkan anggota komite sebagai pangeran-pangeran atas wilayah tersebut.2
Komite memberikan hak pada semua pemimpin untuk memilih asisten mereka sendiri untuk wilayah-wilayah ini. Setiap wilayah bertanggung jawab untuk pelatihan militer dan pengumpulan dana sendiri. Sekarang gerakan al-Jihad sungguh menjadi kenyataan di Mesir. Kemudian akan bereproduksi sendiri ke seluruh bagian dunia Islam.
Turunan paling terkenal adalah al-Jihad di Palestina. Para pemimpinnya dilatih oleh kaum radikal Mesir, dan anda dapat melihat kesamaan dari metoda-metoda mereka. Contohnya, al-Jhad di Mesir memiliki dua pria dengan badan terikat bom, dan meledakan diri mereka sendiri dalam upaya pembunuhan menteri keamanan nasional Mesir. Dengan cara yang sama, al-Jihad Palestina mengirim orang dalam misi bunuh diri.

FILOSOFI AL-JIHAD

Al-Jihad terorganisasi. Sekarang membutuhkan filosofi kuat untuk mengikat anggotanya bersama. Filosofi ini di temukan dalam buku berjudul Komitmen Yang Hilang (Al-Fareda Al-Gaaba) ditulis oleh seorang insinyur bernama Mohammed Abed al-Salem.
Pengarang buku ini bertemu dengan pemimpin wilayah selatan Mesir (Karim Zohdi), yang membuat buku menurut hukum al-Jihad.
Sya akan meringkas bukunya, yang ditulis dalam tiga bab. Buku ini menekankan jihad adalah satu-satunya jalan untuk Islam bangkit lagi. Namun, pengarang membuat langkah lebih jauh dari buku lainnya dengan berkata, “invasi Islam datang ke Roma.” Penulis –penulis muslim sebelumnya berfokus pada dunia Arab dan beberapa negara Afrika; namun, dalam buku al-Salem mulai membicarakan tentang menyerang Eropa dan Barat. Ini dalah beberapa contoh opini Salem:

Muslim kompromis itu terkutuk
Otoritas fundamentalis Islam haruis didirikan di tiap negara- tidak menjadi masalah apakah muslim suka atau tidak. Itu adalah perintah Allah, dan itu harus dilakukan. Al-Salem bertanya pertanyaan krusial untuk dijawab: : apakah kita hidup di negara Islam sejati?”
Dia mempertanyakan kepemimpinan di banyak negara muslim. “bagaimana mereka dapat menjadi muslim sejati? mereka dibesarkan dalam pengaruh Judaisme, Kekristenan dan Komunis. “ Dia merasa para pemimpin ini hanya muslim ktp saja. Dia menyatakan mereka semua murtad, kafir dan musryk yang harus dibunuh.
Dia juga menekankan hukuman harus lebih berat pada muslim-muslim ini daripada kafir. Dia setuju dengan akademis abad ke empat belas Ibn Tarmiyah dan menulis, “ muslim seharusnya tidak berbaur dengan siapa saja, dan jika mereka melakukannya, mereka harus dibunuh juga.”

Jihad mengalahkan kewajiban lain.
Dia mengkritik semua kewajiban agamawi dalam Islam, seperti puasa, sholat dan amal ibadah karena itu membuat muslim sibuk sehingga mewka mengabaikan panggilan jihad.

Membunuh adalah kewajiban muslim.
Pembunuhan adalah perbedaan besar antara Islam dan agama lainnya. Abed Al-Salem menuliskan sebelum Islam, Allah berhadapan dengan kafir dan musryk kadang dengan api, kadang dengan banjir, dan kadang degan cara lainnya. Namun, sejak pendirian Islam, Allah memerintahkan muslim untuk menegakan hukum dengan tangan mereka sendiri; adalah kewajiban mereka untuk menyiksa dan membunuh musuh Allah.

Jihad itu menyerang, bukan bertahan.
Abed al-Salem menyerang umat muslim yang percaya jihad hanya untuk melindungi Islam. Dia secara agresif menekankan bahwa jihad itu tidak dapat doi tawar- atau dikompromikan. Jihad adalah panggilan bagi seluruh umat muslim. Untuk mendukung sudut pandanganya, dia memberikan contoh surat-surat nabi Muhammad pada raja-raja dari pelbagai negara, dari bagaimana muslim mula-mula berperang dan bagaimana Islam disebarkan oleh pedang. Dia berkata Islam harus disebarkan dengan cara ini sekarang.

Definisi baru musuh
Dia juga mendefinisikan musuh dengan cara baru. Mereka adalah :
• Kafir
• Umat muslim yang tidak diperintah sesuai dengan hukum Allah dan Al Quran

Abed al-Salem mendukung penyerangan muslim-muslim itu yang tidak hidup sesuai dengan penafsirannya akan Islam.

Strategi perang diatur di tempat
Al Salem memberikan porsi besar di bukunya pada metoda perang dan jihad Islam: penyerangan, pembunuhan, penipuan, pembangkangan, bermain curang, penghianatan, dan pelangaran iman. Dia juga menjelaskan bagimana wanita, anak-anak dan semua kepunyaan musuh menjadi miliki umat muslim dan pasukannya; muslim harus membasmi siapa saja yang mencoba melawan.

LANGKAH SELANJUTNYA

Al-Jihad telah menemukan fondasinya. Dambaannya adalah untuk mengikuti jejak Iran dan menciptakan negara Islam sesungguhnya berikutnya. Al-Jihad harus mengumpulkan dana, dan anggota-anggotanya mememtuskan untuk meniru metoda Muhammad. Di bab selanjutnya, anda akan memperlacari apa yang mereka lakukan.


Terima kasih telah membaca Artikel Tentang MENGENAL ISLAM DAN MOTIVASI DARI AKSI TERORISME OLEH DR.MARK GABRIEL, PH.D. MANTAN IMAM DAN DOSEN UNIVERSITAS AL-AZHAR (BAG 4) . Jika Anda ingin Copy Paste Artikel ini, Harap cantumkan Link MENGENAL ISLAM DAN MOTIVASI DARI AKSI TERORISME OLEH DR.MARK GABRIEL, PH.D. MANTAN IMAM DAN DOSEN UNIVERSITAS AL-AZHAR (BAG 4) sebagai sumbernya.
thumbnail Judul: MENGENAL ISLAM DAN MOTIVASI DARI AKSI TERORISME OLEH DR.MARK GABRIEL, PH.D. MANTAN IMAM DAN DOSEN UNIVERSITAS AL-AZHAR (BAG 4)
Ditulis Oleh:جمع من الإلهام والحافز الإسلامي
Dtrebitkan Pada :2012-06-13T08:38:00-07:00
Rating: 4.9
Reviewer: 9999 Reviews
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

جمع من الإلهام والحافز الإسلامي.

Designed by Admin | Publisher