Skip to main content

Alasan ayat - ayat Damai Pewahyuan Mekah Dirubah Muhammad Menjadi Brutal Di Madinah

 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgrgP3CqCDkAMhdQF9eKW1yjVPZqw7k6sSifBSigVfOmebhNld27ZeabsjTWL-aM3qDdxGbSBs_jUSKqm5wjotfVM4xJt4JyUTx3F_mcKqgCYeF8IXHbmCJJveVA1fyCinb0NTnLsgFqyo/s1600/zpage077.jpg
 
jadi ini alasan ayat2 damai pewahyuan mekah dirubah muhammad menjadi brutal di madinah :......^__^
Surat 2 : 106. “Ayat mana saja yang Kami nasakhkan, atau Kami jadikan manusia lupa kepadanya, Kami datangkan yang lebih baik daripadanya atau yang sebanding dengannya.”
Apa yang dimaksud dengan ayat ini? Mencabut sebuah ayat berarti menggantinya dalam Qur’an. Yang dimaksud dengan “Kami jadikan manusia lupa kepadanya” adalah menjadikan nabi melupakan ayatnya sendiri ??? bingung juga karena dikatakan di mekah bahwa allah telah menurunkan petunjuk, dan melindunginya.( Surat 5 : 44,Surat 2 : 212)

Kemudian ayat yang lain diwahyukan
Surat 16 : 101, mengatakan : “Dan apabila Kami letakkan suatu ayat di tempat ayat yang lain sebagai penggantinya padahal Allah lebih mengetahui apa yang diturunkanNya. Mereka berkata, sesungguhnya kamu adalah orang yang mengada-adakan saja. Bahkan kebanyakan mereka tidak mengetahui.”

disini dikatakan, Kami letakan suatu ayat di tempat ayat yang lain sebagai penggantinya. Jadi ada proses Penggantian ayat.....

walaupun ada ayat yang mengatakan :
Surat 85 : 21 & 22, “Al Qur’an yang mulia, yang dalam Lauhul Mahfuzh.”

Lalu bagaimana Qur’an dapat diubah dan dicabut dalam Lauhul Mahfuzh? Qur’an telah dilindungi dari dulu.

salah satu contoh :
surah 5 ayat 47. "Dan hendaklah orang-orang pengikut Injil, memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah didalamnya. Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang fasik.
dokatakan "..orang-orang pengikut Injil, memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah didalamnya"
jadi muslim harus berfikr kritis mengapa muhammad mengarang ayat ini surah 9: 29. Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian, dan mereka tidak mengharamkan apa yang diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan Al-Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk.

luar biasa muhammad menyesatkan banyak orang .......
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar