GARIS DUSTA (SEBUAH BENANG MERAH DASAR KEBOHONGAN MUHAMMAD DAN ALQURAN SESUAI NASH ALKITAB)

GARIS DUSTA (SEBUAH BENANG MERAH DASAR KEBOHONGAN MUHAMMAD DAN ALQURAN SESUAI NASH ALKITAB) - Hallo sahabat Loker Cikarang Juli 2026, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul GARIS DUSTA (SEBUAH BENANG MERAH DASAR KEBOHONGAN MUHAMMAD DAN ALQURAN SESUAI NASH ALKITAB), kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel kelemahan Islam, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : GARIS DUSTA (SEBUAH BENANG MERAH DASAR KEBOHONGAN MUHAMMAD DAN ALQURAN SESUAI NASH ALKITAB)
link : GARIS DUSTA (SEBUAH BENANG MERAH DASAR KEBOHONGAN MUHAMMAD DAN ALQURAN SESUAI NASH ALKITAB)

Baca juga


GARIS DUSTA (SEBUAH BENANG MERAH DASAR KEBOHONGAN MUHAMMAD DAN ALQURAN SESUAI NASH ALKITAB)



GARIS DUSTA (SEBUAH BENANG MERAH DASAR KEBOHONGAN MUHAMMAD DAN ALQURAN SESUAI NASH ALKITAB)

Bacalah kutipan Alkitab ini. INILAH BENAG MERAH kebohongan itu. Si Pembohong itu, Muhammad dan tim nya mengikuti garis dusta dari ketua Mahkamah Agama Yahudi.

CERITA INI TERTULIS UTUH DI ALKITAB PASCA YESUS DI SALIB.
(Agar mudah dipahami, saya bagi dlm 3 babak. Perhatikanlah babak 3, babak dimana anda akan melihat satu benang merah yg kuat darimana kebohongan Muhammad dan Alquran nya berasal)

Babak 1.

Matius 27:62-66
Keesokan harinya, datanglah imam-imam kepala dan orang-orang Farisi bersama-sama menghadap Pilatus,
dan mereka berkata: "Tuan, kami ingat, bahwa si penyesat itu sewaktu hidup-Nya berkata: "Sesudah tiga hari Aku akan bangkit"
Karena itu perintahkanlah untuk menjaga kubur itu sampai hari yang ketiga; jikalau tidak, murid-murid-Nya mungkin datang untuk mencuri Dia, lalu mengatakan kepada rakyat: Ia telah bangkit dari antara orang mati, sehingga penyesatan yang terakhir akan lebih buruk akibatnya dari pada yang pertama."
Kata Pilatus kepada mereka: "Ini penjaga-penjaga bagimu, pergi dan jagalah kubur itu sebaik-baiknya."
Maka pergilah mereka dan dengan bantuan penjaga-penjaga itu mereka memeterai kubur itu dan menjaganya.

Babak 2

Matius 28:1-15
Setelah hari Sabat lewat, menjelang menyingsingnya fajar pada hari pertama minggu itu, pergilah Maria Magdalena dan Maria yang lain, menengok kubur itu.
Maka terjadilah gempa bumi yang hebat sebab seorang malaikat Tuhan turun dari langit dan datang ke batu itu dan menggulingkannya lalu duduk di atasnya.
Wajahnya bagaikan kilat dan pakaiannya putih bagaikan salju.
Dan penjaga-penjaga itu gentar ketakutan dan menjadi seperti orang-orang mati.
Akan tetapi malaikat itu berkata kepada perempuan-perempuan itu:
"Janganlah kamu takut; sebab aku tahu kamu mencari Yesus yang disalibkan itu.
Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit, sama seperti yang telah dikatakan-Nya. Mari, lihatlah tempat Ia berbaring. Dan segeralah pergi dan katakanlah kepada murid-murid-Nya bahwa Ia telah bangkit dari antara orang mati. Ia mendahului kamu ke Galilea; di sana kamu akan melihat Dia. Sesungguhnya aku telah mengatakannya kepadamu."

Mereka segera pergi dari kubur itu, dengan takut dan dengan sukacita yang besar dan berlari cepat-cepat untuk memberitahukannya kepada murid-murid Yesus.
Tiba-tiba Yesus berjumpa dengan mereka dan berkata: "Salam bagimu." Mereka mendekati-Nya dan memeluk kaki-Nya serta menyembah-Nya.
Maka kata Yesus kepada mereka: "Jangan takut. Pergi dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku, supaya mereka pergi ke Galilea, dan di sanalah mereka akan melihat Aku."

Babak 3
Matius 28:11-15
Ketika mereka di tengah jalan, datanglah beberapa orang dari penjaga itu ke kota dan memberitahukan segala yang terjadi itu kepada imam-imam kepala.
Dan sesudah berunding dengan tua-tua, mereka mengambil keputusan lalu memberikan sejumlah besar uang kepada serdadu-serdadu itu
dan berkata: "Kamu harus mengatakan, bahwa murid-murid-Nya datang malam-malam dan mencuri-Nya ketika kamu sedang tidur.
Dan apabila hal ini kedengaran oleh wali negeri, kami akan berbicara dengan dia, sehingga kamu tidak beroleh kesulitan apa-apa."
Mereka menerima uang itu dan berbuat seperti yang dipesankan kepada mereka. Dan ceritera ini tersiar di antara orang Yahudi sampai sekarang ini.




Demikianlah Artikel GARIS DUSTA (SEBUAH BENANG MERAH DASAR KEBOHONGAN MUHAMMAD DAN ALQURAN SESUAI NASH ALKITAB)

Sekianlah artikel GARIS DUSTA (SEBUAH BENANG MERAH DASAR KEBOHONGAN MUHAMMAD DAN ALQURAN SESUAI NASH ALKITAB) kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel GARIS DUSTA (SEBUAH BENANG MERAH DASAR KEBOHONGAN MUHAMMAD DAN ALQURAN SESUAI NASH ALKITAB) dengan alamat link https://religius-islam.blogspot.com/2014/02/garis-dusta-sebuah-benang-merah-dasar.html