Custom Search
"Tunjukilah kami jalan yang lurus ... " (Al Fatihah 6)
Sabda Isa kepadanya, "Akulah jalan Yang Lurus ... " (Injil, Rasul Yahya 14:6)

Jumat, 15 Juni 2012

MENGENAL ISLAM DAN MOTIVASI DARI AKSI TERORISME OLEH DR.MARK GABRIEL, PH.D. MANTAN IMAM DAN DOSEN UNIVERSITAS AL-AZHAR (BAG 2)


جمع من الإلهام والحافز الإسلامي - PH.D. MANTAN IMAM DAN DOSEN UNIVERSITAS AL-AZHAR Update Lagi Nih sodara Muslimin Dan Muslimat, Tentang PH.D. MANTAN IMAM DAN DOSEN UNIVERSITAS AL-AZHAR. Untuk Sahabat Sekeyakinan Yang sedang Mencari PH.D. MANTAN IMAM DAN DOSEN UNIVERSITAS AL-AZHAR, Mungkin PH.D. MANTAN IMAM DAN DOSEN UNIVERSITAS AL-AZHAR Ini bermanfaat Buat Anda. Monggo Dilihat PH.D. MANTAN IMAM DAN DOSEN UNIVERSITAS AL-AZHAR di bawah Ini Agar Lebih Jelas Tau Tentang Agama kita Yang sangat Kita Cinta Dan Kita Puji-puji ini.

Bab 5

Perang Suci Didalam Al Quran

Perangi Kafir Sampai Mereka Tunduk


Kita telah menemukan jihad sebagai perintah bagi semua muslim menjalankan Al Quran fokus dari jihad adalah untuk mengatasi orang yang tda menerima Al Quran. Pada masa Muhammad , oleh karena itu jihad dilakukan untuk memerangi orang kristen dan yahudi sehari – hari. Dan juga para penyembah berhala – siapa saja yang tidak mau masuk Islam. ( Lihat surah 2:217; 4:71 - 104; 8:24 – 36, 39 – 65).
Mari izinkan Al Quran berbicara sendiri.

Mereka yang menolak Islam harus dibunuh. Jika mereka berbalik ( dari Islam ), pegang ( tahan ) mereka dan bunuh mereka dimanapun kamu menemukan mereka...
- Surah 4:89, The Nobel Quran

Jadi, saat kamu bertemu ( dalam peperangan – Jihad di jalan Allah )mereka yang tidak percaya, penggal leher ( mereka ) sampai saat kamu telah membunuh dan melukai banyak dari mereka, dan ikat sebuah ikatan yang kauat ( pada mereka, seperti menagkap mereka sebagai tawanan ).
-Surah 47:4, The Noble Quran

Hai orang beriman! Perangi semua kafir yang dekat denganmu, dan biar mereka merasakan kekerasan padamu; dan ketahuilah bahwa Allah bersama dengan mereka yang Al Muttaqun (yang saleh).
-Surah 9:123, The Noble Quran

Allah memerintahkan nabi Muhammad untuk melakukan pembuuhan daripada menngambil tawanan.

Adalah bukan untuk nabi bahwa ia harus mengambil tawanan perang (untuk dibebaskan dengan tebusan) sampai ia membuat pembantaian besar (diantara musuh-musuhnya) di atas negri.
-Surah 8:67, The Noble Quran

Muslim diajarkan untuk mempersiapkan diri mereka untuk berperang melawan kafir.

Jangan biarkan kafir berfikir bahwa mereka yang lebih baik (dari kehidupan saleh): mereka tidak akan pernah mencegahnya.terhadap mereka persiapkan kekuatanmu sepenuh tenaga, termasuk kuda-kuda perang, untuk menyebarkan teror pada (dalam hati) musuh, Allah dan musuhmu, dan yang lain di samping itu, yang kamu tidak tahu, tapi yang Allah ketahui.
-Surah 8:59-60, The Noble Quran

ORANG KRISTEN DAN YAHUDI ADALAH MUSUH ISLAM

Dalam Al Quran, orang Kristen dan Yahudi di sebut “ahli kitab” merujuk pada kitab suci yang mereka ikuti. Pada mulanya, wahyu Quran mendorong muslim untuk hidup damai dengan orang Kristen. (pewahyuan mengenai orang Yahudi tidak pernah positif) tapi setelah Muhammad pindah ke Madinah, pewahyuan mengenai “ahli kitab’ menjadi penuh permusuhan.
Ayat berikut dianggap wahyu final dari Allah mengenai orang Kristen dan Yahudi; karenanya, itu dipahami untuk mengesampingkan semua pewahyuan lainnya, itu menyatakan :

Perangilah mereka sampai tidak ada lagi Fitnah (tidak beriman, politeis, cth: menyembah selain Allah) dan agama (sembah) hanya untuk Allah sendiri [di seluruh dunia]. Tapi jika mereka berhenti (menyembah selain Allah), maka tentunya, Allah adalah maha melihat apa yang mereka lakukan.
-Surah 8:39, The Noble Quran

Dengan kata lain, ayat ini berkata, “Perangi mereka yang menolak Islam sampai semua penyembahan hanya untuk Allah saja.” Al Quran juga berkata muslim tidak boleh berteman dengan orang Kristen dan Yahudi.

Jangan mengambil orang Kristen dan Yahudi sebagai Auliya (teman, pelindung, penolong), mereka hanya Auliya bagi sesamanya. Dan jika ada diantara kamu menerima mereka ( sebagai Auliya), maka sesengguhnya dia adalah salah satu dari mereka.
-Surah 5:51

Fakta ini juga ditekankan di Surah 5:52-57 dan surah 4:89. Saat memerangi orang Kristen, Al Quran berkata untuk menghukum mereka dengan berat sehingga maereka akan meninggalkan rumah mereka dan terserak (surah 8:57).
Al Quran juga memerintahkan muslim untuk memaksa orang Kristen dan Yahudi untuk masuk Islam dengan perintah yang kuat dan langsung. Berikut ini dari The Noble Quran, yang termasuk komentari dalam tanda kurung.

Hai kamu yang telah diberikan kitab (orang Kristen dan Yahudi)! Berimanlah pada apa yang Kami nyatakan (pada Muhammad ) memperkuat apa (yang sudah ada) pada mu, sebelum Kami hilangkan wajah (dengan membuat mereka seperti belakang leher, tanpa hidung, mulut dan mata) dan membuat mereka terbelakang, atau mengutuk mereka seperti Kami mengutuk perusak Sabat. Dan perintah Allah selalu terlaksana.
-Surah 4:47

Jika artinya kurang jelas, terjemahan ini memiliki catatan kaki di bawah halaman, yang tertulis, “ ayat ini adalah peringatan keras untuk orang Kristen dan Yahudi, dan sebuat kewajiban absolut bahwa mereka harus percaya pada Muhammad pesuruh Allah dan pesannyasatu Tuhan Islam dan dalam Al Quran ini.”

MEYAKINKAN MUSLIM UNTUK PERGI BERPERANG

Saat anda membaca ayat-ayat Al Quran ini, adalah cukup membantu dengan memikirkannya pada konteks historis ayat tersebut. Allah berkata pada Muhammad untuk pergi dan menaklukan dunia, jadi banyak ayat-ayat Al Quran mendorong orang untuk pergi jihad. Ini adalah beberapa contoh:

Allah menambahkan nilai mereka yang berjuang keras dan berusaha dengan harta dan hidup mereka diatas mereka yang duduk (di rumah). Bagi setiap mereka, Allah telah menjanjikan yang baik (surga), tapi Allah telah menambahkan bagi mereka yang yang berjuang keras dan berusaha dengan harta dan hidup mereka diatas mereka yang duduk (di rumah) dengan hadiah besar.
-Surah 4:95, The Noble Quran

Mereka yang tidak ikut serta di jihad akan menerima api neraka.

“... mereka benci untuk berjuang dan berusaha, dengan harta mereka dan raga mereka, di jallan Allah: mereka berkata “jangan pergi ke tempat panas.” Katakanlah,”Api Neraka adalah lebih panas.” Hanya jika mereka dapat mengerti!
-Surah 9:81, Terjemahan Ali

Mereka yang mundur akan mendatangkan murka Allah.

Jika ada yang berpaling pada suatu hari-kecuali karena muslihat perang, atau mundur ke pasukan (dari dirinya sendiri)- dia menarik dirinya sendiri ke murka Allah, dan kediamannya adalah Neraka – penampungan iblis (sesungguhnya)!
-Surah 8:16, Terjemahan Ali

Jelaslah, anda bisa lihat pembunuhan,atau jihad, adalah bukan sebuah pilihan. Itu adalah sebuah kewajban karena itu adalah perintah Allah (surah 9:29). Setiap muslim harus melakukan itu untuk memenuhi imannya. Satu-satunya pengecualian adalah mereka yang cacat, buta dan lumpuh (surah 4:95)

TUJUAN AKHIR ISLAM
Jihad di jalankan untuk meraih tujuan akhir dari Islam-untuk menegakan otoritas Islam atas seluruh dunia. Islam bukan hanya sebuah agama; itu adalah pemerintahan juga. Ini adalah kenpa itu selalu menuju ke politik. Islam mengajarkan bahwa Allah adalah satu-satunya otoritas; karenanya sistem politik harus berdasarkan pengajaran Allah dan bukan yang lain.
Al Quran menyatakan:
Jika seorang lalai menilai dengan (terang dari) apa yang telah Allah sampaikan, mereka (tidak lebih baik dari ) kafir.... jika mereka lalai menimbang dengan (terang dari) apa yang telah Allah sampaikan, mereka (tidak lebih baik) mereka yang memberontak.
-Surah 5:44,47, Terjemahan Ali

Orang yang melakukan jihad menganggap mereka telah berhasil saat sebuah negara menyatakan Islam sebagai baik agama mereka dan bentuk negara mereka. Negara-negara dimana ini telah telah terwujud termasuk Afganistan (melalui Taliban), Iran (melalui revolusi Ayatollah Khomeini) dan Sudan (dibawah Hasan al-Turabi). Fundamentalis Islam secara aktif bekerja untuk mencapatkan kendali dari negara muslim “sekuler” Algeria, Suriah, Turki, Palestina, Irak, Libanon, Arab Saudi, Libya, Malaysia dan lainnya.
Sistem politik buatan manusia-mulai dari demokrasi hingga diktatur dianggap tidak sah. Namun Muslim moderat , tidak selalu setuju dengan ini. Contoh baik adalah mantan presiden Mesir Anwar Sadat. Dia mengataka bahwa akan ‘ tidak ada politik di Islam dan tidak ada Islam di politik.”
Pernyataan ini tidak dapat diterima oleh mantan profesor di universitas saya Sheikh Omar abdel Rahman, yang menjadi pemimpin spiritual organisasi teroris Al-Jihad. Setelah presiden Anwar Sadat mengatakan itu, Sheikh Abdel Rahman menyatakan persiden adalah kafir murtad yang harus di bunuh. Mengikuti hukum Islam, Al-Jihad membawa deklarasi pemimpinnya dan menembak presiden hingga mati. Presiden Sadat membayar harga tertinggi-nyawanya-dalam upaya menghentikan Islam menjadi otoritas pemerintahan di Mesir pada tahun 1980an.
Pada tahun 1980an grup Islam radikal memfokuskan serangan pada pemerintahan mereka sendiri. Sekarang organisasi-organisasi ini mengalihkan serangan langsung ke barat. Saya akan jelaskan mengapa pada bagian berikut buku ini.

APAKAH SEMUA MUSLIM PERCAYA INI ?

Ini adalah pertanyaan yang sangat bagus. Pada titik ini, orang barat dapat membayangkan apakah tetangga muslim mereka adalah bagian dari plot untuk menggulingkan negara mereka. Untuk menjawab pertanyaan ini, kita harus mengenali ada beberapa tipe muslim, sama seperti beberapa tipe orang Kristen.

Muslim Sekuler
Ini adalah deskripsi tepat bagi muslim di seluruh dunia. Mereka percaya pada bagian manis dari Islam tapi mereka menolak panggilan jihad. Mereka menerima hiasan budaya dari pesannya, tapi mereka tidak tinggal di dalamnya sepenuhnya. Muslim- muslim ini mungkin sangat berdedikasi pada sistem pemahaman mereka, walau begitu itu tidak mewakili Islam sejati. Mayoritas muslim di seluruh dunia- baik di timur maupun barat- masuk dalam kategori ini.

Muslim tradisional
Ada dua tipe muslim tradisional.
Tipe pertama termasuk orang yang memperlajari dari Islam, mengetahui dan mempraktekannya, tapi mereka mereka memiliki pergumulan dengan konsep jihad. Beberapa menganggap jihad sebagai perang spiritual, seperti kegerakan muslim sufi.
Tipe kedua termasuk orang yang tau itu jihad memerangi non – muslim, tapi tidak mengambil tindakan karena 1) mereka tidak punya kemampuan melakukannya sendiri, 2) mereka memikirkan apa yang akan terjadi pada hidup mereka, keluarga dan anak mereka jika bergabung dengan grup fundamentalis, 3) mereka ingin hidup bahagia di bumi daripada sengsara.

Muslim Fundamentalis
Ini adalah muslim yang melakukan terorisme. Mereka terkadang memiliki jangut panjang dan turban. Tujuan mereka untuk mempraktekan Islam seperti Muhammad . walau kita menyebut mereka radikal, mereka mempraktekan Islam sesungguhnya.

SEKARANG ANDA MENGETAHUI DASAR-DASARNYA
Sekarang anda tahu fakta-fakta kunci dari Islam. Kontras, mari kita lihat apa yang media katakan pada kita.



Bab 6
Disalah Artikan Oleh Media

Membuat Islam terlihat baik pada barat


Salah satu hasil tidak langsung dari kejadian 11 september 2011, adalah perhatian besar media terhadap Islam. Islam hampir selalui disajikan sebagai agama damai. Itu dibuat agar enak didengar bagi telinga orang barat.
Para ahli yang di wawancara mencoba memisahkan sisi agama Islam dari segi politisnya, yang tidak mungkin dilakukan. Saat anda melihat muslim di TV atau media cetak berkata Islam adalah agama damai, itu dapat dijelaskan salah satu dari dua jalan :
1. Harapan pikiran. Walaupun ini bukan yang Islam ajarkan di Al Quran, orang ini sungguh berharap itu di sana. Dia tulus percaya dia dapat menjelaskan jauh bagian yang tidak enak didengar.
2. Tipuan dengan tujuan menarik mualaf. Ini adalah praktek jihad dengan jalan lain. Daripada membunuh musuh, kamu memualafkan mereka dengan kebohongan.

HARAPAN PIKIRAN

Contoh sempurna dari Harapan pikiran tentang Islam adalah tayangan udara oleh talkshow populer dengan pembawa acara Oprah Winfrey “Islam 101” ditayangkan pada 5 Oktober 2001-setelah serangan terhadap Amerika tapi sebelum USA mengambil tindakan di Afganistan.
Oprah mendapatkan beberapa tamu muslim di acara untuk mengedukasi hadirin mengenai dasar Islam. Salah satu tamu di acar tersebut adalah ratu Rania, berusia tiga satu puluh tahun, modern, kebarat-baratan, ratu Yordania. Oprah meminta komentarnya apakah wanita dalam Islam setara dengan pria.
Pertama-tama, bertanya pada ratu Rania segala sesuatu tentang Islam sama seperti bertanya pada Michael Jackson mengenai kekristenannya dan apa yang yang sebenaarnya Alkitab ajarkan. Meskipun demikian, ratu dan muslimah lainnya di acara berlagak seperti mereka adalah otoritas tertinggi dalam Islam. Dengan keyakinan besar, ratu menyatakan,” Islam memandang perempuan sebagai pasangan setara dan lengkap pada pria, jadi hak (wanita) dijamin oleh Islam.”1
Jawabannya membuat pemirsa barat merasa nyaman. Tapi itu tidak secara akurat mengambarkan ajaran Al Quran mengenai wanita. Jika wanita setara dengan pria, mengapa Al Quran berkata :
1. Pria muslim dapat menikah dengan empat wanita pada saat yang sama, tapi muslimah hanya dapat menikah pada satu pria. “kawinlah wanita (lain) dari pilihanmu, dua atau tiga, atau empat (Surah 4:3, The Noble Quran).
2. Pria memiliki hak untuk meminta bercerai, tapi wanita tidak (Surah 2:229).
3. Wanita hanya mewarisi setengah dari apa yang pria dapatkan (Surah 4:11)
4. Wanita tidak boleh menjadi imam, dan mereka tidak diperbolehkan untuk memimpin sembahyang jika ada pria. (Pria harus selalu ada di atas wanita menurut Surah 4:34.)
5. Wanita tidak boleh membuka pintu rumah jika suaminya tidak ada di sana, bahkan jika saudara lelaki atau kerabatnya ada di depan pintu. ( ini berasal dari Surah 33::53, ketika Muhammad memberikan intruksi pada orang-orang yang datang ke rumahnya. Ia berkata jika ia tidak di rumah, mereka harus berbicara pada istrinya melalui tabir.
6. Wanita harus tinggal di rumahnya (surah 33:33). Banyak muslimah tidak dapat berpergian tanpa izin dari ayah atau suami mereka.
7. Jika seorang istri menolak hubungan badan dengan suami mereka, adalah diperbolehkan bagi suami untuk memukulnya sampai mereka tunduk (Surah 4:34)
8. Dalam jihad, saat seorang muslim meninggal, dia pergi ke surga dan Allah mengadiahinya dengan tenaga dasyat untuk menikmati seks dengan tujuh puluh perawan pada malam pertama. Apa yang terjadi jika seorang wanita meninggal di jihad? Apa yang ia dapatkan? Apakah menjadi satu dari tujuhpuluh perawan?
Saya tidak tahu siapa yang ratu coba yakinkan-dirinya atau dunia. Nabi Muhammad pernah berkata,” jika ada pertanda buruk pada apa saja, itu ada di rumah, perempuan, dan kuda.”2
Oprah juga menanyai ratu Rania mengenai kerudung (jilbab) yang beberapa muslimah pakai. Ratu berkata,”itu adalah pilihan pribadi. Beberapa orang lebih konservatif dari yang lain.” Dia mencontoh dirinya sendiri untuk tidak memakainya.3
Mengenai persoalan jilbab dalam Islam, berikut adalah ayat-ayat Al Quran yang memerintahkan wanita untuk menutupi dirinya.

Hai nabi! Beritahu istrimu, anak-anak perempuanmu dan perempuan-perempuan pengikutmu untuk mengambil jubah (kerudung) mereka atas seluruh tubuh mereka (yaitu menutupi diri mereka sendiri sepenuhnya kecuali mata untuk melihat jalan).
-Surah 33:59, The Noble Quran

Dan tinggalah di rumahmu, dan jangan mempertunjukan dirimu seperti pada waktu kebodohan...
-Surah 33:33, The Noble Quran

Orang yang boleh melihat wajah perempuan adalah suaminya, anak, saudara kandung dan orang tua :

Tidaklah berdosa pada mereka (istri nabi jika mereka tampil tanpa kerudung) dihadapan ayahnya, atau anak mereka, saudara lelaki mereka, anak saudara lelaki mereka, anak saudara perempuan mereka, pada wanita (yang dipercayai) mereka, atau budak (perempuan) mereka.
-Surah 33:55, The Noble Quran

Hukum Islam telah menyamaratakan semua instruksi pada istri Muhammad untuk diterapkan pada semua perempuan (lihat Surah 24:31). Ratu Rania dan semua pemikir harapan seperti dirinya tidak sadar bahwa mereka tidak dapat mengartikan Al Quran untuk dapat sesuai dengan keinginan mereka sendiri.
Oprah Winfrey show hanya salah satu kesempatan bagi wanita-wanita muslim ini untuk menyajikan islamKristen yang sekuler, kebarat-baratan, kompromi yang tidak didukung oleh Al Quran dan pengajaran Islami. Saya berharap Oprah akan menemukan kebenaran tentang Islam dan menyajikan informasi yang benar pada pemirsanya mengenai hal ini.

KEBOHONGAN

Dalam salah satu kunjungan saya ke Amerika Serikat pada Agustus 1998, saya tinggal dengan keluarga teman dekat Los Angeles. Saat kami memilih saluran TV, program Islami menarik perhatian saya. Saya kaget. Saya mendengar penyiar berkata.”sebentar lagi kita akan menikmati perjalanan spiritual melalui kehidupan Muhammad bersama saudara (brother) Paul.”
Saya tidak beranjak dari depan televisi sampai saya lihat brother Paul. Saya hampir terjatuh saat saya melihat dia. Dia adalah pria berkult gelap, dengan rambut hitam tebal, jangut hitam panjang, memakai jubah putih panjang dengan turban kecil. Paul mungkin lulusan dari salah satu insitut Islam di timur tengah dan datang sebagai ulama ke Amerika Serikat untuk menyebarkan Islam ke barat.
Saya berfikir, Paul? Paul nama muslim sekarang? Pria ini 100% pria timur tengah yang tumbuh sama seperti saya. Tidak mungkin itu nama aslinya. Sangat mengherankan saya bagaimana brother Paul menggunakan istilah Kristen umum seperti, Tuhan memberkati kamu, Kemurahan Tuhan kita besertamu,Tuhan memberkatimu.” Dia berbicara tentang Tuhan pencipta dan bagaimana umat manusia dapat memiliki hubungan dengan Dia, bagaimana kita dapat mendengar suara-Nya dan Dia mendegar doa-doa kita, dan bahwa kita sebaiknya mempersilahkan Roh Tuhan bekerja dalam kita.
Otak saya berputar mendengarkan program ini yang disiarkan dari California. Saya berfikir, sekarang saya mengerti bagaimana mereka menyebarkan Islam di Amerika dan Eropa. Saya loncat dari kursi saya dan menjerit, “ya Tuhan, kasihanilah Ameriak! Tuhan, lindungi Amerika dan umatMu di neraga besar ini. Singkapkan kebohongan besar ini! Lindungi negara ini dari kebohongan besar ini !”
Teman saya dan keluarganya mencoba menghibur saya dengan berkata, “ perlindungan tangan Tuhan telah ada atas Amerika sejak pertama, dan akan selalu ada.”
Saya bertanya pada teman saya,”mengapa pria ini membohongi orang Amerika tentang namanya? Mengapa iya menampilakn Islam baru yang sangat berbeda dari yang saya alami sepanjang hidup saya ? mengapa ia menampilkan Islam yang lebih dekat dengan Kekristenan dari Islam yang benar yang saya pelajari bertahun-tahun? Saya berkata pada teman saya, pria ini harus memberitahu Amerika nama aslinya. Kemungkinan besar seperti Muhammad, Ahmed, Mahmoud, Mustaffa, Omar atau Osama- bukan Paul.”
Ini adalah pertama kali saya menyaksikan muslim menampilkan Islam yang 100% baru pada barat. Rata-rata muslim dari timur tengah tidak akan mengenali itu sebagai Islam yang mereka praktekan.
Sekarang jelas bahwa bayak pemimpin melakukan bagian mereka bagi jihad degan mempengaruhi media barat. Ya, mereka memainkan bagian mereka dengan membohongi orang banyak dengan membuat ereka percaya bahwa Islam bukan untuk membunuh, itu hanyalah agama, buka sistem politis; dan itu untuk kedamaian, cinta dan pengampunan dan seterusnya. Yang akan membuat Islam agama dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Itu hanyalah pelaksanaan berbeda dari prinsip jihad yang sama.
Ingatlah, muslim mendeklarasikan jihad di seluruh dunia, tapi setiap muslim memainkan peran yang berbeda. Seorang mengunakan pistol dan bom, yang lain mengunakan perkataan dan dusta untuk meningkatkan jumlah muslim di seluruh dunia. Metodanya tidak berbeda; keduanya muslim yang sungguh-sungguh dan itu adalah satu jihad menurut Al Quran –jihad melawan musuh Allah yang menentang penyebaran Islam di seluruh dunia.
Yang mengherankan saya adalah keberanian orang-orang ini. Mereka memasang bendera Amerika di tempat pertemuan mereka, sekolah, masjid, dan institut Islam. Mereka memasang poster yang bertuliskan, “Tuhan Memberkati Amerika” atau “Bersatu Kita Teguh”. Pada saat yang sama, saudara muslim mereka di timur tengah membakar bendera Amerka dan memasang poster mendukung Bin Laden dan tindakannya terorisnya di Amerika.
Dengan segala kejujuran, beberapa muslim “harapan pikiran” sungguh mendukung Amerika saat ini. Tapi muslim lainnya melakukan apa yang cukup bijaksana saat ini. Mereka adalah teladan dari politik Islami di tanah non-Islam. Muslim-muslim ini akan berbohong dan berkata hal-hal yang tidak mereka percayai kapan saja selama melakukan itu dapat menolong Islam. Kesetiaan mereka adalah pada Islam, bukan pada negara dimana mereka tinggal.

NASIONALISME

Saya tahu beberapa orang akan tidak setuju dengan berkata, “ada banyak muslim Amerika dan Eropa yang setia dan tulus pada negara mereka. Selain itu, negara itu telah menjadi rumah mereka selama bertahun-tahun.” Saya berbicara pada komentar ini dengan menunjukan bahwa Islam tidak percaya pada organisasi negara dari masyarakat non- Islam atau setiap negara yang tidak mengikuti hukum Islam.
Dalam hukum Islam hanya ada dua tipe negara-sebuah negara yang adalah rumah Islam atau menjadi rumah perang. Kita semua tahu Amerika dan sebagian besar negara bukanlah “rumah Islam”, yang artinya mereka tidak hidup oleh hukum Islam; oleh karenanya mereka adalah ‘rumah perang.’
Setiap muslim yang baik yang hidup sesuai dengan hukum Allah dan Al Quran tidak akan memilih kesetiaan pada kewarganegaraannya diatas kesetiaan pada Islam. Ini bukan pendapat pribadi; ini 100 persen hukum Islam.
Sontoh terbaik dari ini bahwa orang Mesir, Algeria, Sudan, Arab Saudi dan banyak lainnya menolak kewarganegaraan dan kesetiaan pada negara mereka ketika mereka menjadi anggota salah satu pergerakan fundamentalis. Pergerakan ini mengajarkan anggotanya, “Islam adalah darah dan dagingmu.”
Semua pergerakan fundamentalis di negara-negara Arab melarang anggota mereka untuk bertugas di militer atau bela negara. Mereka yakin mereka tidak seharusnya mendukung pengkhianat dan negara kafir di seluruh negri.
Shokri Moustafa, orang yang akan anda pelajari lebih banyak di bagian selanjutnya di buku ini, membawa prinsip ini bahkan ke tingkat yang lebih tinggi. Pergerakannya melarang anggotanya untuk menjadi pegawai negri.
Muslim yang memiliki rasa kesetiaan pada Islam akan memiliki masa sulit membenarkan kesetiaan pada bangsa mereka jika bangsa tersebut tidak Islami. Muslim sejati percaya bahwa seluruh dunia adalah rumahnya dan dia di perintahkan untuk menundukan dunia ke otoritas Islam. Muslim yang sungguh-sungguh tidak akan mau mati untuk sebidang lumpur bernama tanah air. Tapi dia rela mati untuk Islam dan tempat sucinya.
Saat anda melihat orang Palestina berjuang dan sekarat, mengertilah bahwa non-muslim atau muslim cetek Palestina berjuang untuk daratan, tapi muslim Palestina sejati (Hamas) begitu bergairah karena mereka memerangi musuh Allah dan melindungi situs suci Islam yaitu masjid Kubah Batu di Yerusalem.
Muslim percaya masjid Kubah Batu adalah tempat suci ke tiga dalam Islam.4 nabi Muhammad mengatakan pada pengikutnya bahwa Allah secara ajaib membawanya dari gurun Arab ke tempat ini di Yerusalem dan mengurapinya sebagai imam untuk memimpin sembahyang bagi semua rasul dan nabi Allah yang datang dari surga waktu itu. Setelah sembahyang, nabi Muhammad berkata ia sampai ke surga untuk bertemu dengan Allah. ( ini di kenal dengan perjalanan malam ajaib [Isra Mi’raj])
Kelompok-kelompok orang palestina memerangi musuh yang sama untuk alasan berbeda. Satu grup berjuang untuk sebidang daratan yang dapat mereka sebut rumah dan mendirikan pemerintahan-mungkin pemerintahan komunis, menurut pimpinan Geroge Habash. Habash memiliki nama Kristen, tapi dia bukan orang Kristen; itu hanya sebuah nama. Grup yang lain menginginkan daratan sehingga itu dapat mendirikan pemerintahan sosialis menurut pemikiran mantan teknik renovasi dan usahawan, Yasser Arafat.
Grup terakhir adalah muslim berani mati Palestina yang memabdang kedua grup sebagai pengkhiat yang menyalahgunakan nama Palestia untuk mendapatkan kuasa. Grup ini adalah pergerakan Hamas, dan pemimpinnya adalah Sheikh Ahmed Yassin.

MENGATAKAN KEBENARAN DARI KEPALSUAN

Pada saat ini, saya rasa anda akan mampu untuk melakukan tugas yang jauh lebih baik untuk memberitahu kebenaran dari dusta saat anda melihat sejumlah propaganda Islami di media.

Bab 7

Hak Azasi Manusia Di Bawah islam

Kebebasan bicara dan kekebasan beragama/ budak Allah memberikan haknya

Dalam kunjungan ke Washington DC baru-baru ini, di musim dingin tahun 2000, saya mendengar perkumpulan islam di Universitas Georgetown mengadakan pertemuan untuk pelajar Amerika. Pembicara pertemuan tersebut adalah mantan pastor gereja babtis yang murtad dari Kristen ke iperkumpulan islam di Universitas Georgetown mengadakan pertemuan untuk pelajar Amerika. Pembicara pertemuan tersebut adalah mantan pendeta gereja babtis yang murtad dari Kristen ke Islam. Saya belum pernah dengar seperti ini sebelumnya.
Saya segera mulai berfikir, apa dapat terjadi pada pendeta babtis Amerika yang menyebabkan ia memutuskan seperti itu? Bagaimana seorang pria yang tumbuh sebagai manusia bebas memilih perbudakan? Bagaimana ia bisa melayani sebagai pendeta bertahun-tahun di sebuah gereja di Texas dan kemudian pindah ke Islam? Saya tidak mengerti. Semua pertanyaan ini membuat saya penasaran untuk mendegar dia berbicara.
Saya mengajak seorang teman, dan kami tiba ke seminar. Kami duduk di tengah ruangan, yang terisi sekitar tiga ratus mahasiswa. Setengahnya atau kurang adalah muslim taat dari luar negri. Pria muda nya memiliki jenggot panjang, para perempuannya memakai jilbab.
Ketika saya melihat pria ini memasuki ruangan, saya tidak percaya apa yang saya lihat. Dia kelihatan seperti berasal dari bagian dalam timur tengah. Dia memakai pakaian tradisional yang di pakai fanatik Islam di Mesir. Dia memakai jubah putih panjang, jengot tebal panjang. Saya tidak percaya pria ini memakai pakai tradisional grup teroris. Akhirnya mereka memperkenalkan dia sebagai mantan pendeta Kristen. Mereka memanggilnya sheikh Yusef. Langsung hati saya merasakan kesedihan yang dalam, dan saya membayangkan tentang keluarga dan anaknya. Apa yang terjadi pada mereka?
Saya mendengarkan pria ini hampir satu jam sementara ia membakikan pesan yang sangat kering yang menunjukan kedunguan dia dalam Islam dan sejarah Islam. Anda dapat melihat di wajahnya bahwa ia sangat tersesat. Dia berupaya keras meyakinkan kerumunan pemuda yang bersemangat bahwa Islam adalah jawaban untuk masalah dunia hari ini. Dia menyampaikan gambar yang sepenuhnya asing, jauh dari kebenaran Islam. Gambar yang sama yang grup Islam tipu dia dengannya, gambar yang sama yang organisasi Islam coba mengumpan orang barat. Semakin lama saya mendengar dia berbicara, semakin saya berdoa pada Tuhan untuk menyingkapkan kebohongan ini entah bagaimana.
Setelah dia berbicara, dia memberikankesempatan untuk komentar dan pertanyaan. Tangan saya adalah yang pertama terangkat. Setelah dia mempersilahkan saya berbicara, saya berdiri dan mulai memuji ceramahnya. Dia berfikir saya adalah muslim dari timur tengah, jadi dia tersenyum dan meminta saya maju ke depan dan mengunakan microphone. Itu adalah kesalahan terbesar dia, tapi saya sadar itu adalah tangan Tuhan. Saya memegang microphone dan mulai mengajukan dia pertanyaan.
“berapa lama anda telah masuk Islam?”
Dia menjawab, “delapan tahun.”
“bagus,” kata saya.”pernahkan kamu menghadapi macam-macam penganiayaan di sini di Amerika Serikat sejak anda membuat keputusan itu?”
“tidak sama sekali,” katanya.
“apakah gereja anda atau gereja lainnya menyuruh jemaatnya untuk mencari anda dan tidak pernah berhenti sampai mereka membunuh anda karena anda mengkhianati Kekristenan?”
“Tidak satupun itu terjadi.” Dia berkata.
“ adakah ayat di Alkitab yang berkata Kristen murtad harus dibunuh?”
“tidak, tidak ada ayat Alkitab berbicara tentang itu.”
Sekarang anda dapat melihat ketertarikan terbangun diantara para mahasiswa, tapi anda dapat melihat ketakutan di wajah mantan pendeta ini. Pada saat itu saya memperkenalkan diri saya dengan berkata,” saya adalah mantan profesor Universitas Al Azhar, saya mengajarkan sejarah dan literatur Islam/ delapan tahun yang lalu saya meninggalkan Islam dan menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan juruselamat pribadi saya. Apakah anda tahu akibat yang saya terima ? Saya langsung kehilangan pekerjaan saya di universitas, saya dipenjaraka oleh polisi rahasia yang menyiksa saya hingga hampir mati. Grup Islam di Mesir bahkan keluarga saya sendiri mengejar saya dan mencoba membunuh saya.
“ Sekarang setelah delapan tahun tepatnya, sama seperti anda, tapi beda antara anda dan saya adalah bahwa saya kehilangan segalanya yang saya pernah miliki atau hidup untuknya. Saya kehilangan keluarga, pekerjaan, negara, dan hak saya untuk hidup. Sekarang saya terus-menerus dalam pelarian. Saya tidak lagi punya tanah air, dan pedang Islam ada di leher saya setiap saat karena Al Quran dan nabi Muhammad membuatnya seperti itu. Sering kali saya bertanya pada diri saya sendiri, mengapa semua ini terjadihanya karena saya melakukan hak saya sebagai manusia? Saya memilih apa yang ingin saya imani. Lihat harga yang saya telah dan akan terus bayar.
“pertanyaan saya untuk anda pak pendeta, adalah, harga apa yang telah anda bayar?? Apa akibat dari keputusan anda? Saat anda membuat keputusan itu, tidak ada yang mencoba untuk mebunuh anda atau memasukan anda ke penjara. FBI tidak menangkap anda seperti anda telah melakukan kejahatan melawan negara dan masyarakat anda. Tidak ada gereja memvonis anda mati atau mengutus seseorang untuk membunuh anda dengan pedang karena anda mengkhiati Tuhan, gereja dan masyarakat anda.
“anda, Sheikh Yusef, tetap hidup di negara anda, aman dan dilindungi leh hukum yang hebat. Anda bebas berpergian darikota ke kota untuk membagikan apa yang anda percayai, tapi saya berdiri di hadapan anda malam ini tanpa rumah dan tanpa keluarga. Saya kehilangan kenangan hidup saya. Saya tidak lagi dapat minum air nikmat dari sungai Nil atau menjejakan kaki di tanah negri saya. Saya menjadi korban hukum Islam; cepat atau lambat saya akan mati, dan itu akan memuaskan sebagian orang dan mengabulkan Islam.
“ Di agama saya sebeumnya, saya pengkhianat. Tapi bagaimana dengan anda, mantan pendeta? Saya beritahu anda, anda diberkati untuk lahir di negara bebas, di kelurga Kristen. Anda tumbuh bebas untuk membuat setiap keputusan sampai anda membuat keputusan ini, untuk menjadi muslim. Sedihnya, anda menyerahkan kebebasan anda, untuk apa? Saya harap anda sadar bahwa anda tidak lagi bebas, karena hari anda berfikir untuk meninggalkan Islam dan menjalankan Kekristenan dan hak anda untuk memilih lagi, anda akan di bunuh oleh pedang Islam dan tidak dapat melarikan diri. Pedang Islam tidak mengizinkan anda untuk melaksanakan kebebasan anda lagi. Walaupun anda tinggal di Ameriak Serikat. Tidak ada negara yang dapat menghentikanseorang muslim untuk menghukum anda dan meraih surga. Sekarang, selamat datang, mantan pendeta, sheikh Yusef, kepada kerajaan AL Kaka dan Al Hajjaj.”
Sheikh Yusef tidak tahu apa yang harus dikatakan setelah itu. Saya juga yakin dia tidak tahu apa yang saya katakan tentang “kerajaan Al Kaka dan Al Hajjaj.” Saya berkata itu untuk kepentingan mahasiswa muslim di ruangan, karena mereka semua tahu apa yang saya bicarakan. Al kaka dulu adalah panglima militer kejam selama periode kalifah kedua, dan Al Hajjaj adalah gubernur haus darah Irak pada masa Yazid. Orang –orang ini bertanggung jawab atas kematian ribuan orang.

HAK AZASI MANUSIA

Sheikh Yusef baru saja mengetahui kebenaran sulit tentang Islam: ketika anda menjadi budak Allah, anda menyerahkan hak anda. Sama seperti demokrasi tidak dapat diterima sebagai bentuk pemerintahan karena itu buatan manusia, Islam berkata hak azasi manusia adalah tidak penting karena itu juga ide buatan manusia yang tidak ditemukan dalam Al Quran.
Islam tidak mengakui atau menghormati hak azasi manusia. Semua ini adalah ide kafir dari barat; karenanya, muslim tidak mengakuinya. Ini adalah persis apa yang Sayyid Qutb, bapak pendiri modern jihad katakan dalam bukunya Social Justice in Islam (Keadilan Sosial dalam Islam)1.
Ada prinsip dasar dalam hukum Islam disebut “ Al-Qaeda Al-Faquhia.” Yang menyatakan, “ siapa saya yang menolak kebenaran Islam adalah seorang kafir.” Penerapan prinsip ini berarti siapa saja yang tidak menuruti prinsip-prinsip Islam secara lengkap harus dibunuh. Ini dapat di terapkan pada :
• Murtad muslim- mereka yang meninggalkan iman muslim (tidak ada kebebasan beragama)
• Mereka yang menyatakan opini melawan Islam (tidak ada kebebasan berpendapat).

KEBEBASAN BERBICARA

Islam dalam perang terus-menerus dengan penulis, pengarang, atau tokoh media yang mengekspresikan opini mereka secara terbuka di dunia bebas. Banyak orang mengorbankan hidupnya karena memiliki opini berbeda dengan fundamentalis muslim.
Contoh terbaik hal ini adalahDr Naguib Mahfouz, yang pada tahun 1988 memenangkan nobel kesusasteraan. Dr. Naguib Mahfouz adalah seorang muslim Mesir, tetap saja radikal muslim mencoba membunuhnya pada tahun 1994. Dia dalan perjalanan pulang ke rumah dari universitas ketika beberapa orang menyerang dia, menusuknya dengan pisau. Mereka meninggalkan dia seorang diri bersimbah darah di jalanan Kairo. Dr Mahfouz berusia delapan puluh tiga tahun ketika itu terjadi; namun ia selamat.2
Korban lain dari pergerakan Islam ini adalah DR Faraq Foda. Ahli pertanian Mesir. Dr. Foda adalah muslim moderat yang peduli pada keselamatan politik Mesir. Dia memutuskan untuk melawan kegerakan Islam melalui tulisannya. Ia memperingatkan Mesir, negara-negara Arab dan dunia tentang bahaya fundamental Islam. Dia menulis :
Waktu seperti apa di sejarah kita seperti ini? Ini adalah waktu ketika seseorang menanyakan pertanyaan dan pihak lain menyawabnya dengan peluru. Sering kali saya bertanya pada diri saya, apa ini bahwa kita melalui sejarah Mesir kita? Apakah kita pernah memikirkan itu? Ini adalah waktu jika anda punya pendapat, atau sesuatu untuk dikatakan, anda sebaiknya tahu dulu cara menggunakan senapan mesin atau sabuk hitam bela diri? Jika mereka fikir ini dapat membuat kita mundur atau berhenti, mereka salah besar. Jika mereka fikir aksi mereka menakuti kita, mereka keliru. Jika mereka berfikir bahwa kita akan mengistirahatkan pena kita dari menulis atau mulut kita dari menyuarakan pendapat, mereka mengharapkan kemustahilan. Ini bukan tentang keberanian; ini tentang logika. Menderita membela demokrasi dan persatuan negara kita adalah lebih baik daripada hidup dengan pemikiran kuat ini. Menderita untuk apa yang benar adalah lebih baik daripada hidup di bawah kebodohan mereka dan kekuasaan diktatorial. Saya lebih baik memberikan sisa hidup saya dan berbaring di kubur daripada memberikannya pada mereka. 3

(atas kebaikan Sinai Publishing, Kairo, Mesir)
Dr. Faraq Foda, ditembak mati tahun 1992 oleh fundamentalis Islam karena menulis buku menelanjangi aktivitas mereka.

Dr. Foda mengatakan fundamentalis adalah kanker dalam badan yang perlu dikeluarkan sebelum terlambat. Namun, Dr. Foda membayar harga tertinggi untuk opininya. Dia di tembak mati oleh grup yang dia peringatkan sebelumnya. Dia dibunuh karena dia tidak takut menyampaikan pendapatnya. Dr. Foda adalah inspirasi hebat bagi banyak penulis Mesir.

SALMAN RUSHDIE

Intoleransi kebebasan bicara ini bahkan dapat melintasi negara non-muslim. Satu dekade lebih yang lalu negara bebas terkejut ketika Ayatollah Khomeini, pemimpin baru Iran setelah revolusi, membuat fatwa mati sebagai respon terhadap novel yang diterbitkan di Inggris. Buku berjudul The Satanic Verses (ayat-ayat setan), di tulis oleh pengarang Inggris keturunan India bernama Salman Rushdie. Di bukunya, Rushdie mengkritik Islam dengan cara sarkastik/kasar. Khomeini menjanjikan tiga juta dolar bagi mereka yang membunuh Rushdie. Sebagai respon fatwa khomeini, polisi Inggris membawa Rushdie dalam perlindungannya. Pengarang ini harus hidup dalam ketakutan besar dari pedang Islam selama sisa hidupnya. Bahkan setelag permohohan maafnya pada publik muslim dan Islam, dia harus hidup dalam persembunyian.

KEBEBASAN BERAGAMA

Jika anda membaca jauh dalam buku ini, anda tidak perlu saya beritahu bahwa tidak ada kebebasan beragama dalam Islam. Faktanya, aniaya agama diperintahkan dalam Al Quran. Apa yang saya dapat tambahkan pada poin ini agar dapat dipahami adalah contoh dari Belanda. Dalam kasus ini, penulis muslim mengutuk pemerintahan asing karena menawarkan kebebasan beragama pada mantan-mantan muslim.
Parlemen Belanda meloloskan hukum yang memberikan suaka politik pada seorang yang meninggalkan Islam dan pindah ke agama lain seperti Kristen. Protes yang berapi-api di terbitkan di Muslim World League Journal, majalah yang diterbitkan di Mekah, Arab Saudi. Di artikel berjudul “ Hak suaka politik bagi pengkhiatan muslim di Belanda,” majalah itu mengeluhkan bahwa keputusan ini dibuat oleh dua partai politik Kristen di Belanda yang “seakan-akan jika masuk Krsiten adalah sebab penganiayaan.”4 Suatu hal yang aneh untuk diungkapkan karena hukum Islam menyatakan bahwa murtad dari Islam harus dihukum mati.
Artikel itu mengklaim bahwa partai politik Kristen di belanda mencoba memikat muslim meninggalkan imannya agar dapat kewarganegaraan di Belanda.

Keputusan jahat ini dirancang untuk mengambil keuntungan dari situasi muslim-muslim yang hidup di Belanda. Ini tentang menipu ribuan muslim yang berjuang untuk tinggal secara sah di belanda. Mereka memaksa muslim-muslim ini untuk merubah agama mereka sehingga mereka dapat status tinggal sah.

Artikel itu lalu menghina dan menuduh gereja dengan berkata :

Hukum ini hanya melegalisasi agenda dari orang –orang Krsiten dan gereja yang tidak sukses di masa lalu memikat muslim dengan segala hadiah materi dan keuangan agar mereka mengubah agama mereka. Sekarang mereka menggunakan metode yang lebih kuat (kewarganegaraan).

Setelah menyerang pemerintah Belanda dengan berkata, “ legalisasi ini melanggar hukum kebebasan beragama dari kesepakatan hak azasi manusia bagian 19,” artikel itu berakhir dengan, “ kami tidak terkejut melihat parlemen memberikan hak legal untuk agenda rahasia jahat dari Kekristenan di belanda.”
Pertama-tama, saya ingin berkata, “Tuhan memberkati Belanda, dan negara lainnya yang memberikan kesempatan dan perlindungan bagi orang untuk mengamalkan kepercayaan mereka.” Terimakasih Tuhan untuk seseorang yang berbaik hati bagi orang-orang yang dpaksa keluar dari negara Islam dan rumah mereka ketika mereka menerima kasih Tuhan Yesus Kristus. Dunia membutuhkan lebih banyak negara-negara yang memberikan muslim-muslim hak untuk meninggalkan Islam atau mencari untuk dirinya sendiri agar menemukan Tuhan pencipta sejati yang mengasihi umat manusia
Ketika saya membaca artikel seperti ini, hati saya hancur untuk dunia muslim dan tragedi dasyat dari hak azasi manusia di negara-negara ini. Hal paling berbahaya yang muslim dapat lakukan adalah meninggalkan Islam- apapun alasannya. Saya bersimpati untuk orang-orang yang berani melangkah keluar dari Islam. Orang –orang ini menjalani sisa hidupnya dengan pedang Islam di lehernya. Adalah sebuah tragedi bahwa banyak orang harus pergi untuk kebebasannya. Mun, Tuhan adalah setia untuk melindungi mereka dari kejahatan.

KHADDAFI MENDAPATKAN MASALAH DENGAN HUKUM ISLAM

Bahkan diktator harus hidup dalam batas-batas hukum Islam. Sebagai contoh, pemimpin Libya Muamar khaddafi pernah menyatakan bahwa ia tidak lagi percaya selain dari Al Quran dan dia mengabaikan semua pengajaran nabi Muhammad (Hadist).
Dunia Islam terkejut. Akademisi Islam di Universitas Al Azhar di Mesir dan otoritas Islam lainnya di Arab Saudi sangat terganggu. Dunia Islam membentuk komite ahli untuk pergi dan bertemu dengan presiden Libya sehingga mereka dapat mendiskusikan masalah ini dengannya secara personal.
Sheikh Mohammed Al-Gazoly, akademisi dari Universitas Al Azhar, memimpin koite ke Libya. Komite tersebut memperingatkkan pemimpin Libya tersebut tentang akibat dari keputusannya. Mereka mengatakan padanya jika dia tidak bertobat dan menarik pernyataanya, dia akan masuk dalam hukum pengkhiatan dan kafir. Mereka berkata menurut Al-Qaeda Al Faquhia dia menolak banyak kebenaran Islam, yang memaksa muslim sejati untuk membunuhnya. Dari infromasi ini, pemimpin Libya bertobat dan menarik pernyataannya. Komite kembali dari Libya ke Kairo dan mengumumkan keputusan Khaddafi untuk bertobat pada seluruh dunia muslim.
Bahkan manusia berkuasa seperti muammar Khaddafi tidak bebas untuk percaya apa yang ia inginkan. Tak seorangpun dapat lari dari hukum teroris Islam. Karena tidak ada negara atau parlemen akan dapat melindungi murtad muslim dari pedang Islam, tida ada yang dapat menghentikan pedang Islam mengambil nyawa eks-muslim kecuali negara bebas mengikuti jejak belanda dan menawarkan perlindungan bagi orang-orang itu.
Bagian yang mengherankan adalah bahwa Muslim World League Journal mengklaim bahwa Belanda yang melanggar Hak Azasi Manusia! Sebenarnya, Belanda memberikan muslim hak untuk melaksanakan kepercayaannya, tapi juga mengizinkan mereka kebebasan meninggalkan Islam jika mereka memilihnya- kemewahan yang tidak akan mereka miliki di negara mereka. Fakta sebenarnya adalah negara Islam seperti Arab Saudi (darimana majalah ini terbit), melakukan pelanggaran HAM serius karena mereka tidak akan mengizinkan Kekristenan diamalkan di negara mereka, dan jika muslim memikirkan saja mengenai mengubah agamanya, dia akan dibunuh- tidak ada yang salah tentang itu.
Jadi, apa yang menganggu penulis dari majalah ini? Saya percaya bahwa satu-satunya ancaman bagi Islam dari hukum ini adalah menyampaikan pada dunia adalah hebatnya siksaan yang dihadapi muslim yang masuk Kristen atau agama lainnya. Sebagaia dunia bebas yang percaya pada HAM kta harus menyediakan tempat perteduhan bagi orang-orang teraniaya ini.
Banyak eks-muslim yang memilih Kekristenan telah menderita penganiayaan hebat dari negara dan keluarga mereka. Beberapa dari mereka telah menuliskan tentang pengalaman mereka, termasuk :
• Profesor Mesir Nahad Mohammed Ali, yang menulis My Encounter With Christ.
• Sultan Mohammed (Paul) yang menulis Why I Became a Christian
• Blkis Al-Sheik, perempuan Pakistan yang bukunya berjudul When I Got the Courage to call God My father
• Masso’ud Ahmad Khan, yang menulis Captive in Christ, di terbitkan oleh Litterature of Life, sebuah organisasi misi Kristen.
Tidak lama setelah saya menjadi Kristen, saya juga menulis buku tentang pengalaman saya, yang saya beri judul Against the Tides in the Middle East, dan itu diterbitkan di Afrika Selatan tahun 1997. Buku ini menyingung muslim di Afrika Selatan yang menyerang saya beberapa kali.
Akhirnya, saya berharap saya dapat berkata pada Muslim World League Journal : jangan biarkan jalanmu yang korup dan jahat membuat kamu berfikir semua orang seperti kamu. Gereja di Belanda tidak punya agenda untuk memaksa muslim masuk Kristen karena satu fakta sederhana: tidak ada seorang yang dapat memaksa seorang muslim untuk mengubah apa yang ada di hatinya. Hanya karena muslim memaksa orang lain untuk merubah kepercayaannya, tidak semua orang seperti itu. Hanya karena Belanda dan barat memperlakukan muslim dengan hormat dan memberikan mereka hak istimewa tidak berarti mereka berupaya memikat muslim untuk mengubah agamanya. Saya tahu ini pandangan asing bagimu, tapi ini yang sebenarnya. Mereka hanya memperlakukan orang-orang dengan baik hanya karena mereka itu manusia.

RINGKASAN

Sekarang anda telah memiliki pengertian yang baik tentang inti kepercayaan Islam dan bagaimana karakteristik Islam di media adalah palsu. Di bagian berikutnya saya ingin membuat anda orang yang cukup tahu tentang kehidupan Muhammad. Saya ingin anda bagaimana pria ini hidup dan teladan yang dia buat untuk muslim ikuti.


Bab 8

Kebudayaan Arab

Mengambil keuntungan dari Pola Pikir Kekerasan


Saat anda mempelajari tokoh historis, adalah penting untuk memahami keadaan dan kebudayaan dimana dia hidup. Contohnya, Yesus hidup di komunitas Yahudi yang berada di bawah kendali Bangsa Romawi. Tindakan dan pengajarannya dipengaruhi oleh keadaan pada masaNya; contohnya, Dia mengajarkan mengenai membayar pajak pada Roma: "Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah!" (Markus 12:17)
jadi untuk mengerti Muhammad dan Islam, kita perlu melihat kebudayaan dari tempat dimana Islam itu lahir. Kita akan menemukan akar terorisme di sepanjang jalan kembali ke abat ke tujuh tanah Arab. (Tanah Arab dianggap jazirah di mana dimasa modern adalah negara Yaman, Oman, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Kuwait dan Yordania berada). Karakteristik dari suku-suku selama masa periode sejarah sebelum-islam ini dapat digambarkan dalam tiga kategori besar.

MENTALITAS KESUKUAN

Sebelum Islam, barat daya Asia, juga dikenal sebagai gurun Arab, berkembang sampai saat itu tanpa negara atau bangsa yang nyata. Masyarakatnya tidak berada di bawah otoritas hukum atau bentuk pemerintahan. Satu-satunya otoritas adalah kepala suku atas anggotanya. Suku-suku ini dikenal karena kesetiannya pada budaya suku mereka sendiri. Dalam sejarah Islam modern, apa yang orang luar anggap sebagai kesetiaan yang tak lazim sebenarnya berasal dari akar budaya Arab sebelum Islam.

EKSTRIMIS

Salah satu karakteristik yang kuat dari orang Arab pada masa Muhammad adalah mereka di kenal karena ekstrimis dalam segala hal-cinta yang esktrim, benci yang ekstrim dan tidak ada toleransi dengan yang lain yang berbeda dari mereka. Mereka bukan tipe yang dapat menerima keragaman atau kepercayaan orang lain.
Selama masa ini dalam sejarah dan budaya, banyak orang Arab hebat dalam puisi. Salah satu pujangga tertua mengambarkan karakteristik ektrimis ini berkata, “kami orang tanpa tengah, toleransi bukanlah jalan kami, kami dapatkan jalan kami, atau kami mati hari itu mencoba.” Mereka merasa hebat menjadi ekstrim dan menulis puisi tentang itu.
Mentalitas ekstrimis ini tidak berubah sama sekali setelah Islam. Malah faktanya, Islam menyerap banyak karakteristik inti dari kebudayaan Arab ini. Tidak ada modernisasi, tidak ada rekonsiliasi dengan sesama. Jika dua orang berkelahi, tidak akan ada yang berjalan menjauh. Mereka tidak punya mentalitas untuk duduk dan berdiskusi dan memecahkan masalah. Kelakuan mereka adalah, “berikan saya jalan saya, atau berikan saya kematian!” sebagai hasilnya adalah, sejarah Islam penuh dengan pertumpahan darah.
Banyak muslim non-Arab, seperti orang Iran, Afganistan, Pakistan, India dan lainnya, harus mengadopsi tingkah laku ini sebagai cara agama baru mereka.

PERGUMULAN KEKUASAAN DAN PEPERANGAN KONSTAN

Menjadi berani dan bengis adalah tanda kedewasaan pria di abad ke tujuh tanah Arab. Masyarakat dari kebudayaan ini dianggap cepat untuk berperang sebagai keperluan untuk bertahan hidup. Hanya yang kuat yang bertahan.; karenanya, suku-suku ini berperang terus-menerus sebagai cara untuk eksistensi. Mentalitas ini di nayakan dalam gaya hidup sehari-hari.
• Pertahankan suku kamu sendiri dan wilayahnya
• Jarah barang-barang mereka yang kamu kalahkan. Banyak individu dan kelompok-kelompok akan menyerang yang lain untuk posisi dan kekayaan

Islam tidak merubah ciri khas apapun atau mempengaruhi perilaku orang-orang Arab. Sebaliknya, Islam memeluk mentalitas Arab dan menggunakannya untuk mencapai agendanya. Jihad (perangi musuh Allah hingga mati) sebagai inti kepercayaan Islam datang ke mentalitas Arab bukan sebagai perilaku baru tapi seperti suatu yang mereka telah akrab sebelumnya. Islam memanggil bangsa Arab untuk bertindak dengan keberanian dan cara garang.
Mayoritas orang Arab masuk Islam supaya mereka dapat dihadiahi dengan harta orang-orang yang tidak mau tunduk ke Islam. Sejarah Islam memberitahu kita sering kali di masa awal Islam berdiri, cara yang adil untuk membagi rampasan perang adalah wilayah kontroversi dinatara muslim Arab.
Jadi kita lihat Muhammad lahir di kebudayaan dimana penaklukan dan pertumpahan darah menjadi norma. Sekarang mari lihat bagaimana norma-norma itu digabungkan dalam Islam melalui konsep jihad.


Bab 9

Muhammad Menyatakan Jihad

Jihad Berkembang Penuh Dikehidupan Muhammad


Hijrah Muhammad dari Mekah ke Madinah adalah saat menentukan dalam sejarah Islam. Segala sesuatu di pola pikir nabi Islam berubah-khususnya perlakuannya terhadap masyarakat non-Islam di sekitarnya.
Di Mekah, Muhammad tidak pernah berbicara jihad,. Tidak pernah ada pembicaraan perang suci karena dia tidak punya kekuatan militer, dan pergerakannya kecil dan lemah di masyarakat. Tapi di Madinah, dimana dia membangun pasukan, topik utama pewahyuan Al Quran adalah jihad dan memerangi musuh. Pewahyuan disajikan meningkat untuk memotivasi muslim untuk berperang.
Mari bandingkan perbedaan antara kehidupan Muhammad di Mekah dan kehidupannya di Madinah:
1. Mekah : dia mengundang orang menjadi bagian Islam dengan mengajar.
Madinah : dia meyakinkan orang untuk masuk Islam dengan pedang
2. Mekah : dia bertindak sebagai imam, menjalani hidup berdoa, berpuasa dan menyembah
Madinah : dia berlaku seperti panglima militer, memimpin sendiri duapuluh tujuh penyerangan
3. Mekah : hanya memiliki satu istri, Khadijah, selama duabelas tahun
Madinah : dia menikahi lebih dari dua belas wanita selama sepuluh tahun
4. Mekah : dia berperang melawan penyembah berhala
Madinah : dia berperang melawan ahli kitab (orang Kristen dan Yahudi)

Perpindahan Muhammad dari Mekah ke Madinah merubah Islam menjadi pergerakan politik. Dr. Omar Farouk menulis dalam bukunya The Arabs and Islam :

Hijrah nabi Islam dari Mekah ke Madinah adalah sangat penting dalam sejarah Islam. Itu menandai revolusi besar dalam sifat dasar Islam. Islam datang dari pewahyuan spiritual dan rohani ke agenda politik.

Saya sekarang akan memebrikan anda sejarah jihad seperti yang dikembangkan dan didefinisikan dalam kehidupan Muhammad. Ingatlah, selama sekitar dua puluh dua tahun Muhammad menerima ayat-ayat Al Quran dari malaikat Jibril. Filosofi jihad berkembang progresif, seperti posisi politis Muhammad berkembang progresif. Ketika posisi Muhammad dalam masyarakat bertambah kuat, pewahyuan mengenai jihad menjadi meluas dan membesar.

MASALAH MUHAMMAD DI MEKAH

Seseorang harus bertanya, “mengapa Muhammad meninggalkan Mekah ?” Muhammad menghabiskan waktu sepuluh sampai duabelas tahun di Mekah, membujuk orang-orang untuk mengikuti Islam tanpa membunuh mereka atau meminta pajak dari mereka. Pesannya satu yaitu pertobatan, kesabaran dan pengampunan. Namun, ada tekanan besar antara dirinya dan suku dimana dia berasal. Quraish adalah suku terbesar di daerah itu. Banyak orang meninggalkan berhala dan mengikuti Islam, yang membuat kepala suku tidak suka.
Pada mulanya mereka mencoba membuat kesepakatan dengan Muhammad, “kami akan angkat kamu jadi raja,” kepala suku berkata padanya “tapi jangan bicara tentang Islam lagi. Atau jika kamu mau kekayaan, kami akan berikan kamu uang dan kamu akan menjadi pria terkaya di tanah Arab.”
Muhammad kebetulan berdiri di samping pamannya ketika mereka mengatakan ini, dan ia menjawab, “hai , pamanku, jika mereka membawa matahari dan menaruhnya di tangan kananku dan membawa bulan dan menaruhnya di tangan kiriku, saya tidak akan menyerahkan pewahyuan saya.”
Negosiasi Muhammad dengan pemimpin-peminpin itu berlangsung dari 620-622 M, tapi mereka tidak pernah mencapai kesepakatan.1
Suku Quraish mulai menganiaya dia. Mereka melempari kepalanya dengan kotoran saat dia sholat, dan mereka meludahinya. Mereka mencoba membunuhnya beberapa kali. Sekali waktu seorang wanita mengundang dia untuk makan dan menaruh racun dalam kambing yang dia sajikan padanya. Al Quran membuat tulisan pada masalah Muhammad waktu itu :
Dan (ingatlah) saat orang-orang kafir bersekongkol terhadap engkau (hai Muhammad ) untuk memenjarakan kamu, atau membunuh kamu, atau mengeluarkan kamu (dari rumahmu yaitu Mekah); mereka membuat tipu daya dan Allah juga sedang membuat tipu daya. Dan Allah sebaik-baik Pembalas tipu daya.
-Surah 8:30, The Noble Quran

Muhammad meninggalkan Mekah tanpa berfikir, namun, dia memiliki rencana apa yang ia akan lakukan setelah dia pergi.

PEWAHYUAN JIHAD PERTAMA;
MEMBALAS MEREKA YANG MENGANIAYA KAMU

Muhammad menghabiskan tahun pertamanya di Madinah membangung kekuatan militernya. Target dari jihad, atau perang suci pertamanya, adalah untuk membalas Quraish, suku yang telah menganiaya dia. Perilaku ini tidak mengherankan karena Muhammad masih terpengaruhi mentalitas Arab yang telah saya gambarkan sebelumnya. (“kamu membawa saya satu masalah, saya akan berikan kamu dua masalah.”)
Suku Quraish mendapatkan kekayaan dengan berdagang. Setiap tahun mereka melaksanakan satu perjalanan ke Yaman dan satu perjalanan ke Suriah. Mereka mengambil satu gerobak besar penuh dengan barang yang akan mereka jual di tujuan mereka, dan membawa pulang muatan berisi barang-barang untuk dijual di rumah. Mereka membawa banyak uang dan barang berharga.
Muhammad berencana menyerang salah satu kafilah dalam perjalanan pulang ke Mekah. Dia dan tentaranya bersembunyi menunggu di lembah Badar. Namun, pemimpin rombongan mendengar tentang jebakan itu dan sukses tiba di rumah melalui jalan lain.
Kepala suku senang bukan kepalang rombongan dagang dapat pulang, tapi mereka sangat marah pada Muhammad. Mereka memutuskan untuk memberikan pelajaran padanya agar setiap orang di tanah Arab melihat bahwa tidak ada yang dapat bermain-main dengan suku Quraish. Mekah mengirim tentara mereka untuk memerangi Muhammad di Badar. Mengkagetkan bagi mereka, Muhammad menang besar dan mebunuh hampir semua tentara musuh.
Semua orang di tanah Arab mendengar peperangan ini- dan mereka mengenali bahwa Muhammad kini adalah orang paling berkuasa di tanah Arab karena dia telah mengalahkan suku yang paling kuat.

PEWAHYUAN JIHAD KEDUA:
TAKLUKAN DAERAHMU

Setelah kemenangan ini, Muhammad berkata malaikat Jibril membawa padanya pesan baru : bahwa ia harus memerangi setiap suku di tanah Arab dan membuat mereka semua tunduk pada Islam. Muhammad menyatakan, “Tidak akan ada dua agama di tanah Arab, bangsa Arab akan tunduk hanya pada Islam.”2 sebagai hasilnya, Muhammad tidak lagi fokus untuk mengubah kafir atau penyembah berhala. Sekarang orang Yahudi dan Kristen menjadi target bujukan.
Perkembangan jihad ini datang melalui wahyu ayat Al Quran :

Perangilah orang-orang yang (1) tidak beriman kepada Allah, (2)maupun di Hari Terakhir, (3) atau melarang apa yang telahdilarang oleh Allah dan Rasul-Nya (4) dan mereka yang mengakui bukan agama kebenaran (yaitu Islam) diantara ahli kitab (Yahudi dan Kristen), sampai mereka membayar Jizyah dengan ketaatan, dan merasa ditundukkan.
-Surah 9:39, The Noble Quran

Jika dilihat sekilas, ayat ini sulit di pahami, tapi akan sangat jelas setelah saya jelaskannya. Ayat ini berkata muslim harus memerangi empat macam oarng :

1. Mereka yang tidak percaya pada Allah.
2. Mereka yang tidak percaya hari kiamat.
3. Mereka yang melakukan hal-hal yang dilarang Allah dan Muhammad.
4. Mereka yang tidak menerima Islam sebagai kebenaran, yaitu, “ahli kitab”, yang adalah orang Yahudi dan Kristen.

Muhammad memberikan orang-orang tiga pilihan :
1. Mereka dapat menerima warta Islam
2. Mereka dapat tetap Yahudi atau Kristen tapi membayar pajak khusus (Jiyah), yang biasanya di tarik sekali setahun.
3. Mereka dapat mati. (ungkapan “dan merasa ditundukan” lebih kuat dalam bahasa Arab daripada terjemahan Inggris. Kata tersebut dalam bahasa Arab berarti sesuatu seperti “ subjek penghinaan”.itu memuat Ide bahwa seseorang gemetar ketakutan dihadapan kekuasaan yang lebih kuat. Jika subjek penghinaan tidak dapat dicapai, maka kematian berikutnya.)

Hasil dari opsi Muhammad adalah mayoritas menerima warta Islam, kafir kaya membayar pajak tinggi, sisanya dipaksa pergi perang.

MEMAJAKI ORANG KRISTEN SAAT INI

Pajak terhadap orang Kristen tidak hanya dilakukan jaman dulu. Grup fanatik di Mesir masih datang ke orang Kristen dan memungut pajak. Mereka akan menemui orang Kristen dan menjelaskan, “ kamu orang Kristen. Kami muslim. Ini negara muslim. Tugas kami untuk mengamalkan hukum Islam. Hukum mengatakan kamu memiliki dua pilihan-masuk Islam atau tetap pada agamamu. Tidak masalah dengan kami jika kamu memilih untuk tetap pada agamamu tapi kamu harus bayar pajak setiap tahun pada otoritas Islam.”
Pemerintah Mesir bukan yang mengumpulkan jenis pajak ini. Tapi grup-grup independen yang mengambil itu sendiri karena pemerintah tidak melakukannya.
Jadi Kekristenan ditawarkan dengan pajak, yang jumlahnya biasanya cukup besar berdasarkan pendapatannya. Orang Kristen dapat berkata,” saya tidak punya uang saat ini, berikan saya waktu beberapa hari untuk menggumpulkannya.” Jadi kelompok radikal akan pergi dan akan kembali beberaa hari kemudian.
Orang Kristen dapat berkata lagi,”tolong, beri saya seminggu lagi.” Jadi mereka akan pergi dan kembali dalam seminggu. Tapi jika orang Kristen masih tidak punya uang, tidak ada kesempatan lagi. Anda dapat yakin mereka akan kembali dan membunuhnya- kemungkinan menembaknya hingga mati.
Saya mempunyai seorang teman dari Mesir yang kini adalah professor universitas di Amerika Serikat. Dia punya dua saudara, seorang dokter dan apoteker, yang tinggal di Mesir, dan grup radikal datang menagih pajak. Orang-orang Kristen ini menolak, dan keduanya dibunuh. Ini baru terjadi dua-tiga tahun lalu.

MEMBIAYAI JIHAD

Pajak pada kafir adalah salah satu cara Muhammad mengumpulkan uang. Tapi sumber pendapatan utamanya adalah harta rampasan setelah peperangan. Ini adalah ekonomi sungai darahnya, sama seperti minyak adalah kehidupan ekonomi negara-negara teluk kini. Mereka tidak bercocok tanam, berdagang atau melakukan bisnis, mereka berperang.
Bagian dari keuntungan mereka datang dari perdagangan budak. Ketika mennyerang negara musuh, mereka membunuh semua pria dan mengambil wanita dan anak-anak sebagai budak. Pada masa itu gurun Arab terkenal karena perdagangan budak.
Dari rampasan perangnya, Muhammad berkata :

Semua pemasukan yang berasal dari tenaga kuda dan dari ujung pedang adalah hadiah dari Allah. Allah menyediakannya bagi merek yang berperang. Tapi jika mereka kembali ke kebiasaan dagang mereka yang lama, mereka hanya mendapatkan kehidupan dengan cara normal. 3

Muhammad telah memiliki perjanjian dengan tentaranya mengenai rampasan yang diambil dari musuh yang kalah. Muhammad mengambil 20%, dan tentara dapat membagi sisa 80% diantara mereka. Ini kedengarannya cukup baik, kecuali tentaranya dapat berjumlah hingga sepuluh ribu orang. Jadi setiap orang dalam pasukan mendapatkan 0,008 % dibandingkan Muhammad mendapat 20%.
Tentara Muhammad mulai memberontak dan mengeluh melawannya karena mereka tidak mendapat cukup bagian dari rampasan. Situasi ini menjadi akan tidak terkendali sampai Muhammad menerima wahyu baru.

Dan ketahuilah bahwa dari semua rampasan yang kamu memperoleh (dalam perang), seperlima diberikan kepada Allah, - dan kepada Rasul, dan kerabat dekat, anak yatim, orang miskin,dan musafir itu...

- Surah 8:41, Terjemahan Ali
Seluruh bagian Surah (bab) berjudul “Rampasan Perang”. Hal ini khusus membahas Perang Badar.Jika km ingin mendapatkan pandangan lengkap dari pola pikir militer Muhammad, baca bab berikut.


Penyerbuan ke Uhud

Ini adalah perang kedua yang nabi Muhammad dan mualaf baru perang melawan bangsa Arab yang menolak panggilan Islam. Setelah perang panglima militer dan pengawal pribadi menghadapi konflik besar. Ketidaksepakatan terhadap rampasan yang dimiliki musuh. Panglima perang berkata kepada pengawal pribadi Muhammad bahwa mereka harus mendapatkan bagian dari rampasan. “Jika kamu tidak berperang, maka tidak ada kemenangan,” debat mereka. Muhammad harus memecahkan masalah dengan memerintahkan panglima militer dan pengawal pribadinya untuk membagikan barang rampasan sama rata setelah perang ini. 4

Penyerbuan ke Hunayn

Sejarahwan Ibnu Hisham menulis keterangan-keterangan tentang penyerbuan ke Hunayn. Tentara muslim kalah karena mereka tergesa-gesa untuk menguasai harta musuh sebelum perang selesai. Ketika muslim mengejar barang rampasan, musuh menyergap dan mengalahkan mereka. Nabi Muhammad memotivasi tentaranya dengan berkata kepada mereka,”Siapa saja yang membunuh seseorang berhak untuk menguasai hartanya.” 5

Menyewa Bantuan Untuk Perang

Dr Solomon Basheer menyebutkan bahwa Muhammad bahkan menyewa suku lain untuk membantunya perang, memotivasi mereka dengan bagian dari harta rampasan :
Kadang-kadang suku-suku di tanah Arab setuju untuk terlibat dengan Muhammad dan mendukungnya dalam peperangan. Suku-suku ini membuat perjanjian dengan pemimpin muslim mengenai persentase rampasan yang mereka dapat ambil. 6

Metode penggalangan dana ini berlanjut setelah Muhammad mati. Pemimpin kedua Islam (Umar ibn Al-Khattab) adalah biang dari banyak penaklukan untuk Islam. Pemimpin ini juga membuat persetujuan dengan suku-suku lain untuk berperang bagi Islam.

Jarir Bin Abdullah datang dan menanyai pemimpin kedua muslim setelah kematian Muhammad (Umar ibn Al-Khattab), “Jika saya pergi ke Irak dengan orang-orang saya untuk berperang bagi Islam, dapatkah kami menyimpan 25% dari barang rampasan ?” Umar setuju. 7

Umar menjanjikan muslim bahwa mereka akan mendapatkan keuntungan dari orang yang mereka taklukan.

Allah membawa muslim ke dunia untuk menaklukan dan menguasai dan memenuhi dunia. Jika ada suatu negara melawan kehendak Allah dan menolak menjadi muslim, mereka akan menjadi budak muslim dan membayar pajak ke pemerintahan Islam. Negara-negara ini akan bekerja keras dan kamu akan menikmati keuntungan. 8


WAHYU TERAKHIR JIHAD :
TAKLUKAN DUNIA

Tahap terakhir dari perkembangan jihad adalah saat jihad tidak hanya bersifat regional tapi dunia luas. Perubahan ini berdasarkan ayat Al Quran baru yang diterima Muhammad :

Dan perangilah mereka sampai tidak ada lagi fitnah (kekafiran dan kemusyrikan: yaitu menyembah yang lain selain Allah) dan agama (ibadah) semua akan bagi Allah Sendiri [di seluruh dunia].
-Surah 8:39, The Noble Quran

Sebagai hasilnya, Muhammad berkata pada pengikutnya :
Saya mendengar nabi Allah berkata, saya diperintahkan oleh Allah memerangi semua orang sampai mereka berkata tiada tuhan selain Allah dan akulah nabinya. Dan siapapun yang mengatakan itu akan menyelamatkan dirinya dan uangnya.

Muslim segera saja membuat wahyu ini kedalam tindakan. Mereka membawa jihad keluar tanah Arab, menyerang banyak negara di Asia, Afrika dan Eropa. Ini adalah seluruh dunia saat itu.
Secara keseluruhan Muhammad memimpin pribadi dua puluh tujuh peperangan. Sebagai tambahan, dia mengirim tentaranya empat puluh tujuh kali tanpa dirinya (ini sekitar tujuh kali setahun).10 Kekuasaan Muhammad berakhir di 632 M saat kematiannya. Meskipun dengan kegiatan militernya, dia tidak meninggal karena peperangan. Sejarah mencatat bahwa ia sebenarnya meninggal karena demam berkepanjangan.

RINGKASAN

Setelah melihat bu



Rabu, 13 Juni 2012

MENGENAL ISLAM DAN MOTIVASI DARI AKSI TERORISME OLEH DR. MUSTAFA/ MARK GABRIEL, PH.D. MANTAN IMAM DAN DOSEN UNIVERSITAS AL-AZHAR


جمع من الإلهام والحافز الإسلامي - PH.D. MANTAN IMAM DAN DOSEN UNIVERSITAS AL-AZHAR Update Lagi Nih sodara Muslimin Dan Muslimat, Tentang PH.D. MANTAN IMAM DAN DOSEN UNIVERSITAS AL-AZHAR. Untuk Sahabat Sekeyakinan Yang sedang Mencari PH.D. MANTAN IMAM DAN DOSEN UNIVERSITAS AL-AZHAR, Mungkin PH.D. MANTAN IMAM DAN DOSEN UNIVERSITAS AL-AZHAR Ini bermanfaat Buat Anda. Monggo Dilihat PH.D. MANTAN IMAM DAN DOSEN UNIVERSITAS AL-AZHAR di bawah Ini Agar Lebih Jelas Tau Tentang Agama kita Yang sangat Kita Cinta Dan Kita Puji-puji ini.






Islam dan TERORISME oleh: Mark Gabriel. PhD


Buku ini akan merubah pandangan anda secara radikal tentang agama Islam, bukan hanya karena pengarangnya dulu adalah seorang muslim taat untuk hampir seumur hidupnya, tapi karena ia juga imam terdidik dengan repultasi tanpa cela. Saya secara personal telah mewawancara pengarang dan memeriksa refrensinya, dan saya bisa menjamin kejujuran dari ceritanya.
-DR. Robert A. Morey, Executive Director Yayasan Riset dan Pendidikan

Buku ini, Islam dan Terorisme, harus di baca setiap orang. Sebagai lulusan dari Seminari Teologia Princeton dan dekan sebuah universitas dengan cabang seminari, saya tahu beberapa informasi dalam buku ini, tapi saya susah untuk mempercayai bahwa Islam begitu berkotmitmen untuk orang Kristen dan semua pemerintahan non-Islam. Pengarangnya, Dr. Mark Gabriel, dengan jelas mendokumentasi identifikasi antara terorisme modern dan teologi Islam. Dia juga menjelaskan perjalanannya ke iman Kristen yang menghasilkan aniaya oleh keluarga dan negaranya. Saya secara khusus kagum dari penjelasannya pada bagian “cinta untuk orang-orang Kristen” dalam Al Quran. Ia menjelaskan bahwa ayat-ayat itu berasal dari tahun-tahun awal di Mekah saat masih lemah, dan tahun-tahun berikutnya di Medina, saat nabi memiliki kendali penuh, retribusi di proklamirkan. Muslim mengenal perbedaan ini sebagai Naskh- yang nantinya ayat-ayat retribusi untuk kafir mengantikan ayat kasih sebelumnya. Buku ini harus di baca untuk siapa saya yang berjuang untuk memahami akar terorisme di dunia hari ini dan konflik dengan Islam.
-Rev. Bruce H Yurich, Ph.D.
Dekan Universitas Kristen Florida

Daftar Isi
Kata penghantar oleh J. Lee Grady………………………………………………..
Introduksi……………………

BAGIAN I - KISAH SAYA
    1. Kecewa pada Al-Azhar
    2. Penjara Mesir
    3. Tahun Tanpa Iman
BAGIAN II - AKAR TERORISME DALAM ISLAM
    4. Inti Kepercayaan Islam
    5. Perang Suci Dalam Al Quran
    6. Disalahartikan Oleh Media
    7. Hak Azasi Manusia di bawah Islam
BAGIANIII - MENGIKUTI TELADAN MUHAMMAD
    8. Budaya Arab
    9. Muhammad Menyatakan Jihad
    10. Tujuan Utama Islam
    11. Tiga Tingkatan Jihad
    12. Ketika Kebohongan dibenarkan
    13. Cara Muhammad Menggunakan Masjid
BAGIAN IV - PERKEMBANGAN JIHAD
    14. Para pendahulu Terorisme
    15. Pendiri Terorisme Modern
    16. Ahli Filsafat Jihad
    17. Merekrut Untuk Perang Suci
    18. Terinspirasi Oleh Iran
    19. Penghianatan Antara Teroris
    20. Persiapan dan Serangan Al-Jihad
    21. Keadilan Kalah, Quran Menang
    22. Jihad Berdarah Keluar Dari Mesir
    23. Strategy Baru: Serang Barat
BAGIAN V - MUSLIM DAN KABAR BAIK
    24. Kekristenan Palsu disajikan ke Muslim
    25. Membawa Injil ke Muslim
    26. Tantangan untuk Murtadin
Epilog
Catatan
Daftar Istilah
Daftar Pustaka
===========

Introduksi

Nama yang anda baca pada sampul buku ini bukanlah nama muslim yang diberikan orang tua saya di Mesir kepada saya. Tetapi saya tidak ingin menipu muslim, orang Kristen, atau siapapun mengenai nama saya demi keuntungan saya sendiri. Mengapa saya memilih menganti nama saya adalah karena alasan berikut.

Alasan pertama :
Setelah saya meninggalkan Mesir, saya tiba di Afrika Selatan dan saya dimuridkan Kristus di sana. Saat saya mulai melayani muslim di Afrika Selatan, saya mulai terkenal dengan nama muslim saya. Selama empat tahun muslim radikal mengejar saya dengan rajin. Saya harus bersembunyi setiap saat dan pindah tempat dari suatu kota ke kota lain hamir setiap bulan. Saat saya menulis buku saya yang pertama di Afrika Selatan, pendeta saya dan saya berdiskusi apakah saya harus menaruh nama saya di buku itu. Kami memutuskan mengganti nama saya demi alasan keamanan.

Alasan kedua:
Saya tidak nyaman hidup dalam Kekristenan dengan nama muslim. Saya merasa nama muslim saya bagian dari manusia lama saya. Saat seorang memanggil saya dengan nama itu, itu mengingatkan saya akan kehidupan saya dulu. Saya ingin hidup dengan nama Kristen.

Alasan ketiga:
Saya memilih nama Mark (Markus, Ind) karena Markus adalah salah satu penulis kitab Injil. Markus juga adalah orang Kristen pertama yang datang ke Mesir membawa kabar baik. Saat Yesus memerintahkan ke tujuh puluh murid pergi dari Yerusalem membritakan Injil. Markus membaw Injil ke kota Alexandria di Mesir.

Saya memilih nama terakhir Gabriel karena Gabriel adalah nama malaikat yang membaw berita sukacita kedatangan Mesias kepada perawan Maria. Ini juga adalah nama orang Kristen pertama yang saya termui di Afrika Selatan yang membawa saya kerumahnya dan mengundang saya ke gerejanya.


Merujuk Kepada Al Quran

Al Quran, yang adalah kitab suci Islam, dibagi menjadi 114 pasal di sebut surah. Surah-surah itu kemudian dibagi menjadi ayat-ayat, seperti di Alkitab. Jika anda memiliki Al Quran, anda dapat mencari penggalan ayat mengunakan surah atau nomor ayat. Muslim biasanya menyebut pasal dengan nama pasalnya, tapi saya tidak mengikut sertakan ini pada setiap refrensi karena tidak terlalu signifikan bagi pembaca barat.

Saya menggunakan dua terjemahan Inggris dari Al Quran. Yang satu adalah terjemahan Abdullah Yusef Ali. Yang satunya saya akan sebut The Noble Quran. Di terbitkan dan di cetak oleh Raja Arab Saudi tahun 1998. Terjemahan ini mirip dengan The Amplified Bible dalam hal memperluas dan menjernihkan arti teks melalui tanda kurung.

Anda harus sadar, bagaimanapun terjemahan Inggris kadang tidak secara akurat merefleksikan bahasa Arab aslinya. Khususnya ayat yang menyerang barat. Ini adalah contoh untuk memberikan anda gambarandari apa yang saya sedang bicarakan.

Surah 8:39 adalah ayat kunci penting mengenai mereka yang menolak Al Quran, walaupun begitu, terjemahan berikut cukup samar:
Terjemahan Ali
Dan perangi mereka sampai tidak ada lagi keributan atau tekanan, dan berlakunya keadilan dan iman pada Allah bagi semua dimana saja.

The Noble Quran sedikit lebih terus terang:
Perangilah mereka sampai tidak ada lagi Fitnah (tidak beriman, politeis, cth: menyembah selain Allah) dan agama (sembah) hanya untuk Allah sendiri [di seluruh dunia].

Bantuan Untuk Membaca Buku Ini

Ada saat saya menyebut “Nabi Muhammad,” yang adalah pendiri Islam. Saya menggunakan kata nabi untuk membedakan dia dengan banyak Muhammad lainnya dalam dunia Islam.

Saya pernah diberitahu nama Arab sering sulit untuk pembaca barat. Ini adalah sedikit tips yang akan membantu anda sementara anda membaca:
Saat anda melihat sebuah q, itu di ucapkan seperti hurup k di kite.
Saat anda melihat dua konsonan bersebelahan, kata itu di ucapkan dengan sedikit vokal diantara konsonan itu: contohnya, ibn akan diucapkan “ib-in’. Qutb akan diucapkan “kutib” dalam satu suku kata
Kata-kata bin, ibn, dan bn artnya “anak dari”. Kata al artnya “the”.

Untuk membantu anda melacak nama-nama dan konsep kunci, saya telah memasukan daftar istilah di bagian belakang buku.
Banyak buku yang saya gunakan sebagai sumber didapatkan diluar Amerika Serikat dan ditulis dalam bahasa Arab. Sebagiannya hanya tersedia di pasar gelap, tapi saya telah telah memberikan informasi publikasi terlengkap sebisa saya.

Saya telah memasukan foto dari orang kunci yang mengembangkan filosofi terorisme yang kini sedang dipraktekan oleh fundamentalis hari ini. Foto ini dikumpulkan dari berbagai macam buku berbahasa Arab.

Selain itu, untuk memudahkan pembaca barat memvisualisasi tempat yang di sebut, penerbit juga memasukan peta dunia Islam (lihat halaman 165).

Fokus Pada Terorisme Keagamaan

Fokus pada buku ini adalah terorisme keagamaan, juga dikenal sebagai jihad, atau perang suci dalam Islam. Alasan saya memyebutnya terorisme keagamaan karena itu dilakukan atas nama Islam dan untuk menegakan agenda keagamaan.
Karena kita spesifik mencari terorisme, ada banyak detail mengenai sejarah dan iman Islam yang tidak saya sebutkan karena tidak berhubungan pada fokus ini.


Bab 1 - Kecewa pada AL-Azhar

Lima belas tahun yang lalu saya adalah imam sebuah masjid di kota Giza, Mesir, dimana terdapat piramid terkenal. (imam sebuah masjid adalah posisi yang serupa pastur di gereja Kristen). Saya berkotbah stiap Jum’at dari jam 12 hingga 1 siang, dan juga menjalankan tugas-tugas lainnya.

Pada suatu Jum’at topik kotbah saya adalah jihad. Saya mengatakan pada duaratus limapuluh orang yang duduk di lantai di depan saya:
Jihad dalam islam adalah membela negara Islam dan Islam melawan musuh. Islam adalah agama damai dan hanya akan berperang melawan mereka yang memeranginya. Para kafir, penyembah berhala, murtadin, orang Kristen, musuh Allah, orang Yahudi, cemburu pada perdamaian Islam dan nabinya-mereka menyebarkan rumor bahwa Islam disebarkan dengan perang dan kekerasan. Para kafir ini, penuduh Islam, tidak tahu firman Allah.

Pada saat ini, saya mengutip dari Al Quran :
Surah 17:33, The Noble Quran wrote:Dan jangan membunuh siapapun , Allah melarang membunuh siapapun, kecuali karena sebab yang jelas.
Saat saya berbicara kata-kata ini, saya baru saja lulus dari Universitas Al-Azhar di Kairo, Mesir-Universitas Islam paling tua dan bergengsi di dunia. Itu berfungsi sebagai otoritas spritual bagi Islam sedunia. Saya mengajar di Universitas, dan saya adalah Imam pada akhir pekan di mesjid ini.
Saya mengajar khotbah saya tentang Jihad hari itu sesuai dengan pemerintahan Mesir. Universitas Al-Azhar memfokuskan kami pada Islam yang benar secara politis dan secara sengaja merupakan area pengajaran yang pertentangan dengan otoritas Mesir.
Saya mengajarkan apa yang mereka ajarkan pada saya, tetapi didalam saya bingung tentang kebenaran Islam. Jika saya ingin mempertahankan pekerjaan dan status saya di Al-Azhar, namun saya perlu untuk menyimpan pemikiran saya sendiri. Lagipula, saya tahu apa yang terjadi pada orang-orang yang berbeda dari agenda Al-Azhar. Mereka akan dipecat dan tidak akan diterima mengajar di kampus lain diseluruh negeri.
Saya tahu bahwa saya mengajar di mesjid dan di Al-Azhar bukan seperti yang saya lihat di Al-Quran, seperti yang saya ingat seluruhnya sejak usia 12 tahun. Apa yang paling membingungkan saya adalah saat saya diberitahu untuk mengajarkan tentang Islam yang penuh kasih.
Pada saat ini, pergerakan jihad sangat aktif di Mesir. Laporan pemboman dan penyerangan terhadap Kristen adalah biasa. Seperti bagian dari kehidupan sehari-hari pada suatu ketika saya mendengar bom meledak di sebuah Gereja saat saya naik bis. Saya melihat kepulan asap naik seperempat mil jauhnya.
Saya dibesarkan di keluarga yang sangat islami, dan saya mempelajari sejarah Islam. Saya tidak terlibat di grup radikal manapun, tetapi seorang teman muslim saya adalah anggota dari grup Islam yang aktif membantai orang Kristen. Ironisnya, dia adalah mahasiswa kimia dan hanya baru-baru saja serius mendalami agamanya. Meskipun demikian, dia aktif di jihad. Suatu hari saya tanya dia, “mengapa kamu membunuh tetangga dan saudara sebangsamu yang kita besar bersamanya?”
Dia marah dan terkejut pada pertanyaan saya. “Dari semua muslim, kamu sebaikanya tahu. Bahwa orang Kristen tidak menerima panggilan masuk Islam, mereka tidak bersedia membayar Jizyah (pajak) kepada kita untuk memiliki hak mempraktekan kepercayaan mereka. Karena itu, satu-satunya pilihan yang mereka punya adalah pedang dari hukum Islam.”

MENCARI KEBENARAN

Percakapan saya dengan dia membawa saya untuk menyelidiki Al-Quran dan buku-buku hukum Islam, berharap menemukan sesuatu untuk menyangkal apa yang dia katakan. Saya tidak dapat mengubah kenyataan dari yang saya baca.
Sebagai seorang Muslim, saya sadar saya mempunyai 2 pilihan :
Saya dapat terus untuk memeluk “IslamKristen” -Islam yang damai , penuh kasih, pemaaf dan belas kasih, Islam yang dibuat untuk sesuai dengan politik, budaya dan Pemerintahan Mesir-sehingga mempertahankan pekerjaan dan status saya.
Saya dapat menjadi anggota pergerakan Islam dan memeluk Islam sesuai dengan Al-Quran dan ajaran Muhammad. Muhammad berkata, “saya meninggalkan kamu dengan sesuatu (Al-Quran) jika kamu berpegang pada apa yang saya tinggalkan pada kamu, kamu tidak akan tersesat selamanya.”1
Seringkali saya mencoba untuk merasionalkan bentuk islam yang saya praktekan dengan mengatakan pada diri saya sendiri, setidaknya, kamu tidak terlalu jauh keluar. Lagipula ada ayat dalam Al-Quran mengenai kasih, damai, pengampunan dan belas kasih. Kamu hanya perlu mengabaikan bagian tentang jihad dan membunuh non Muslim.

Saya sampai pada setiap penafsiran Al-Quran mencoba untuk menghindari jihad dan membunuh non muslim namun saya tetap menemukan songkongan dari kegiatan itu. Akademisi setuju bahwa muslim harus menegakan jihad pada kafir (merka yang menolak Islam dan murtad (mereka yang meninggalkan Islam). Namun begitu jihad tidak selaras dengan ayat lain yang bicara hidup damai dengan orang lain.
Semua kontradiksi dalam Al Quran sangat menyebabkan masalah pada iman saya. Saya menghabiskan empat tahun untuk mendapatkan gelar sarjana, lulus ke dua terbaik dari enam ribu mahasiswa. Lalu ada empat tahun lainnya untuk gelar master saya dan tiga tahun lagi untuk gelar doktor saya-semuanya mempelajari Islam. Saya tau ajarannya dengan baik.
Disuatu ayat alkohol dilarang ; diayat lainnya itu diperbolehkan. (bandingkan Surah 5:90-91 dengan Surah 47:15). Di suatu ayat al-Quran berkata orang Kristen adalah orang yang sangat baik yang mengasihi dan menyembah satu Tuhan, jadi kamu dapat berteman dengan mereka (Surah 2:62,3:113-114). Dan kemudian kamu dapat menemukan ayat lain yang berkata orang Kristen harus masuk Islam, bayar pajak atau dibunuh oleh pedang (Surah 9:29).
Akademisi memiliki solusi teologis untuk masalah-masalah ini, tapi saya heran bagaimana Allah, Mahakuasa dan berdaulat, dapat entah kontradiktif dirinya sendiri begitu banyak atau mengubah pikirannya dengan sering.
Bahkan nabi Islam, Muhammad, menjalankan iman-Nya bertentangan dengan Quran. Al-Quran berkata Muhammad dikirim untuk menunjukkan kebaikan Tuhan pada dunia. Tapi ia menjadi diktator militer, menyerang, membunuh dan mengambil rampasan untuk membiayai kerajaannya. Dapatkah itu disebut menunjukkan kebaikan ?
Allah, Tuhan yang menyatakan diri di Al-Quran, bukanlah bapa yang penuh kasih. Dikatakan dia berhasrat untuk membuat orang tersesat (Surah 6:39, 126). Dia tidak menolong mereka yang tersesat olehnya (Surah 30:29). Dan ia berhasrat memakai mereka untuk memenuhi neraka (Surah 32:13).
Islam itu penuh dengan diskriminasi-terhadap wanita, terhadap non muslim, terhadap orang Kristen dan terutama terhadap orang Yahudi. Kebencian dibangun dalam agama.
Secara Islam, yang adalah area khusus ilmu saya, hanya dapat dikategorikan sebagai sungai darah.

PERTANYAAN BERBAHAYA

Akhirnya, saya sampai pada suatu titik dimana saya mempertanyakan iman dan Al-Quran dengan mahasiswa saya di kampus. Beberapa dari mereka adalah anggota gerakan teroris, dan mereka marah besar : “Kamu tidak dapat menuduh Islam. Apa yang terjadi padamu? Kamu harus mengajari kami. Kamu harus setuju pada Islam.”
Universitas mendengar hal itu dan saya dipanggil untuk sebuah pertemuan di bulan Desember 1991. Untuk meringkas pertemuan itu, saya memberitahu mereka apa yang ada dihati saya :”saya tidak dapat lagi berkata Al-Quran berasal langsung dari surga atau dari Allah. Ini tidak mungkin menjadi wahyu dari Tuhan yang benar.”
Ini adalah kata-kata sangat menghujat dalam opini mereka. Mereka kemudian cekcok dihadapan saya. Seorang mengutuk saya, “kamu penghujat! Kamu bajingan!” Kampus memecat saya dan memanggil polisi rahasia Mesir.

POLISI RAHASIA MENCULIK SAYA

Untuk mengerti apa yang terjadi selanjutnya anda perlu memiliki gambaran bagaimana keluarga saya hidup. Ayah saya memiliki rumah tiga lantai yang sangat besar. Seluruh keluarga besar tinggal bersama di rumah ini-orang tua saya, keempat kakak laki-laki saya bersama keluarga mereka, kakak lelaki saya yang belum menikah dan saya. Hanya adik perempuan saya yang tinggal di tempat lain karena ia telah menikah dan hidup bersama suaminya.
Rumah itu dibagi menjadi beberapa bagian, dan kami sangat nyaman. Ditingkat pertama adalah ruangan untuk orang tua kami dan ruangan untuk saya dan kakak saya. Lantai diatas kami adalah ruangan untuk kakak-kakak saya.
Jam tiga pagi dihari yang sama kampus memecat saya, ayah saya mendengar pintu rumah kami diketuk. Ketika ayah membuka pintu, 15-20 orang masuk ke dalam membawa senapan Kalashnikov Rusia. Mereka tidak memakai seragam, hanya baju biasa. Mereka berlari keatas dan seluruh bagian rumah, membangunkan setiap orang dan mencari saya. Saya berpikir begitu banyak orang masuk bersamaan jadi tidak mungkin saya kabur sebelum mereka menemukan saya.
Mereka ada disemua bagian rumah, sebelum salah seorang dari mereka menemukan saya tertidur di kasur. Orang tua saya, saudara, istri-istri mereka dan anak-anak mereka terbangun, menangis dan ketakutan, saat orang-orang itu menyeret saya keluar. Semua orang di daerah itu mendengar keributan ini.
Saya dibawa ke sebuah tempat seperti penjara dan ditempatkan di dalam sebuah sel. Pagi harinya orang tua saya dengan kalut mencoba mencari tau apa yang terjadi pada saya. Segera saja mereka sampai di kantor polisi dan menuntut, “Dimana anak kami?” tetapi tidak ada yang tau apa yang terjadi pada saya.
Saya ditangan polisi rahasia Mesir.



BAB 2 PENJARA MESIR


Menghabiskan waktu dengan polisi rahasia Mesir sangat berbeda dari kunjungan ke penjara Amerika. Mereka menaruh saya di dalam sel dengan dua radikal muslim yang tertuduh melakukan aksi teroris. Seorang Palestina dan satu lagi orang Mesir.
Selama tiga hari saya tidak diberikan makanan dan minuman.
Setiap hari tahanan Mesir itu bertanya pada saya, “mengapa kamu disini?” . Saya menolak untuk menjawab karena saya takut dia akan membunuh saya jika dia tau saya mempertanyakan Islam. Pada hari yang ketiga, saya memberitahu dia saya adalah dosen di Universitas Al-Azhar dan saya imam di Giza. Segera dia memberikan saya sebotol air minum dan beberapa falafel dan pita yang dibawa ke dia oleh penjenguknya, tapi dia memberitahu saya bahwa polisi telah memperingatkan dia untuk tidak memberikan saya apapun.
Pada hari yang keempat, interogasi dimulai. Selama empat hari kedepan tujuan dari polisi rahasia itu untuk membuat saya mengaku bahwa saya telah meninggalkan Islam dan menjelaskan bagaimana itu terjadi.
Interogasi dimulai di sebuah ruangan dengan meja besar. Penyidik saya dudu dibelakang meja dan saya duduk disisi yang lain. Di belakang saya ada dua atau tiga orang polisi.
Mereka sangat yakin bahwa saya telah diinjili dan murtad ke Kristen, jadi penyidik terus mendesak saya, “Pastur mana yang berbicara pada kamu? Gereja mana yang telah kamu kunjungi? Mengapa kamu mengkhianati Islam?”
Dia menanyakan banyak pertanyan. Suatu waktu saya enggan panjang lebar saat saya menjawab. Dia mengganguk dengan orang di belakang saya. Mereka menarik tangan saya dan meletakkan diatas meja. Penyidik saya memilki korek api. Ia mengambilnya dan menyalakannya diatas tangan saya. Saya masih memiliki bekas luka ini. Saya juga memiliki bekas luka di bibir saya saat dia melakukan yang sama. Kadang dia menggunakan rokok saat dia marah; yang lain waktu petugas itu hanya memukul tepat di wajah saya.
Selama intrograsi saya berlanjut, tekanan menjadi semakin kuat. Suatu waktu mereka membawa batang besi yang biasa digunakan untuk mengatur kayu bakar, saya bertanya-tanya, untuk apa itu? Waktu selanjutnya penyidik ingin menunjukan maksudnya, saya manemukannya. Batang besi itu berwarna merah-panas, dan seorang petugas menekan itu ke kulit lengan kiri saya.
Mereka mau saya mengaku bahwa saya telah murtad, tetapi saya berkata, “ saya tidak menghianati Islam, saya hanya mengatakan apa yang saya percayai. Saya seorang akademisi. Saya seorang pemikir. Saya punya untuk mendiskusikan subjek apapun dari Islam. Ini adalah bagian dari pekerjaan dan kehidupan akademis saya. Saya bahkan tidak pernah bermimpi murtad dari Islam-itu ada di darah saya, budaya saya, bahasa saya, keluarga saya, hidup saya. Tapi jika kamu menuduh saya keluar dari Islam untuk apa yang saya katakan padamu, maka bawa saya keluar dari Islam. Saya tidak keberatan keluar dari Islam.”


CAMBUK

Jawaban saya bukanlah apa yang mereka ingin dengar. Saya kemudian di bawa ke ruangan dengan ranjang besi di dalamnya. Mereka mengikat kaki saya ke kaki ke kaki ranjang dan kemudian memasangkan kaus kaki yang berat, hampir seperti sarung panas di kedua kaki.
Seorang petugas memiliki cambuk hitam, sekitar satu setengah meter panjangnya, dan dia mulai mencambuki kaki saya. Petugas lainnya duduk dekat kepala saya dengan bantal di tangannya. Saat saya berteriak, dia menutupi wajah saya dengan bantal sampai saya diam. Saya tidak bisa berhenti berteriak, jadi petugas kedua datang membawa bantal lagi ke wajah saya.
Saat dipukuli saya menjadi pingsan, tapi saat saya bangun petugas masih terus mencambuki kaki saya. Lalu mereka berhenti, dan melepaskan saya, dan seorang petugas memerintahkan, “berdiri.” Saya tidak dapat awalnya, tapi ia mengambil cambuk dan memukul pungung saya sampai saya berdiri.
Lalu ia menunjukan jalan panjang dan berkata, “lari.” Kembali, saat saya tidak bisa melakukannya, dia mencambuk pungung saya sampai saya lari sepanjang jalan itu. Saat saya tiba di ujung, ada seorang petugas lain menunggu saya, dia mencambuki saya sampai saya berlalri kembali ke tempat saya sebelumnya. Mereka membuat saya bolak-balik.
Kemudian, saya tahu mengapa mereka melakukan iu. Berlari dilakukan agar kaki saya tidak bengkak. Kaos kaki di pakaikan agar tidak ada bekas cambukan di kaki saya. Saya menduga bantal agar tidak ada yang mendengar teriakan saya.
Selanjutnya saya di bawa ke suatu kolam kecil di atas tanah. Itu dipenuhi dengan air es. Petugas yang membawa cambuk berkata,”masuk,” lalu saya masuk. Itu sangat dingin sehingga saya mencoba keluar, tapi ia mencambuki saya setiap saya mencoba bergerak.
Saya punya gula darah rendah, dan tidak lama sampai akhirnya saya pingsan kedinginan. Saat saya bangun saya terbaring di ranjang tempat mereka mencambuki kaki saya, masih dengan pakaian basah.

Di KEGELAPAN MALAM

Suatu malam saya dibawa ke keluar di belakang bangunan. Saya melihat seperti ruangan beton kecil tanpa jendela atau pintu. Satu-satunya yang terbuka adalah di atap. Mereka membuat saya menaiki tangga hingga ke atas dan memerintahkan, “masuk ke dalam.” Saat saya duduk di pinggirnya, dan memasukan kaki ke dalam, saya merasakan air. Saya juga dapat melihat ada sesuatu yang berenang di atas permukaan air. Ini adalah kuburan saya, pikir saya. Mereka akan membunuh saya hari ini.
Saya meluncur ke dalam dan merasakan air mulai naik hingga ke atas tubuh saya, tapi kemudian saya terkejut, saya merasakan tanah padat di bawah kaki saya. Tinggi air hanya sebahu saya. Tikus-tikus yng saya lihat berenang di air sebelumnya, mulai berkeliaran di seluruh tubuh dan wajah saya. Tikus-tikus ini tidak diberi makan untuk waktu yang lama. penyidik saya mendapatkat ide. “Pria ini adalah seorang muslim pemikir,” mereka berkata, “jadi kami biarkan tikus-tikus memakan kepalanya.”
Saya sangat takut dari menit pertama mereka menutup atap. Mereka meninggalkan saya sepanjang malam dan kemudian kembali keesokan pagi untuk melihat apakah saya masih hidup. Saat atap terbuka dan saya melihat sinar matahari, itu adalah harapan bagi saya bahwa saya masih bertahan dan masih hidup.
Sepanjang malam tidak seekor tikuspun menggigit saya. Mereka menaiki seluruh bagian kepala saya dan di rambut saya, bermain dengan telinga saya. Seekor tikus berdiri diatas bahu saya. Saya merasakan mulut mereka di wajah saya, tapi itu hampir seperti ciuman. Saya tidak pernah merasakan gigitan. Tikus-tikus itu sangat percaya pada saya.
Bahkan hari ini ketika saya melihat seekotr tikus, saya memiliki rasa hormat. Saya tidak mengerti mengapa tikus-tikus ini bertindak seperti itu.

BERTEMU DENGAN SAHABAT BAIK

Interogasi belum berakhir. Stelah itu petugas membawa saya ke pintu ruangan kecil dan berkata, “ada seorang yang sangat mencintaimu dan ingin bertemu dengan kamu.”
Saya bertanya,”siapa dia?” saya berharap itu salah satu dari salah seorang anggota keluarga saya atau seorang teman yang mengunjungi saya atau mengeluarkan saya dari penjara.
Mereka berkata,”Kamu tidak kenal dia, tapi dia kenal kamu.” Mereka membuka pintu ruangan itu, dan di dalam saya melihat anjing besar. Tidak ada yang lain di ruangan itu. Dua orang tu membaa saya masuk dan kemudian meninggalkan sya dan menutup pintu.
Ini adalah pertama kali hati saya menangi. Di hati saya, saya menangis kepada Pencipta saya, Engkau Tuhan, bapak saya. Engkau yang menjaga aku. Bagaimana bisa Engkau menyerahkan ke tangan yang jata ini? Saya tidak tahu apa yang orang-orang ini coba lakukan terhadap saya., tapi saya tahu Engkau selalu beserta saya, dan suatu hari saya akan melihat Engkau dan bertemu dengan Engkau.
Saya berjalan ke tengah ruangan kosong dan duduk perlahan melipat kaki di lantai. Anjing itu datang dan duduk di depan saya. Menit demi menit berlalu anjing ini menatap atas saya. Saya melihat matanya bergerak dari atas ke bawah dan begitu seterusnya. Saya berdoa dalam hati kepada Tuhan yang belum saya kenal.
Anjing itu bangkit dan mulai berjalan mengelilingi saya. Seperti seekor binatang hendak memakan sesuatu. Kemudian ia datang ke sebelah kanan sata dan menjilati telinga saya dengan lidahnya. Ia duduk di sebelah kanan saya dan diam di sana. Saya sungguh keletihan. Segera setelah ia duduk di sana, saya tertidur.
Saat saya bangun, anjing itu berada di pojok ruangan. Ia berlari kearah saya, seperti hendak mengatakan selamat pagi. Kemudian ia menjilati telinga kanan saya lagi dan duduk di sebelah kanan saya.
Ketika petugas membuka pintu dan mereka melihat saya sholat dengan anjing duduk di sebelah saya. Saya dengar seorang berkata, “saya tidak percaya orang ini manusia biasa, orang ini adalah setan- dia iblis.”
Yang lainnya membalas,”saya tidak percaya itu. Ada kekutan yang tidak terlihat berdiri dibelakang pria ini dan melindunginya.”
“Kuasa siapa? Orang ini kafir. Itu pasti kuasa setan karena orang ini melawan Allah.”

SESEORANG MENJAGA SAYA

Mereka membawa saya kembali ke sel saya. Saat sayatidak di sana, orang Mesir teman sel saya telah bertanya ke polisi.”mengapa kamu menganiaya orang ini?”
Mereka berkata padanya,”Karena ia menyangkal Islam.” Itu membuat teman sel saya geram. Segera setelah saya kembali kedalam sel, ia siap untuk membunuh saya. Tapi saya hanya berada di sana lima belas atau duapuluh menit ketika seorang polisi datang dengan berkas pemindahan ke orang ini dan membawa ia pergi.
Saya lalu bertanya ke diri saya sendiri. Apa yang terjadi si ini? Kuasa apa yang melindungi saya? Saat itu saya tidak tahu jawabannya.
Saya tidak banyak menghabiskan watu memikirkan itu. Sesaat kemudian berkas pemindahan saya tida. Saya kemudian dibawa ke penjara permanen di Kairo selatan.
Pada titik ni saya tidak berfikir bahwa penyidik saya adalah seprang manusia. Saya telah ditahan hanya karena mempertayakan Islam belaka. Kini iman saya sangat terguncang. Dan saya dalam perjalanan ke penjara yang lain.



Bab 3 Setahun Tanpa Iman


Saya menghabiskan minggu berikutnya di sebuah penjara di Kairo selatan. Itu adalah waktu yang relatif santai. Tuhan mengirim saya penjaga penjara yang tidak setuju dengan Islam radikal.
Sepanjang waktu ini keluarga saya mencoba mencaritahu dimana saya. Mereka tidak berhasil sampai kakak ibu saya, seorang anggota parlemen Mesir terkemuka, kembali setelah dari perjalanan keluar negri. Ibu saya menelpon dia, terisak,” Selama dua minggu kami tidak tahu di mana anak kami. Ia menghilang.” Paman saya memiliki koneksi yang diperlukan. Lima belas hari setelah saya diculik, ia sendiri datang ke pencara dengan surat pembebasan dab nenvawa saya pulang.
Kemudian, polisi memberi ayah saya laporan ini:

Kami menerima sebuah fax dari universitas Al-Azhar menuduh anakmu meninggalkan Islam, tapi setelah interogasi selama lima belas hari, kami tidak menemukan bukti untuk mendukung itu.

Ayah saya sungguh lega mendengar itu. Dari semua kakak dan adik saya, saya sendirian yang belajar Islam di universitas, dan ia sangat bangga pada saya. Ia bahkan tidak dapat membayangkan saya akan meninggalkan Islam, jadi ia menghubungkan seluruh kejadian dengan perlakuan buruk sebagian orang di universitas atas beasiswa saya.
“kita tidak butuh mereka,” katanya, dan ia meminta saya untuk segera mulai bekerja sebagai diterktur penualan untuk pabriknya. Ia mempunyai sebuah bisnis sukses yang memproduksi jaket kulit dan pakaian pria dan wanita.

SETAHUN TANPA IMAN

Selama setahun saya hidup tanpa iman. Saya tidak punya Tuhan untuk berdoa, berbicara, atau untuk hidup bagiNya. Saya percaya pada eksistensi seorang Tuhan yang pemaaf dan adil., tapi saya tidak tahu siapa Dia. Apakah Dia Tuhan orang muslim, orang Kristen Atau Yahudi? Ataukah ia berupa hewan,-seperti sapi orang Hindu?saya tidak memiliki pengetahuan cara menemukanNya.
Anda harus mengerti bahwa jika seorang muslim sampai pada kesimpulan bahwa Islam bukanlah yang benar dan ia tidak punya agama untuk berpaling, itu adalah masa paling sulit dalam hidupnya. Agama ada di dalam kulit orang timur tengah. Ia tidak dapat membayangkan bagaimana untuk hidup tanpa mengenal Tuhannya.
Sepanjang tahun ini, tubuh fisik saya merasakan sakit seperti yang terjadi dalam roh saya. Walaupun saya memiliki semua materi yang saya perlukan, saya dihingapi dengan keletihan berat karena terus menerus menggunakan pikiran saya untuk menemukan identitas Tuhan yang sejati. Saya menderita sakit kepala kronis. Saya datang ke dokter yang masih famili. Ia melakukan scan di otak saya, tapi dia tidak menemukan sesuatu yang salah. Ia meresepkan beberapa tablet yang membantu.

KOTBAH DI BUKIT

Saya akhirnya mengunjugi apotek terdekat satu atau dua kali seminggu untuk membeli beberapa obat, mengambil sejumlah kecil tablet-tablet setiap waktu, berharap sakit kepala akan hilang selamanya. Setelah saya datang beberapa kali, apoteker itu bertanya pada saya,”apa yang terjadi dalam hidupmu?”
Saya berkata padanya,”tidak ada yang terjadi. Saya tidak punya keluhan kecuatu satu hal. Saya hidup tanpa Tuhan. Saya tidak tau siapa Tuhan saya atau siapa yang menciptakan saya dan membuat alam semesta.”
Ia berkata,”tapi kamu adalah profesor dari universitas islam paling bergensi di Mesir. Keluargamu sangat dihormati di masyarakat.”
“itu benar,” saya menjawab,”tapi saya telah menemukan dusta di pengajaran mereka. Saya tidak lagi percaya rumah dan keluarga saya dibangun atas dasar kebenaran. Saya dulu selalu berpakaian kebohongan Islam. Sekarang saya merasa telanjang. Bagaimana saya bisa mengisi kekosongan di dalam hati saya? Tolong saya.”
“Oke,” wanita itu berkata. “hari ini saya memberikan kamu obat ini, dan saya juga memberikan buku ini-Alkitab. Tapi berjanjilah untuk tidak meminum salah satu tablet ini sebelum kamu membaca sesuatu dari kitab ini.”
Saya membawa buku itu pulang dan membukanya secara acak. Mata saya tertuju pada Matius 5:38-39:
Kamu telah mendengar firman: Mata ganti mata dan gigi ganti gigi. Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapa pun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu.

Seluru tubuh saya mulai gemetar, saya telah mempelajari Al Quran seumur hidup saya-tidak sekalipun saya menemukan kata-kata yang menginspirasi seperti ini. Saya telah bertemu muka dengan muka dengan Tuhan Yesus Kristus.
Saya hilang kesadaran waktu. Rasanya saya seperti sedang duduk di awan diatas bukit dan didepan saya adalah seorang guru agung di alam semestra memberitau saya rahasia surga dan hati Tuhan.
Saya dengan mudah membandingkan Alkitab dengan Al Quran yang tela saya pelajari bertahun-tahun, dan tidak ada keraguan di pikiran saya bahwa saya akhirnya menemukan Tuhan yang sejati. Saya masih membaca di dini hari keesokan harinya dan saat fajar merekah saya memberikan hati saya ke Yesus.

PENYERGAPAN

Saya hanya berbicara pada apoteker dan suaminya bahwa saya telah menerima Yesus, tapi di Mesirm jika seseoarng meninggalka Islam, itu kemudian otomatis diasumsikan bahwa ia telah menjadi Kristen dan karena itu harus di bunuh. Karena hal ini, fundamentalis mengirim dua orang untuk menyergap dan membunuh saya.
Itu tejadi saat saya berjalan pulang dari mengunjungi teman. Itu hanya lima belas atau dua pulu menit berjalan melalui Giza. Saya di jalan Tersae, dekat rumah saya, saat saya melihat dua orang berdiri di depan toko grosir. Mereka berpakaian tradisional dengan jubah putih panjang, jengot panjang dan turban. Saya pikir mereka hanya pelangan. Saya tidak pernah membayang mereka akan melakukan sesuatu pada saya.
Saat saya tiba di toko, mereka menhentikan sya, dan mereka dengan tiba-tiba mengeluarkan pisa dan mulai mencoba menusuk saya. Saya tidak memiliki senjata, dan karena hari itu panas, saya hanya memakai kaos dan celana panjang. Saya menangkat tangan saya untuk melindungi diri. Berkali-kali pisau itu mengenai dan mengiris pergelangan tangan saya.
Ada banyak orang di jalanan, tapi tidak ada yang menolong. Mereka hanya berkumpul menonton. Ini adalah biasa pada tahun-tahun itu. Orang akan ikut campur jika hanya berkelahi tangan kosong, tapi mereka tidak akan terlibat dengan pisau. Mereka juga tidak mau berada di tengah jalan jika seseorang menarik sebuah pistol.
Penyerang pertama mencoba menikam jantung saya, ia hampir berhasil, tapi saya bergerak. Ia meleset sekitar lima inchi dan malah menusuk bahu saya. Saat ia menarik pisau keluar, saya ingat melihat kebawah dan melihat darah bercucuran.
Saya jatuh ketanah meringkuk pada sebuah bola kecil, mencoba melindungi diri saya sendiri. Lalu penyerang yang lain menciba menikam perut saya, tapi pisaunya berbalik, dan ia malah menusuk betis saya.
Pada saat ini saya telah kehilangan banyak darah lalu saya pingsan. Tidak ada harapan bagi saya sampai dua polisi tiba dengan sepeda motor dan penyerang saya melarikan diri.
Saya dibawa kerumah sakit dan dirawat. Di rumah sakit, polisi bertanya apakah saya tahu kenapa saya di serang, saya jawab tidak.
Sekali lagi, ayah saya menolak setiap bukti bahwa saya meninggalkan Islam. Dia hanya tidak dapat memikirkan kata itu.

AYAH SAYA MENGETAHUI KEBENARAN

Saya terus bekerja untuk aya saya, saya tidak membicarakan agama baru saya. Sebaliknya, dia mengirim saya ke Afrika Selatan tahun 1994 untuk menyelidiki peluang bisnis baginya. Saat di sana, saya menghabiskan tiga hari dengan keluarga Krsiten dari India. Saat kami berpisah, mereka memberikan kalung salib kecil untuk di pakai. Salib kecil ini menandai titik balik dalam kehidupan saya.
Setelah lebih dari seminggu, ayah saya memperhatikan kalung di leher saya dan sangat kesal karena, menurut budaya Islam, hanya wanita yang diperbolehkan memakai perhiasan di sekeliling lehernya. “mengapa kamu memakai kalung itu?” dia bertanya.
Sepertinya lidah saya berbicara atas kehendaknya sendiri saat saya menjawab, “Bapak, ini bukan rantai. Ini salib. Ini mewakili Yesus yang mati di salib seperti ini untuk saya, untuk kamu dan setiap orang di seluruh dunia. Saya menerima Yesus sebagai Tuhan dan penyelamat, dan saya berdua untuk kamu dan keluarga saya lainnya agar juga menerima Yesus Kristus sebagai penyelamat mereka”.
Pertama-tama, ayah saya pingsan di tempat di jalan. Beberapa kakak saya bergegas menopangnya, dan ibu saya mulai menangis dalam ketakutan. Saya tinggal bersama mereka sementara mereka menciprati wajah ayah saya dengan air. Saat ia sadar, ia begitu marah, hingga sulit bicara, tapi ia menujuk ke saya. Dengan suara parau dalam murka ia berteriak, “adikmu murtad, aku harus membunuhnya hari ini!”
Kemana ia pergi, ayah saya membawa pistol di bawah lengannya dalam sarung kulit. (kebanyakan orang kaya di mesir membawa pistol). Ia mengeluarkan pistolnya dan mengarahkan itu ke saya. Saya mulai lari turun ke jalan, dan saya mulai masuk ke pojok, saya mendengar deru peluru-peluru dekat saya. Saya terus berlari untuk nyawa saya.

MENINGGALKAN RUMAH SAYA SELAMANYA

Saya lari ke rumah adik perempuan, sekitar delapan ratus meter jauhya. Saya memintanya untuk menolong mengambil pasport saya, pakaian dan surat-surat lainnya dari rumah ayah saya. Dia ingin tau apa yang salah, dan saya berkata padanya, “Ayah ingin membunuh saya.” Dia ingin tahu kenapa, dan saya berkata,”saya tidak tahu.kamu harus tanya ayah.”
Saat saya kabur, ayah saya tahu persis kemana saya pergi karena saudari saya dan saya sangat dekat, dan rumahnya juga dekat. Ayah saya telah menuju rumah saudari saya sementara kami berbicara. Dia mengedor pintu, berteriak dengan air mata membasahi wajahnya, “putriku, tolong buka pintunya.” Lalu ua berteriak,”kakakmu murtad! Dia telah meninggalkan iman Islam. Saya harus membunuhnya sekarang !”
Saudari saya membuka pintu dan mencoba menenangkan dia. “ayah, dia tidak di sini. Mungkin dia pergi ke tempat lain. Mengapa ayah tidak pulang dan menenangkan diri, dan kemudian kita bisa bciarakan ini sebagai keluarga.”
Adik perempuan saya sayang kepada saya dan mengumpulkan barang saya dari rumah orang tua saya. Dia dan ibu saya memberi saya sejumlah uang, dan saya mendapatkan mobil saya dan pergi pada malam hari tanggal 28 Agustus 1994.
Selama tiga bulan saya berjuang melintasi Mesir utara, Libya, Chad dan Kamerun. Saya akhirnya berhenti di Kongo. Pada saat itu saya terkena malaria. Mereka menemukan dokter berkebangsaan Mesir untuk memeriksa saya. Dia berkata saya akan menggal besok pagi, dan mereka mengatur untuk mendapatkan peti mati dari kedutaan Mesir di Kongo untuk mengirim saya pulang.
Tapi mereka kaget, saya bangun besok paginya. Saya meninggalkan rumah sakit setelah lima hari di rawat dan mulai menceritakan pada orang dimana saja tentang apa yang Yesus perbuat bagi saya.

HIDUP SEBAGIA PENGIKUT YESUS

Sepuluh telah berlalu sejak sama menerima Tuhan Yesus sebagai penyelamat saya. Dia memanggil saya dan memberikan saya hubungan pribadi dengan Dia-sesuatu yang Islam tidak pernah tawarkan.
Saya tidak pernah berhenti menangis untuk umat muslim saya, mereka yang saya tinggalkan, berdoa Tuhan melepaskan mereka dari kegelapan Islam.
Saat anda membaca halaman demi halaman di buku ini. Anda akan mengerti betapa hebat kegelapan ini. Adalah pengajaran Islam yang telah menghasilkan teroris yang kelihatannya mampu melakukan hal jahat apapun dalam nama Allah.
Sekarang seluruh dunia ingin memahami apa yang Islam ajarkan. Banyak sekali misinformasi telah dibagikan di media dan internet. Tujuan saya adalah untuk membantu anda melihat secara terus terang mengapa orang-orang itu melakukannya.
Saya tidak ingin membuat anda menjadi marah. Namun, saya mau anda pecaya-percaya pada kejatuhan Islam dan pembebasan tawanannya, dalam nama Yesus.

Bab 4
Inti Kepercayaan Islam

Pola Pikir Kekerasan


Saat saya baru masuk dari Universitas Al Azhar tahun 1980, saya mengikuti kelas bernama penafsiran Quran. Dua kali dalam setahun kami berkumpul untuk mendengarkan pengajaran dari sheikh buta yang cintanya pada Islam membuatnya populer dikalangan mahasiswa.
Walau begitu sisi radikalnya sangat jelas. Setiap saat dia menemukan refrensi di Al Quran tentang orang Kristen atau Yahudi, dia dengan senang menyebut orang Kristen sebagai ‘kafir’ dan Yahudi sebagai ‘ keturunan babi’. Sangat jelas dia ingin membawa kembali hari-hari kejayaan imperium Islam melalui jihad.
Suatu hari dia memberikan kami mahasiswanya kesempatan untuk bertanya. Saya berdiri dan bertanya kepadanya sesuatu yang telah saya pertanyakan seja lama: “Mengapa kamu mengajarkan kami setiap waktu mengenai jihad? Bagaimana dengan ayat lain di Al Quran yang berbicara mengenai damai, kasih dan pengampunan?”
Segera saja wajahnya menjadi merah. Saya bisa melihat amarahnya, tapi saya juga bisa melihat ia memilih untuk mengendalikannya. Alih-alih berteriak kepada saya, ia mengambil kesempatan untuk memperbaiki posisinya di hadapan lima ratus mahasiswa yang mendengarkan, “saudaraku” kayanya “Ada seluruh surah berjudul ‘Harta Rampasan Perang’. Tidak ada surah berjudul ‘Damai’. Jihad dan pembunuhan adalah kepala dari Islam. Jiak kamu mengambilnya, kamu memotong kepala dari Islam.”
Hari ini orang itu di penjara di Amerika. Namanya Omar Abdel Rahma, dan dia adalah terdakwa sebagai otak dari pemboman World Trade Center pertama, yang terjadi tahun 1993.
Sebelum dia sampai di Amerika, dia adalah pemimpin spiritual dari grup radikal Mesir al-Jihad, yang bertanggung jawab terhadap pembunuhan presiden Mesir Anwar Sadat. Di bagian selanjutnya dari buku ini saya akan membagikan kisah menakjubkan bagaimana Sheikh Abdul Rahman berbicara di Pengadilan Tinggi Mesir yang kemudian membebaskannya, yang memampukan dia pergi ke Amerika dan mempraktekan jihad di sana.

DASAR AGAMA ISLAM

Sepertianda dapat lihat dari cerita ini dan dari kesaksian saya, saya telah tinggal dekat dengan terorisme hampir seumur hidup saya. Orang-orang di Barat sangat sulit memahami teroris. Mereka bertanya, apakah mereka semua gila?
Saya bisa yakinkan anda, orang-orang itu tidak sinting. Bukan juga psikopat yang menemukan kesenangan dalam melukai orang lain. Tidak, mereka mengikuti sebuah filosofi, dan sekali anda memahami filosofi ini, tidak ada satupun tindakan mereka mengejutkan anda.
Di bab ini saya akan memberitahu anda dasar Islam, tapi kita akan bergerak ke depan dengan cepat untuk menjelaskan doktrin religius khusus yang memotivasi seorang teroris Islam. Saya juga akan menjelaskan bagaimana fundamentalis menyingkirkan ayat di Al Quran yang berbicara tentang hidup dalam damai dan harmoni.

TUNDUK PADA ALLAH
Kata Islam berarti “tunduk”; kata muslim berarti “seorang yang tunduk pada Allah”. Al Quran berkata anda tidak dapat menjadi muslim sejati kecuali anda tunduk.
Hai orang beriman! Taatilah Allah dan taatilah rasul (Muhammad) dan pemimpin (muslim) diantara kamu.
-Surah 4:59, The Noble Quran

Sekarang, pertanyaan yang harus anda jawab saat tunduk pada Allah adalah, apa yang Allah kehendaki? Jawabannya ada di kitab suci Islam- Al Quran dan hadist.
Al Quran mulai ditulis tahun 610 M saat Muhammad, nabi dari Islam, berkata malaikat Jibril berbicara padanya sementara ia bersemedi di sebuah goa dekat Mekah. Muhammad menyatakan bahwa ini adalah firman dari satu tuhan sejati- Allah. Muhammad menulis kata-kata ini ketika ia menerima dalam periode sekitar dua puluh dua tahun. Secara singkat, Al Quran bukanlah pengajaran Muhammad; itu adalah kata-kata Allah. adalah penting bahwa wahyu tidak semua datang pada waktu yang sama, ketika kita lihat nantinya.
Kitab-kitab hadist adalah kumpulan tulisan suci lainnya. Ini adalah buku yang mencatat laporan teruji tentang apa yang nabi Muhammad katakan dan lakukan selama hidupnya. Dengan kata lain, buku-buku hadist memberikaan pengajaran Muhammad dalam perkataan dan perbuatan.
Inilah cara bagaimana hadist dikumpulkan. Orang-orang yang dekat dengan Muhammad, seperti temannya atau istrinya, mengamati dan mencatat aktivitasnya. Para sarjana mengumpulkan tulisan-tulisan ini dan memuat mereka dalam enam buku seperti yang sekarang kita miliki. mereka mengacu pada editornya, contoh Hadist Sahih Al Bukhari.
Mayoritas dunia muslim menganggap hadist memiliki otoritas. (untuk lebih spesifik, muslim Sunni menerima itu semua, muslim Syiah menerima sebagian besar. Sebagai contoh, Syiah menolah dua ribu hadist yang di catat oleh istri kedua Muhammad .)
Selain itu, anda harus tahu hadist karena hidup dan pengajaran Muhammad dijalankan untuk menetapkan prinsip-prinsip peperangan dan pemaksaan seperti yang dipraktekan saat ini. Saya akan gambarkan fakta-fakta ini lebih terperinci.
Akhirnya, anda harus megerti Syariah, yang adalah hukum Islam mengenai kewajiban muslim terhadap Tuhan Islam. Kitab Al Fiqh adalah istilah yang digunakan untuk buku yang mengambarkan hukum Islam. Buku-buku ini bukan buku spesifik, seperti kitab hadist. Ini adalah buku yang seluruhnya literatur, beberapa kuno dan beberapa modern.

AGAMA BERDASARKAN KARYA

Jadi, apa yang Al Quran dan hadist katakan pada kita apa yang Allah kehendaki? Ada lima kunci persyaratan yang harus dipenuhi agar dapat menjadi seorang muslim. Persyaratan ini terkenal sebagai “lima rukun Islam.”
1. Mengucapkan dua kalimat syahadat. Harus mengucapkan pernyataan iman muslim: “tiada tuhan selain Allah, dan Muhammad adalah rasul Allah.”
2. Sholat. Muslim harus sembahyang lima kali sehari dengan menghadap Mekah. Kota kelahirah Muhammad. Sholat saat subuh, zuhur, Ashar, Magrib, dan Isya. Sholat khusus pada hari Jum’at.
3. Membayar Zakat. Mirip dengan pajak. Dibayarkan pada akhir tahun dan dibagikan bagi yang membutuhkan.
4. Berpuasa. Puasa dilaksanakan selama bulan Islam Ramadan, di mulai pada penampakan visual pertama dari bulan sabit yang kesembilan menurut kalender Islam. Selama berpuasa, muslim tidak makan atau minum selama matahari bersinar. Makanan ringan dan banyak air di konsumsi sebelum matahari bersinar. Setelah matahari terbenam, makanan yang “lebih berat” di makan dan banyak minum air.
5. Naik haji. Muslim dianjurkan untuk pergi haji setidaknya satu kali seumur hidupnya ke Mekah dimana ritual- lima hari di ikuti.1
Mengapa sangat penting muslim melakukan apa yang Allah mau? Itu karena Islam adalah agama kerja. Masuk surga harus diupayakan. Bagian yang menyedihkan adalah muslim tidak pernah mendapatkan jaminan keselamatan. Saat mereka tiada, mereka percaya bahwa mereka akan pergi ke alam baka, dimana mereka menantikan pengadilan mereka pada hari kiamat.
Pada hari kiamat, Allah meninbang perbuatan baik dan perbuatan jahat dan menentukan nasib mereka.

Kemudian bagi mereka yang timbangan (perbuatan baik) lebih berat, dia akan akan hidup yang menyenangkan (di surga). Tapi siapa yang timbangan (perbuatan baik) lebih ringan. Dia akan memiliki rumahnya di Hawiyah ( lubang, neraka).
-Surah 101:6-9, The Noble Quran

Tidak ada jaminan surga meskipun anda melakukan perbuatan baik seumur hidup anda. Semuanya tergantung apa yang Allah putuskan.

JAMINAN MASUK SURGA

Hanya ada satu jalan yang menjamin masuk ke surga dan inilah yang menjadi motivasi sempurna bagi pelaku bom bunuh diri dan pejuang jihad. Satu jalan yang pasti membuat anda masuk kesurga adalah wafat di jihad- mati saat melawan musuh Islam.
Jihad artinya sederhana yaitu muslim harus memerangi musuh Allah sampai musuh mati atau muslim mati. Arti sebenarnya kata jihad adalah “bergumul”. Jihad bahkan telah didefinisikan secara sah oleh fiqh Islam sebagai berikut :

[Jihad] adalah melawan siapa siaja yang berdiri di jalan penyebaran Islam. Atau memerangi siapa saya yang menolak masuk Islam (berdasarkan Surah 8:39)

Jika anda wafat di jihad, anda bahkan tidak pergi ke alam baka dan menunggu penghakimana; anda langsung pergi ke surga.
Jihad sebenarnya adalah kontrak antara Allah dan muslim. Jika muslim berjuang, Allah menghadiahinya di akhirat.
Biarlah mereka (orang beriman) yang menjual hidup di dunia ini untuk berperang saat ini di jalan Allah, dan siapa saja berperang di jalan Allah, dan terbunuh atau mendapat kemanangan, Kami akan menganugrahinya hadiah besar.
-Surah 4:74, The Noble Quran

Sebagai refrensi bagi mereka yang berjuang jihad, Al Quran juga berkata:
Bagi mereka Allah telah menyiapkan taman (surga) di dalamnya sungai mengalir, untuk hidup di dalamnya selamanya. Itu adalah kesuksesan besar.
-Surah 9:89, The Nobel Quran

Ketika seorang meninggal di jihad, prosedur penguburan yang berbeda dijalankan. Setelah seorang biasa meninggal, tubuhnya dimandikan dan dikafani dengan baik, sebelum pergi ke masjid. Ketika seorang meninggal di jihad, tubuhnya tidak dimandikan atau diberi kain baru. Orang itu masuk ke peti mati seperti cara ia mati. Darah akan menjadi saksi baginya di depan Allah – tanda kehormatan. Muslim percaya para malaikat akan memperlakukan ia sebgai orang istimewa dihadapan Allah.
Media barat telah membuat lelucon pada pengertian muslim tentang surga-bidadari bagi pria untuk nikmati dan seterusnya- tapi adalah lebih penting untuk mengenali bahwa meninggal di jihad adalah satu-satunya jalan muslim dapat yakin sepenuhnya masuk surga. Inilah sebabnya anda melihat muslim-muslim meninggalkan negara mereka untuk berjihad di negara lain. Motivasi mereka adalah agama, yang adalah lebih bahaya dari mmotivasi politis.
Jihad adalah perintah pasti untuk semua muslim di Al Quran, tapi kini mari jawab sebuah pertanyaan penting yang ditanyakan setiap orang : bagaimana tentang semua ayat-ayat ‘manis’ di Al Quran ?

“TAPI BAGAIMANA DENGAN...”

Anda mungkin dengar di televisi atau membaca di media cetak tentang ayat di Al Quran yang berbicara positif mengenai orang Kristen atau ayat yang mendukung berbuat baik. Anda mungkin berfikir, “apakah ayat-ayat itu benar ada?”
Ini adalah solusi bagi misteri itu: Al Quran penuh dengan kontradiksi. Anda dapat menemukan orang Kristen di puji dan juga dapat menemukan ayat-ayat dimana orang Kristen dihukum ke neraka.
Ada kontradiksi untuk subjek lainnya juga. Contohnya, ada banyak minum alkohol di komunitas Arab pada masa Muhammad. Suatu wahtu mengayaka orang Arab untuk stop minum alkohol saat hendak ke masjid untuk sembahyang, tapi saat sembahyang selesai mereka dapat lanjut meminumnya. Kemudian ayat lain datang dan melarang alkohol setiap saat. (bandingkan Surah 2:219 dan surah 5:9).
Contoh lain adalah hubungan antara muslim dan orang Kristen. Beberapa ayat berkata bahwa muslim dapat berhubungan baik dengan orang orang Kristen, tapi di ayat lain berkata muslim harus mewajibkan orang Kristen untuk masuk Islam.
Pada permulaan masa Islam, wanita tidak diwajibkan untuk memakai jilbab, tapi pada ayat berikutnya, wanita diperintahkan diam didalam rumah dan memakai kerudung.
Akademisi Islam harus memutuskan, mana ayat yang harus di ikuti pada kasus sebuah kontradiksi. Ini diselesaikan dengan prinsip naskh.
Naskh didasarkan pada fakta bahwa Al Quran dinyatakan pada Muhammad pada waktu yang berbeda selama periode sekitar dua puluh dua tahun. Beberapa bagian dari Al Quran datang kemudian, dan beberapa bagian lainnya datang sebelumnya. Untuk memecahkan kontradiksi, mereka memutuskan bahwa wahyu yang lebih baru akan membatalkan ( Nasikh ) pewahyuan sebelumnya.
Ada setidaknya 114 ayat dalam Al Quran yang berbicara tentang kasih, perdamaian dan pengampunan, khususnya di surah yang berjudul “ Al Baqarah – Sapi Betina “ ( surah 2:62 , 109 ).
Tapi ketika surah 9:5 dinyatakan kemudian, itu membatalkan ayat – ayat sebelumnya. Ayat ini berkata: Perangi dan bunuhlah pnyembah berhala diamanapun kamu menemukan mereka, tangkaplah mereka kepung mereka, dan tunggu mereka dalam setiap tipu daya ( dalam perang ); jika mereka bertobat, dan melakukan sholat wajib dan menunaikan Zakat, maka bukalah jalan untuk mereka: karena Allah maha pengasih lagi maha pengampun. – TA
Ini terkenal sebagai ayat pedang, dan itu menjelaskan bahwa muslim harus memerangi siapa saja yang memilih untuk tidak masuk Islam, apakah mereka didalam atau diluar tanah Arab. Itu dianggap untuk membawa perkembangan terakhir dari jihad di Islam. 2
Prinsip naskh sangat kuat. Jika suatu ayat di nasikh atau digantikan, itu seperti ayat itu tidak pernah ada.
Anda mungkin bertanya, “ Mengapa kontradiksi ini di Al Quran di tempat pertama? Mengapa pewahyuan berubah seiring waktu?” pertanyaan ini dapat dijawab dengan melihat hidup l pertanyaan ini dapat dijawab dengan melihat hidup Muhammad , nabi dari Islam.
Pada pesan – pesan pertama yang disampaikan ke Muhammad adalah damai dan baik untuk menarik orang. Tapi keadaan berubah.
Muhammad menghadapi banyak perlawanan di Mekah, kota pertama ia mengkhotbahkan ajarannya, jadi ia meninggalkan kota itu tahun 622. Dia datang ke Yathrib, kota yang sekarang dikenal sebagai Madinah,dan membangun kekuatan militer dan jumlah pengikut yang besar. ( Baik Mekah dan Madinah saat berlokasi di Arab Saudi. ) Saat Muhammad ada diposisi yang kuat dia dapat kembali dan menaklukan Mekah dan area sekitarnya. Gerakan ini merubah Islam dari agama spiritual menjadi revolusi politis.
Kehidupan nabi Muhammad di Mekah adalah segala tentang doa dan meditasi. Jadi pewahyuan Al Quran di Mekah berbicara tentang perdamaian dan bekerjasama dengan orang lain.
Tapi saat di Madinah, Muhammad menjadi pemimpin militer dan penyerbu, jadi pewahyuan di Madinah berbicara tentang kekuatan militer dan infasi dalam nama Islam ( Jihad ).
Enam puluh persen ayat Al Quran berbicara tentang jihad, yang adalah masuk akal karena Muhammad menerima Al Quran sebagian besar setelah ia meningalkan Mekah. Jihad menjadi tenaga dasar dan tenaga penggerak dari Islam.
Adalah sungguh baik jika surah di Al Quran disusun berdasaran dimana mereka disampaikan, tapi mereka tidak. Beberapa versi dari Al Quran akan menunjukan setiap apakah itu disampaikan di Mekah atau Madinah; namun, anda harus mencari referensi akademisi lebih untuk mengetahui susunan pasti dari pewahyuan.


RINGKASAN
• Dalam bab ini anda telah belajar beberapa konsep - konsep yang sangat penting yang akan membantu anda untuk mengetahui pola pikir seorang teroris Islam. Dalam ringkasnya:
• Islam mewajibkan tunduk ke Allah yang perkataan nya tertulis di Al Quran.
• Pada hari kiamat, Allah menimbang perbuatan baik dan jahat anda dan memutuskan anda pergi ke surga atau neraka.
• Allah nyatakan di Al Quran jika anda meninggal di jihad dan anda melompati pengadilan dan otomatis pergi ke surga
• Ayat di Al Quran yang bebicara tentang jihad mengkesampingkan ( nasikh ) ayat yang bebrbicara tentang kasih dan kebaikan.
• Jihad adalah motivasi dibelakang hampir semua tindakan terorisme yang dilakukan atas nama Islam.

Al Quran memberikan porsi besar dari pengajaran praktis dalam hal jihad karena itu adalah bagian besar dari hidup Muhammad di Madinah. Di bab selanjutnya akan diberikan ayat – ayat Al Quran mengenai melakukan jihad dan pertanyaan dialamat kan apakah semua muslim percaya ini hal ini.


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

جمع من الإلهام والحافز الإسلامي.

Designed by Admin | Publisher