Custom Search
"Tunjukilah kami jalan yang lurus ... " (Al Fatihah 6)
Sabda Isa kepadanya, "Akulah jalan Yang Lurus ... " (Injil, Rasul Yahya 14:6)

Kamis, 17 Juli 2014

Cari Jodoh Muslim Online


جمع من الإلهام والحافز الإسلامي - Info Update Lagi Nih sodara Muslimin Dan Muslimat, Tentang Info. Untuk Sahabat Sekeyakinan Yang sedang Mencari Info, Mungkin Info Ini bermanfaat Buat Anda. Monggo Dilihat Info di bawah Ini Agar Lebih Jelas Tau Tentang Agama kita Yang sangat Kita Cinta Dan Kita Puji-puji ini.

Cari Jodoh Muslim Online - Salah satu pertanyaan yang cukup banyak ditanyakan oleh umat Muslim adalah, apakah boleh cari jodoh Muslim online atau di Internet? Karena cukup banyak hal negatif yang dikatakan oleh media tentang aktivitas cari jodoh online, maka umumnya umat Muslim lebih suka untuk mencari jodoh di pengajian. Ini disebabkan karena umumnya umat Muslim disarankan untuk memilih jodoh sesama umat Muslim pula.

Cari Jodoh Muslim Pada kenyataannya, sebenarnya ok-ok saja untuk cari jodoh Muslim online. Saat ini di Internet sudah ada ratusan situs cari pacar khusus untuk kaum umat Muslim. Bukan berarti mereka yang mendaftarkan profil mereka di situs-situs ini pasti 100% oran baik-baik. Di situs apapun, bahkan di dunia nyata, selalu ada orang-orang yang ingin mencoba untuk menipu orang lain. Kabar baiknya, situs cari pacar Muslim umumnya akan lebih “aman” dibandingkan situs-situs cari pasangan lainnya. Jika Anda seorang Muslim yang masih jomblo dan sedang ingin mencari pasangan, tidak ada salahnya Anda mencoba untuk mendaftarkan diri situs0situs cari jodoh khusus Muslim ini. Apalagi jika Anda seorang Muslim yang aktif, Anda akan dengan cukup mudah bisa membedakan mana profil-profil yang sungguh-sungguh ditulis oleh seorang Muslim sejati lainnya.


Pertanyaannya, situs manakah yang bisa dipercaya untuk mencoba cari jodoh online untuk orang Muslim? Anda bisa mencoba situs cari jodoh umum dan menyaring profilnya berdasarkan agama. Namun yang lebih kami sarankan ialah untuk Anda mendaftarkan diri di situs cari jodoh khusus Muslim. Ada banyak situs semacam ini di Internet saat ini. Tentu saja Anda perlu untuk mencari tahu mana situs cari jodoh Muslim yang baik dan mana yang bukan. Dari hasil pengalaman kami, dua buah situs cari pacar khusus Muslim yang kami rekomendasikan adalah http://caricinta.indonesianforum.net dan http://caricinta.indonesianforum.net. Lebih banyak profil yang sungguh-sungguh dibuat oleh umat Muslim yang ingin mencari jodoh di kedua situs ini dibandingkan situs-situs yang lainnya.

Tentu saja, aturan yang sama perlu Anda ikuti dalam cari jodoh di dunia nyata maupun di Internet. Selalulah memulai suatu hubungan sebagai teman terlebih dahulu. Carilah teman sebanyak-banyaknya, karena biasanya hubungan yang langgeng dimulai dari hubungan pertemanan. Tentu saja jika umur Anda berdua sudah tidak muda lagi Anda tidak perlu menunggu terlalu lama untuk mulai mencoba masuk ke tingkat selanjutnya yaitu berpacaran jika kedua pihak sudah siap. Kami harap artikel cari jodoh Muslim hari ini akan membantu Anda kaum Muslim dalam usaha cari jodoh Anda secar online.


Keyword:
Cari Jodoh Muslim Online
Cari Jodoh Khusus Muslim Di Internet
Forum Cari Jodoh Muslim
Cari Cinta Khusus Muslim
Situs Cari Jodoh Khusus Muslim





Kamis, 14 November 2013

Warga Budha Burma Protes Kedatangan Delegasi OKI


جمع من الإلهام والحافز الإسلامي - Info Update Lagi Nih sodara Muslimin Dan Muslimat, Tentang Info. Untuk Sahabat Sekeyakinan Yang sedang Mencari Info, Mungkin Info Ini bermanfaat Buat Anda. Monggo Dilihat Info di bawah Ini Agar Lebih Jelas Tau Tentang Agama kita Yang sangat Kita Cinta Dan Kita Puji-puji ini.




Delegasi dari Organisasi Kerjasama Islam (OKI) disambut demonstrasi di Burma. Delegasi itu – yang mencakup para menteri dari Arab Saudi, Mesir, Turki, Bangladesh, Indonesia, Malaysia dan Djibouti – tiba hari Rabu (13/11) untuk mengkaji kondisi warga minoritas Muslim di Burma yang terlibat dalam sejumlah bentrokan dengan umat Buddha di negara bagian Rakhine.

Ratusan warga termasuk puluhan bhiksu Buddha yang membawa spanduk bertuliskan “Keluar” dan “Jangan campur-tangan dalam masalah dalam negeri,”  berkumpul di luar bandar udara ibukota Burma, Rabu (13/11) untuk memprotes kedatangan delegasi dari blok politik Islam yang paling besar di dunia.

Sekretaris Jenderal Ekmeleddin Ihsanoglu dan beberapa menteri dari OKI, kelompok 57 negara Islam, akan langsung menuju Naypyitaw, untuk bertemu dengan para pejabat tertinggi pemerintah guna membicarakan kekerasan antar-golongan agama yang telah melanda negara mayoritas Budha yang berpenduduk 60 juta orang itu.

Lebih dari 240 orang telah tewas dan 240 ribu lainnya telah mengungsi dari rumah mereka dalam satu tahun ini, banyak dari mereka Muslim Rohingya yang dikejar oleh massa Budha yang memegang golok, dan kadang-kadang disaksikan oleh pasukan keamanan.

Delegasi dari OKI itu diperkirakan juga akan menghadapi massa besar demonstran ketika mereka meneruskan perjalanan Jumat ke negara bagian Rakhine yang berkonflik di bagian barat Burma. Rakhine adalah tempat terjadinya banyak dari pertumpahan darah itu, di mana mereka akan menemui para korban di kamp-kamp pengungsian yang buruk dan berjubel.

Ari Hananto, anggota delegasi Indonesia, mengatakan mereka diberi jaminan oleh pemerintah bahwa pengamanan akan ketat. Sekalipun mereka menyadari kemungkinan akan terjadi kemarahan, rombongan tersebut memutuskan bahwa penting bagi mereka bukan hanya menyatakan keprihatian dan kutukan, tetapi juga bertemu langsung dengan mereka yang mengalami penderitaan.

Mereka juga ingin berbicara dengan masyarakat dan para pemuka agama. “Kami ingin mencari jalan untuk membantu  pembinaan komunikasi,” kata Hananto.




Selasa, 29 Oktober 2013

Apa bedanya JIZYAH dengan PERPULUHAN/PAJAK?


جمع من الإلهام والحافز الإسلامي - Info Update Lagi Nih sodara Muslimin Dan Muslimat, Tentang Info. Untuk Sahabat Sekeyakinan Yang sedang Mencari Info, Mungkin Info Ini bermanfaat Buat Anda. Monggo Dilihat Info di bawah Ini Agar Lebih Jelas Tau Tentang Agama kita Yang sangat Kita Cinta Dan Kita Puji-puji ini.

Apa bedanya JIZYAH dengan PERPULUHAN/PAJAK?

Teman-teman kita yg masih islam biasa mencoba melakukan pembelaan terhadap TINDAK PEMERASAN / PEMALAKAN yg Muhammad lakukan di masa lampau, dengan menyamakan JIZYAH sebagai PERPULUHAN dan PAJAK. Ini sangat menggelikan, karena bagaimana JIZYAH dapat disamakan dengan itu?

--------------------------------------------------------------------------
1. Jizyah tidak bisa disamakan dengan PERPULUHAN
--------------------------------------------------------------------------


Karena:

- Jizyah adalah "UANG GANTI NYAWA", yaitu bagi orang non-muslim yang menolak dijadikan jongos Islam, maka agar mereka tidak dibunuh, sebagai gantinya mereka wajib bayar JIYZAH. Bila mereka menolak bayar jizyah, maka mereka akan dibunuh.

- PERPULUHAN bukan "UANG GANTI NYAWA". Umat Kristen tidak diancam bunuh bila tak membayar perpuluhan.

- Jizyah ditujukan kepada KAFIR yg menolak dijadikan jongos Islam.

- PERPULUHAN tidak dipungut dari umat lain.

--------------------------------------------------------------------------
2. Jizyah tidak bisa disamakan dengan PAJAK PEMERINTAH
--------------------------------------------------------------------------

karena:

- Jizyah adalah sebuah pemerasan bagi siapa saja yg menolak bergabung dengan geng Islam. Tidak ada yg memilih Islam menjadi PEMERINTAH, tapi Islam yg MENGUASAI setiap orang lewat penaklukan militer, dan dipaksa jadi jongos atau bayar jizyah atau mati.

- PAJAK dipungut oleh PEMERINTAH yg terpilih secara demokratis lewat PEMILU. Jadi bukan berasal dari sebuah PENAKLUKAN atau INTERVENSI MILITER, melainkan PEMERINTAHAN RESMI yg dipilih sendiri oleh warga negaranya.

- Tujuan dari JIZYAH adalah untuk menafkahi orang-orang muslim. Sebab bila pemerintahan KHALIFAH sudah berdiri/berkuasa penuh di dunia, muslim tidak boleh bekerja di pasar, di kebun ataupun di pantai. Tugas mereka sehari-hari adalah BERJIHAD. JIHAD itu sendiri merupakan cara mereka dalam mencari nafkah seperti PERAMPOK mencari nafkah.

- Tujuan dari PAJAK adalah untuk kesejahteraan warga negara itu sendiri. Pemerintah sudah mendapatkan GAJI dari NEGARA, dan nafkah para pegawainya bukan berasal dari PAJAK.

- Jizyah bersifat PEMERASAN / PERAMPOKAN. Tidak mau bayar = MATI.

- PAJAK walau teorinya bersifat memaksa, TIDAK ADA Pemerintah yg menerapkan HUKUMAN MATI bagi warga negaranya yg tidak sanggup bayar pajak, kecuali yg menerapkannya adalah PEMERINTAH PENJAJAH. Sanksi pelanggar yg biasa diterapkan oleh PEMERINTAH YG BENAR adalah SANKSI PERDATA.


Dengan mengetahui penjelasan singkat tentang PERBEDAAN JIZYAH dengan PAJAK maupun PERPULUHAN, maka saya harap tak ada umat non-muslim/kafir yg tertipu oleh TAQIYA muslim.

Salam,

DULADI
6 September 2011


Selasa, 22 Oktober 2013

Ilmuwan Temukan Waktu Kematian Yesus


جمع من الإلهام والحافز الإسلامي - Info Update Lagi Nih sodara Muslimin Dan Muslimat, Tentang Info. Untuk Sahabat Sekeyakinan Yang sedang Mencari Info, Mungkin Info Ini bermanfaat Buat Anda. Monggo Dilihat Info di bawah Ini Agar Lebih Jelas Tau Tentang Agama kita Yang sangat Kita Cinta Dan Kita Puji-puji ini.



Yesus wafat pada Jumat, 3 April 33 Masehi. Inilah hasil investigasi kaitan kematian Yesus dengan gempa bumi.

Penelitian ini digelar oleh Peninjau Geologi Internasional (IGR) dengan melihat aktivitas gempa sekitar Laut Mati. Gempa ini bersumber sekitar 13 mil dari Yerusalem.

Injil Matius Bab 27 mengatakan ketika Yesus meninggal saat disalib, gempa mengejutkan terjadi di lokasi itu. Tanah bergetar dan langit tiba-tiba gelap.

Kini peneliti menelusuri konteks teks tersebut dengan dukungan  rekaman geologi, dan data astronomi. Penggabungan data untuk mencari tanggal kemungkinan waktu kematian Yesus.

Pakar geologi Supersonic Geophysical, Jefferson Williams dan koleganya dari Pusat Penelitian Ilmu Geologi Jerman mempelajari sampel tanah dari pantai Ein Gedi Spa, di dekat Laut Mati.

Setelah menggali hingga ke lapisan tanah terdalam, dua gempa bisa dideteksi dengan melihat sendimen yang membentuk lapisan. Varves yang menjadi sebutan untuk lapisan tanah yang diteliti itu dibangun setiap tahun.

Penyebaran gempa terjadi mulai pada 31SM. Gempa lain menghempas pada 26 Masehi dan 36 Masehi.

Williams mengatakan kepada Discovery, gempa terakhir terjadi pada tahun ketika Pontius Pilate menjadi penguasa Yudea. Inilah saat gempa yang disebutkan dalam Injil Matius terjadi.

Menurut Williams seperti dilansir dari Daily Mail, hari dan tanggal Yesus disalib masih belum pasti. Tapi, tahun kematian sudah sesuai.

Williams mencari petunjuk dengan mencocokan semua data-data dari Injil. Hari Jumat dipilih karena semua Injil menyatakan penyaliban terjadi pada hari itu.

Peneliti mengatakan petunjuk ini dikombinasikan dengan kalender Yahudi dan data astronomi. Hasilnya, Jumat 3 April 33 Masehi merupakan kemungkinan paling tepat. (adi)

Sumber: Viva News


Senin, 21 Oktober 2013

DHS Muslim Adviser Accuses Reporter Of Having A “Jewish Demeanor” After Seeing Him On Fox News…


جمع من الإلهام والحافز الإسلامي - Info Update Lagi Nih sodara Muslimin Dan Muslimat, Tentang Info. Untuk Sahabat Sekeyakinan Yang sedang Mencari Info, Mungkin Info Ini bermanfaat Buat Anda. Monggo Dilihat Info di bawah Ini Agar Lebih Jelas Tau Tentang Agama kita Yang sangat Kita Cinta Dan Kita Puji-puji ini.

WND senior reporter Aaron Klein displays a Jewish demeanor in his appearances on Fox News, according to Department of Homeland Security adviser Mohamed Elibiary.

WND senior reporter Aaron Klein displays a Jewish demeanor in his appearances on Fox News, according to Department of Homeland Security adviser Mohamed Elibiary.
The unusual comment came in an email exchange in which Klein had asked Elibiary to comment on a recent tweet in which he warned the tea party against attempting to change the U.S. political landscape through “Christianist Xenophobia.”
Elibiary further charged some “white identity/privilege types” have a problem with a “black president” and “brown Mexicans.”
“If #TeaParty wants US revived then we must swing Blue seats Red & that is only achievable thru Libertarianism, not Christianist Xenophobia,” Elibiary tweeted.
Asked by WND to clarify his remarks, Elibiary replied, “Christianist” refers to “Christians who mix theology and nationalism. Christianists view today’s politics through a theologically influenced (Calvinist) view of America’s founding.”
Elibiary identified WND as falling into his definition of “Christianist.”
“WND certainly would often times fall in this camp as well as perhaps a subset of Christianists that political scientists refer to as ‘Christian Zionists’ because of its foreign policy worldview through a dispensationalist end-time theology.”
Klein, who has written for WND since 2004, replied that he is Jewish and not Christian.
Elibiary wrote back saying he assumed Klein was Jewish “with the last name of Klein and your demeanor in (sic) video I saw of you on Fox. But I also know WND (sic) ubber Christian.”
Klein inquired, “What about my demeanor on Fox would say I am Jewish?”
Elibiary responded that “most Jews are less alarmist, more reserved. Most Christianists go overboard trying to emotionally sway their audience.”
‘Persecuted Christians incited Muslims’
Last month, Elibiary, who was appointed to the Department of Homeland Security Advisory Council by then-secretary Janet Napolitano in 2010, tweeted that he was reappointed and even promoted.
His tea party remarks are not the first time the DHS adviser’s tweets landed him in hot water.
Last month, he used his Twitter profile to defend the Muslim Brotherhood while accusing Egypt’s persecuted Christian minority of inciting against Islam, as WND reported.
The Investigative Project on Terrorism reported Elibiary’s tweets about Egypt’s Coptic Christians.
“For decade since 9/11 attack extremist American #Coptic activists have nurtured anti #Islam & anti #Muslim sentiments among AM RT wing,” Elibiary wrote.
Earlier, Elibiary attacked the U.S. Coptic community for its protests against a wave of Muslim attacks on their relatives in Egypt.
“Good read by @mwhanna1 on need to reform #Coptic activism in #US including stop promoting #Islamophobia,” he wrote Sept. 14.
Michael Meunier, president of Egypt’s Al-Haya Party and a Coptic activist, reacted to Elibiary’s tweets.
“I think the Obama administration should be ashamed to have had someone like this in their administration,” he said. “This underscores the thinking inside the Obama administration.”
WND's Aaron Klein
WND further found Elibiary tweeted in defense of the Muslim Brotherhood and its U.S. offshoots in an exchange with the Investigative Project.
“I treat MB objectively & w/ nuance. You define MB term too broadly, advocate 4 shutting down US Muslim orgs &treat all as ‘FACSISTS,’” he wrote.
Supporter of radicals
Elibiary is a strong supporter of the radical Islamist theologian who calls for “war” with the non-Muslim world and whose teachings inspired and continue to govern al-Qaida and Islamic terrorist organizations worldwide.
As WND reported, he spoke at a conference that honored the anti-U.S. founder of the Iranian Islamic revolution, Ayatollah Khomeini.
Elibiary has strongly criticized the government’s persecution of fundraisers for Hamas and is a defender of the Council on American-Islamic Relations.
He fervently endorses the teachings of Egyptian writer Sayyid Qutb, who is widely considered the father of the modern Islamic terrorist movement. Osama bin Laden and jihadist groups worldwide rely on Qutb for their fatwas and ideology.
Elibiary, meanwhile, has criticized the U.S. government’s prosecution and conviction of the Holy Land Foundation and five former officials for providing more than $12 million to Hamas, depicting the case as a defeat for the United States.
He wrote an op-ed in the Dallas Morning News suggesting the convictions were part of a U.S. government policy of “denying our civil liberties and privacy at home” while pursuing anti-terror policies that have “left thousands of Americans dead, tens of thousands maimed, trillions of taxpayer dollars squandered and our homeland more vulnerable than ever.”
The Homeland Security Advisory Council, part of the executive office of the president, was formed by an executive order by President Bush in 2002.
Qutb, executed in 1966 on charges of attempting to overthrow the Egyptian government, called for the creation of a worldwide Islamic state.
Qutb declared: “There is only one place on earth which can be called the home of Islam (Dar-ul-Islam), and it is that place where the Islamic state is established and the Shariah is the authority and God’s limits are observed.”
Qutb labeled the non-Muslim world the Dar-ul-Harb – the house of war.
“A Muslim can have only two possible relations with Dar-ul-Harb: peace with a contractual agreement, or war,” wrote Qutb.
“A country with which there is a treaty will not be considered the home of Islam,” he said.
Elibiary has regularly upheld the teachings of Qutb. He writes that he sees in Qutb “the potential for a strong spiritual rebirth that’s truly ecumenical allowing all faiths practiced in America to enrich us and motivate us to serve God better by serving our fellow man more.”
After Dallas Morning News editorial page editor Rod Dreher criticized Qutb’s writings, Elibiary engaged in a lengthy, published email debate in which he repeatedly defended Qutb.
In one exchange, Elibiary wrote, “I’d recommend everyone read Qutb, but read him with an eye to improving America not just to be jealous with malice in our hearts.”
Speaker at Khomeini conference
In 2004, as WND reported, Elibiary was one of seven advertised speakers at an Irving, Texas, conference titled “A Tribute to the Great Islamic Visionary,” celebrating the 16th anniversary of Khomeini’s death. Under a heading “Selected sayings of Holy Prophet,” one advertisement read: “Allah has made Islam to prevail over all other religions.”
In an interview with WND at the time, Elibiary claimed he was not aware of the event’s general theme and “tribute” to Khomeini.
WND directed him to an ad for the seminar posted on the Metroplex Organization of Muslims in North Texas website, which included a photo of Khomeini alongside a message speaking of “Islamic revolution.”



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

جمع من الإلهام والحافز الإسلامي.

Designed by Admin | Publisher